Cegah Penularan Penyakit, 2.000 Ekor Sapi di Maros Divaksin
Minggu, 18 Jun 2023 20:36
Sekitar 2.000 ekor sapi di Kabupaten Maros divaksin untuk mencegah penularan penyakit jelang Idul Adha. Foto: Najmi S Limonu
MAROS - Sekitar 2.000 ekor sapi di Kabupaten Maros akan mendapatkan suntikan vaksin. Suntikan vaksin ini dilakukan untuk mencegah penularan penyakit pada sapi yang akan dikurbankan jelang Idul Adha mendatang.
Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, Muhammad Danial, Minggu (18/6/2023).
"Sudah beberapa waktu terakhir, kita melakukan vaksin dan monitoring terhadap ternak yang akan dijadikan kurban pada Iduladha mendatang," katanya.
Dia menyebutkan, vaksinasi dilakukan di wilayah sentra peternakan sapi, diantaranya di Moncongloe dan Tompobulu.
Hingga hari ini, kata dia proses vaksinasi sapi di Kabupaten Maros sudah mencapai 80 persen. "Ada 80 persen dari sekitar 2.000 ekor sapi yang kami vaksin, kami menargetkan vaksinasi bisa selesai pada tanggal 20 Juni," tuturnya.
Selain vaksin, kata Danial, sapi di peternakan juga diberikan vitamin dan juga penanda pada telinga (eartag). Selain itu, sapi yang telah mendapatkan suntikan vaksin juga diberikan kode bar sebagai penanda.
"Jadi kalau tidak ada tanda seperti itu, diharapkan jangan diambil atau dibeli, karena itu menjadi salah satu syarat untuk pemotongan sapi," terangnya.
Mendekati Idul Adha ini, pihaknya juga melakukan pembatasan aktivitas lalu lintas hewan ternak. Sapi yang hendak masuk ke Kabupaten Maros, harus memiliki surat keterangan benas penyakit terlebih dahulu.
"Peternakan kita memang ada yang mengambil dari Bone dan kita juga menyuplai ke Makassar. Tentunya kita harus ada surat sebelum di kirim, tanpa surat itu, daerah tujuan tidak akan diterima," imbuhnya.
Danial menyebutkan permintaan sapi di Kabupaten Maros memang mengalami tren positif jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun sebelumnya, permintaan sapi hanya sekitar 1.000 ekor, namun tahun ini sekitar 1.500 ekor. "Ada peningkatan, makanya kami menyiapkan 2.000 ekor baik untuk kebutuhan Maros dan juga wilayah luar," tutupnya.
Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, Muhammad Danial, Minggu (18/6/2023).
"Sudah beberapa waktu terakhir, kita melakukan vaksin dan monitoring terhadap ternak yang akan dijadikan kurban pada Iduladha mendatang," katanya.
Dia menyebutkan, vaksinasi dilakukan di wilayah sentra peternakan sapi, diantaranya di Moncongloe dan Tompobulu.
Hingga hari ini, kata dia proses vaksinasi sapi di Kabupaten Maros sudah mencapai 80 persen. "Ada 80 persen dari sekitar 2.000 ekor sapi yang kami vaksin, kami menargetkan vaksinasi bisa selesai pada tanggal 20 Juni," tuturnya.
Selain vaksin, kata Danial, sapi di peternakan juga diberikan vitamin dan juga penanda pada telinga (eartag). Selain itu, sapi yang telah mendapatkan suntikan vaksin juga diberikan kode bar sebagai penanda.
"Jadi kalau tidak ada tanda seperti itu, diharapkan jangan diambil atau dibeli, karena itu menjadi salah satu syarat untuk pemotongan sapi," terangnya.
Mendekati Idul Adha ini, pihaknya juga melakukan pembatasan aktivitas lalu lintas hewan ternak. Sapi yang hendak masuk ke Kabupaten Maros, harus memiliki surat keterangan benas penyakit terlebih dahulu.
"Peternakan kita memang ada yang mengambil dari Bone dan kita juga menyuplai ke Makassar. Tentunya kita harus ada surat sebelum di kirim, tanpa surat itu, daerah tujuan tidak akan diterima," imbuhnya.
Danial menyebutkan permintaan sapi di Kabupaten Maros memang mengalami tren positif jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun sebelumnya, permintaan sapi hanya sekitar 1.000 ekor, namun tahun ini sekitar 1.500 ekor. "Ada peningkatan, makanya kami menyiapkan 2.000 ekor baik untuk kebutuhan Maros dan juga wilayah luar," tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto melumpuhkan seorang terduga pelaku pencurian ternak saat upaya penangkapan di Dusun Taipa Tinggia, Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala.
Rabu, 04 Feb 2026 11:02
Sulsel
Wajo Darurat PMK, Ratusan Sapi di 2 Kecamatan Masih Terjangkit
Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjangkit sejumlah hewan ternak sapi milik warga di 2 kecamatan yang ada di Kabupaten Wajo.
Rabu, 22 Jan 2025 18:27
Makassar City
Pasar Ternak Musiman di Pinggir Jalan Kota Makassar Ditertibkan
Kepala DP2 Makassar, Evy Aprialti mengatakan, kecamatan telah turun ke lapangan untuk melakukan penertiban di pasar ternak musiman yang ada di wilayah mereka.
Rabu, 21 Jun 2023 21:37
News
Jelang Idul Adha, Pemerintah Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Nurlina Saking, mengatakan pengawasan tersebut dilakukan mulai dari jalur darat sampai jalur laut.
Senin, 12 Jun 2023 16:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Asisten I Setda Makassar Andi Yasir Wafat Usai Tugas di Medan
2
Guru Mengaji dan Imam di Wajo Dapat Hadiah Umruh dari Pondok Pesantren Daarul Mu'minin As'Adiyah
3
Jayapura: Jangan Sampai Kita Terlalu Cepat Melupakan Akar
4
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Berbagi Takjil di 178 SPBU Selama Ramadan
5
Safari Ramadan, Tenaga Ahli Menag Tekankan Layanan Keagamaan Berdampak Nyata
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Asisten I Setda Makassar Andi Yasir Wafat Usai Tugas di Medan
2
Guru Mengaji dan Imam di Wajo Dapat Hadiah Umruh dari Pondok Pesantren Daarul Mu'minin As'Adiyah
3
Jayapura: Jangan Sampai Kita Terlalu Cepat Melupakan Akar
4
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Berbagi Takjil di 178 SPBU Selama Ramadan
5
Safari Ramadan, Tenaga Ahli Menag Tekankan Layanan Keagamaan Berdampak Nyata