Pukul Petugas Bandara, Penjemput Jemaah Haji Plus Diamankan Polisi
Rabu, 12 Jul 2023 16:58
Kapolsek Bandara, Iptu Muhammad Arsyad. Foto: Najmi S Limonu
MAROS - Salah seorang penjemput jemaah haji plus (AD) diamankan anggota kepolisian Sektor Bandara, Selasa malam (11/7/2023).
Dia diamankan karena diduga telah memukul salah satu petugas Avsec saat terjadi keributan antar petugas Avsec dan penjemput jemaah haji plus. Keributan yang terjadi itu sempat terekam dalam video amatir yang berdurasi 43 detik.
Dari video amatir yang beredar, nampak petugas bandara berusaha lari dari kerumunan penjemput jemaah haji. Namun, penjemput jemaah haji masih berusaha mengejar.
Kapolsek Bandara, Iptu Arsyad mengakui adanya insiden tersebut. Menurutnya, kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.00 WITA. Dia menyebutkan insiden ini diduga kuat terjadi akibat adanya ketersinggungan yang dirasakan oleh pihak penjemput jemaah haji.
"Pada saat itu penjemput padat, petugas yang tengah bertugas mengarahkan untuk turun ke basement, namun ada yang tidak menerima, sehingga terjadilah keributan," ujarnya saat ditemui di Polsek Bandara, Rabu (12/7/2023).
Atas insiden ini, seorang petugas bandara Rendy Perdana (28) mengalami luka di kepala bagian depan. Selain itu, juga mendapat luka gores pada bagian pipi, luka gores di bagian hidung dan luka pada bibir. "Namun tidak sampai menganggu aktivitas," ujarnya.
Arsyad menjelaskan, saat ini pihaknya telah mengamankan seorang terduga pelaku. "Untuk sementara kami sudah mengamankan satu orang inisial AD (21), namun sementara kami dalami, karena dari keterangan korban yang melakukan penganiayaan lebih dari satu orang," imbuhnya.
Korban pun telah mengajukan laporan terhadap insiden ini. "Korban sudah mengagajukan laporan dan kami arahkan untuk visum," tutupnya.
Sementara itu, Stake Holder Relation PT Angkasa Pura I, Iwan Risdianto mengatakan, insiden ini terjadi di area lobby kedatangan Bandara. Insiden ini melibatkan penjemput Haji Plus dengan Petugas Avsec Bandara.
Menurutnya saat kejadian petugas Avsec Bandara sedang mengarahkan penjemput haji plus menuju ke basement area yang mana memang diperuntukkan untuk penjemputan haji dan umrah. Namun penjemput menolak untuk diarahkan.
Dia diamankan karena diduga telah memukul salah satu petugas Avsec saat terjadi keributan antar petugas Avsec dan penjemput jemaah haji plus. Keributan yang terjadi itu sempat terekam dalam video amatir yang berdurasi 43 detik.
Dari video amatir yang beredar, nampak petugas bandara berusaha lari dari kerumunan penjemput jemaah haji. Namun, penjemput jemaah haji masih berusaha mengejar.
Kapolsek Bandara, Iptu Arsyad mengakui adanya insiden tersebut. Menurutnya, kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.00 WITA. Dia menyebutkan insiden ini diduga kuat terjadi akibat adanya ketersinggungan yang dirasakan oleh pihak penjemput jemaah haji.
"Pada saat itu penjemput padat, petugas yang tengah bertugas mengarahkan untuk turun ke basement, namun ada yang tidak menerima, sehingga terjadilah keributan," ujarnya saat ditemui di Polsek Bandara, Rabu (12/7/2023).
Atas insiden ini, seorang petugas bandara Rendy Perdana (28) mengalami luka di kepala bagian depan. Selain itu, juga mendapat luka gores pada bagian pipi, luka gores di bagian hidung dan luka pada bibir. "Namun tidak sampai menganggu aktivitas," ujarnya.
Arsyad menjelaskan, saat ini pihaknya telah mengamankan seorang terduga pelaku. "Untuk sementara kami sudah mengamankan satu orang inisial AD (21), namun sementara kami dalami, karena dari keterangan korban yang melakukan penganiayaan lebih dari satu orang," imbuhnya.
Korban pun telah mengajukan laporan terhadap insiden ini. "Korban sudah mengagajukan laporan dan kami arahkan untuk visum," tutupnya.
Sementara itu, Stake Holder Relation PT Angkasa Pura I, Iwan Risdianto mengatakan, insiden ini terjadi di area lobby kedatangan Bandara. Insiden ini melibatkan penjemput Haji Plus dengan Petugas Avsec Bandara.
Menurutnya saat kejadian petugas Avsec Bandara sedang mengarahkan penjemput haji plus menuju ke basement area yang mana memang diperuntukkan untuk penjemputan haji dan umrah. Namun penjemput menolak untuk diarahkan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Jumlah Calon Jemaah Haji Maros Terus Bertambah
Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros yang bakal berangkat tahun ini berubah. Jumlahnya terus mengalami peningkatan.
Kamis, 26 Feb 2026 11:01
Sulsel
610 Jemaah Haji Maros Ikuti Manasik, Berangkat Awal Mei 2026
Sebanyak 610 jemaah haji asal Kabupaten Maros dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada 1 Mei 2026.
Jum'at, 06 Feb 2026 13:05
News
Baznas Sulsel Salurkan Daging DAM Haji di Kota Makassar dan Sekitarnya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menyalurkan daging DAM Haji (Denda Dam Haji) kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), di sejumlah titik di Kota Makassar dan wilayah sekitarnya
Rabu, 08 Okt 2025 18:05
News
Masih Ada 40 Jemaah Haji Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1446 H selesai pada 11 Juli 2025 seiring kepulangan kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia yang terakhir dari Madinah ke Indonesia.
Senin, 14 Jul 2025 14:39
News
45 Jemaah Haji Embarkasi Makassar Wafat di Tanah Suci, 6 Dalam Perawatan
Operasional penyelenggaraan ibadah haji melalui embarkasi UPG Makassar bakal berakhir 10 Juli 2025 mendatang. Total ada 14.096 jemaah haji yang telah kembali.
Selasa, 08 Jul 2025 11:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
2
Pameran Tenang Bersama Wuling di MaRI Makassar, Eksion Tampil Perdana
3
Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis
4
Mars Luncurkan Mars Impact Fund, Kucurkan USD3 Juta untuk Save the Children
5
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
2
Pameran Tenang Bersama Wuling di MaRI Makassar, Eksion Tampil Perdana
3
Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis
4
Mars Luncurkan Mars Impact Fund, Kucurkan USD3 Juta untuk Save the Children
5
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal