Gerakan Pemuda & Perempuan Gambar Adakan Pelatihan Buat Kerupuk Bawang
Kamis, 13 Jul 2023 20:55
Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa menggelar pelatihan keterampilan membuat kerupuk bawang di Kelurahan Kalaserena. Foto/Istimewa
GOWA - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa menggelar pelatihan keterampilan membuat kerupuk bawang di Kelurahan Kalaserena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Kamis (13/7/2023).
Koordinator Wilayah Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa Daeng Bella mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan keterampilan dalam pembuatan kerupuk bawang.
Peserta pelatihan diajarkan tentang pemilihan bahan baku, pengolahan, penggorengan, hingga penyajian dan kemasan. Proses pembuatan kerupuk bawang dimulai dari bahan utama seperti tepung, bawang putih, dan air yang dicampur dengan merata.
"Kegiatan ini adalah bagaimana masyarat dapat memanfaatkan bahan yang sederhana, kemudian menjadi sebuah olahan yang orang doyan makannya, dapat membawa nilai ekonomis," kata Daeng Bella seusai kegiatan.
Menurut dia, pada acara-acara besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan perayaan lainnya yang kerupuk bawang menjadi menu istimewa untuk menjamu tamu.
Daeng Bella berharap melalui pelatihan ini, masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan sederhana menjadi olahan yang disukai oleh banyak orang, serta tidak hanya membuat kerupuk bawang untuk konsumsi pribadi, tetapi juga dapat menjualnya sehingga dapat menambah pendapatan mereka.
"Harapannya setelah kegiatan ini Ibu-ibu bisa lebih tahu bagaimana cara manfaatkan bahan-bahan sederhana menjadi sebuah cemilan yang kemudian disukai masyarakat dan membawa nilai ekonomis untuk di jual," ucapnya.
Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa juga siap membantu dalam pemasaran produk kerupuk bawang yang dihasilkan oleh peserta pelatihan. Hal ini diharapkan dapat membantu para peserta untuk meningkatkan pendapatan melalui penjualan produk kerupuk bawang yang berkualitas.
Daeng Bella menegaskan pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan pelatihan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dia berharap melalui pengembangan UMKM dan keterampilan masyarakat, Gowa dapat mengalami pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Masyarakat Gowa menyambut baik dan antusias terhadap kegiatan ini. Salah satu peserta, Syamsiah menyebut kegitsn ini sangat bermanfaat.
Dia berencana untuk membuat kerupuk bawang dan menjualnya dipadukan dengan nasi yang biasanya dia jual. "Saya sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Pelatihan membuat kerupuk bawang sangat bermanfaat," ucapnya.
Koordinator Wilayah Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa Daeng Bella mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan keterampilan dalam pembuatan kerupuk bawang.
Peserta pelatihan diajarkan tentang pemilihan bahan baku, pengolahan, penggorengan, hingga penyajian dan kemasan. Proses pembuatan kerupuk bawang dimulai dari bahan utama seperti tepung, bawang putih, dan air yang dicampur dengan merata.
"Kegiatan ini adalah bagaimana masyarat dapat memanfaatkan bahan yang sederhana, kemudian menjadi sebuah olahan yang orang doyan makannya, dapat membawa nilai ekonomis," kata Daeng Bella seusai kegiatan.
Menurut dia, pada acara-acara besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan perayaan lainnya yang kerupuk bawang menjadi menu istimewa untuk menjamu tamu.
Daeng Bella berharap melalui pelatihan ini, masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan sederhana menjadi olahan yang disukai oleh banyak orang, serta tidak hanya membuat kerupuk bawang untuk konsumsi pribadi, tetapi juga dapat menjualnya sehingga dapat menambah pendapatan mereka.
"Harapannya setelah kegiatan ini Ibu-ibu bisa lebih tahu bagaimana cara manfaatkan bahan-bahan sederhana menjadi sebuah cemilan yang kemudian disukai masyarakat dan membawa nilai ekonomis untuk di jual," ucapnya.
Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa juga siap membantu dalam pemasaran produk kerupuk bawang yang dihasilkan oleh peserta pelatihan. Hal ini diharapkan dapat membantu para peserta untuk meningkatkan pendapatan melalui penjualan produk kerupuk bawang yang berkualitas.
Daeng Bella menegaskan pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan pelatihan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dia berharap melalui pengembangan UMKM dan keterampilan masyarakat, Gowa dapat mengalami pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Masyarakat Gowa menyambut baik dan antusias terhadap kegiatan ini. Salah satu peserta, Syamsiah menyebut kegitsn ini sangat bermanfaat.
Dia berencana untuk membuat kerupuk bawang dan menjualnya dipadukan dengan nasi yang biasanya dia jual. "Saya sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Pelatihan membuat kerupuk bawang sangat bermanfaat," ucapnya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Vale Indonesia Raih Platinum dan Dua Gold Award ICA–ISDA 2026
Tiga program pemberdayaan masyarakat PT Vale Indonesia Tbk mendapat pengakuan dalam ajang Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026.
Rabu, 30 Sep 2026 12:36
News
PT Vale Sabet Dua Gold Awards InTechSEA 2026 lewat Program Pangan dan Kemaritiman
Dua program pemberdayaan masyarakat PT Vale meraih penghargaan emas dalam ajang Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026.
Selasa, 15 Sep 2026 17:34
News
PJM Dorong Kolaborasi & Pemberdayaan Masyarakat Lewat RRI Fest Medan 2026
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat komitmennya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Selasa, 08 Sep 2026 16:46
News
MediaMIND 2026: PT Vale Bagikan Kisah Pemberdayaan Masyarakat dari Tiga Provinsi
Praktik tersebut diwujudkan melalui program pemberdayaan di tiga provinsi dan menjadi salah satu kisah yang dibagikan PT Vale dalam sosialisasi MediaMIND 2026 di Unhas Makassar.
Senin, 31 Agu 2026 22:49
Sulsel
Kemenkum Sulsel dan Pemkab Sinjai, Dorong Pemanfaatan KI untuk Pemberdayaan Masyarakat
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) bersama Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat sinergi dalam pengelolaan, pelindungan, dan pemanfaatan kekayaan intelektual
Jum'at, 17 Apr 2026 19:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
2
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
3
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
4
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
5
PSM Makassar Tantang Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
2
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
3
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
4
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
5
PSM Makassar Tantang Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara