Wabup Maros Sebut Butuh Kerja Sama Lintas Sektor Tekan Kekerasan Terhadap Perempuan
Senin, 26 Jun 2023 19:04

Wabup Maros Suhartina Bohari saat menghadiri Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan. Foto/Najmi S Limonu
MAROS - Guna meminimalisir kekerasan terhadap perempuan, Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melakukan Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan. Berlangsung di Gedung Baruga A Kantor Bupati Maros, Senin (26/6/2023).
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, mengatakan sejauh inimasih banyak perempuan yang mendapatkan kasus kekerasan. Kekerasan yang dihadapi kaum perempuan ini, bukan lagi menjadi masalah individual tetapi sudah menjadi masalah nasional bahkan transnasional, sehingga dibutuhkan kerja sama lintas sektor.
"Perempuan dan anak berhak bebas dari segala bentuk penyiksaan. Menjadi tanggung jawab bersama untuk memberikan perlindungan, memberikan rasa aman yang konsisten dan sistematis. Makanya, ketika ada tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, maka semua orang dan sektor wajib mengambil peran untuk mencegah tindakan kekerasan," sebutnya.
Saat ini, Maros telah menuju kabupaten layak anak, salah satu indikator keberhasilannya ialah rendahnya kasus kekerasan terhadap perempuan. Peserta yang hadir pada rapat koordinasi tersebut memiliki kewajiban untuk melakukan pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat bahkan hingga tingkat rumah tangga.
"Kita berharap, setelah pulang dari pertemuan ini, semua peserta sudah memiliki dasar terkait masalah kekerasan terhadap perempuan. Jadi saat menemukan kasus kekerasan terhadap perempuan, kita jadi punya pemahaman untuk melakukan tugas melindungi. Bukan maksud mencampuri, tetapi kita punya kewajiban memberikan perlindungan, juga tidak menyebar informasi tetapi menjaga kerahasiaan korban," bebernya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DP3AP2KB Maros, Andi Rasmawaty Rasjid mengatakan, pemerintah dan seluruh warga masyarakat mempunyai kewajiban untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing.
"Untuk itu, dilakukan koordinasi lintas sektor, agar masing-masing sektor mengetahui perannya. Termasuk memberikan pelayanan kepada korban kekerasan," sebut Rasmawaty.
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, mengatakan sejauh inimasih banyak perempuan yang mendapatkan kasus kekerasan. Kekerasan yang dihadapi kaum perempuan ini, bukan lagi menjadi masalah individual tetapi sudah menjadi masalah nasional bahkan transnasional, sehingga dibutuhkan kerja sama lintas sektor.
"Perempuan dan anak berhak bebas dari segala bentuk penyiksaan. Menjadi tanggung jawab bersama untuk memberikan perlindungan, memberikan rasa aman yang konsisten dan sistematis. Makanya, ketika ada tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, maka semua orang dan sektor wajib mengambil peran untuk mencegah tindakan kekerasan," sebutnya.
Saat ini, Maros telah menuju kabupaten layak anak, salah satu indikator keberhasilannya ialah rendahnya kasus kekerasan terhadap perempuan. Peserta yang hadir pada rapat koordinasi tersebut memiliki kewajiban untuk melakukan pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat bahkan hingga tingkat rumah tangga.
"Kita berharap, setelah pulang dari pertemuan ini, semua peserta sudah memiliki dasar terkait masalah kekerasan terhadap perempuan. Jadi saat menemukan kasus kekerasan terhadap perempuan, kita jadi punya pemahaman untuk melakukan tugas melindungi. Bukan maksud mencampuri, tetapi kita punya kewajiban memberikan perlindungan, juga tidak menyebar informasi tetapi menjaga kerahasiaan korban," bebernya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DP3AP2KB Maros, Andi Rasmawaty Rasjid mengatakan, pemerintah dan seluruh warga masyarakat mempunyai kewajiban untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing.
"Untuk itu, dilakukan koordinasi lintas sektor, agar masing-masing sektor mengetahui perannya. Termasuk memberikan pelayanan kepada korban kekerasan," sebut Rasmawaty.
(TRI)
Berita Terkait

Sulsel
ASN Maros Terancam Tak Naik Pangkat Jika Menambah Waktu Libur
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros diimbau tidak menambah libur setelah lebaran Idulfitri 2025.
Minggu, 06 Apr 2025 18:39

Sulsel
Jelang Lebaran, Pemkab Maros Perketat Pengawasan Daging di Pasar Tramo
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melakukan pemeriksaan daging sapi dan ayam yang dijual di Pasar Tradisional Butta Salewangang, Kamis (27/3/2025).
Kamis, 27 Mar 2025 11:58

Sulsel
Dinas Pertanian Gelar Pasar Murah dengan Harga di Bawah Pasar
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros menggelar pasar murah di halaman kantor Dinas Pertanian, Rabu (26/3/2025).
Rabu, 26 Mar 2025 13:55

Sulsel
Pemkab Maros Buka Posko Aduan THR untuk Karyawan dan Buruh
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros telah membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) 2025 bagi pekerja yang mengalami kendala dalam penerimaan hak tersebut.
Selasa, 25 Mar 2025 16:16

Sulsel
Ketua DPRD Maros Minta Pemerintah Awasi Penyaluran THR Pekerja atau Buruh
Ketua DPRD Maros, Gemilang Pagessa meminta Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan Kabupaten Maros untuk mengawasi secara ketat penyaluran THR perusahaan.
Selasa, 25 Mar 2025 13:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ashabul Kahfi Dorong Kemnaker Jatuhkan Sanksi ke Perusahaan Tak Bayar THR
2

Pegawai Kanwil Kemenkum Sulsel Komitmen Kerja Sesuai SOP
3

Andi Sudirman Hadiri Pencanangan Gedung SDM Muhammadiyah Sulsel
4

Darmawangsyah Muin Ajak Masyarakat Bontonompo Biasakan Hidup Bersih dan Sehat
5

ASN Maros Terancam Tak Naik Pangkat Jika Menambah Waktu Libur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ashabul Kahfi Dorong Kemnaker Jatuhkan Sanksi ke Perusahaan Tak Bayar THR
2

Pegawai Kanwil Kemenkum Sulsel Komitmen Kerja Sesuai SOP
3

Andi Sudirman Hadiri Pencanangan Gedung SDM Muhammadiyah Sulsel
4

Darmawangsyah Muin Ajak Masyarakat Bontonompo Biasakan Hidup Bersih dan Sehat
5

ASN Maros Terancam Tak Naik Pangkat Jika Menambah Waktu Libur