Rektor UNM Kukuhkan Nurdin Halid sebagai Profesor Kehormatan
Selasa, 18 Jul 2023 07:43
Pengukuhan Nurdin Halid sebagai Profesor Kehormatan UNM. Foto: SINDO Makassar/Ansar Jumasang
MAKASSAR - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam secara resmi mengukuhkan Prof Dr (Hc) HAM Nurdin Halid sebagai profesor kehormatan bidang ilmu sosiologi ekonomi. Pengukuhan berlangsung di Ballroom Teater Menara Pinisi UNM, Senin kemarin.
UNM memberikan gelar Profesor Kehormatan kepada Nurdin Halid sebagai tokoh yang dinilai patut dan pantas dari segi non-akademik atau guru besar tidak tetap.
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Mendikbud Ristek No 38 Tahun 2021 dijelaskan, setiap orang yang memiliki kompetensi dan prestasi luar biasa dapat diangkat oleh Menteri sebagai profesor kehormatan pada perguruan tinggi.
Sebelum dikukuhkan, Prof Nurdin Halid menyampaikan pemikirannya tentang koperasi yang menjadi pilar negara dalam memperkokoh karakter Bangsa serta mewujudkan kesejahteraan sosial (Paradigma dan Pendekatan Baru Sosiologi Ekonomi Koperasi Dalam Kerangka Politik Ekonomi Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945).
Beberapa poin penting juga disampaikan Prof Nurdin Halid, koperasi membangun karakter Bangsa berbasis nilai-nilai koperasi yang berujung pada penguatan demokrasi dan persatuan dalam bingkai NKRI. Kemudian, koperasi memajukan kesejahteraan umum (mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan).
Koperasi bisa diandalkan sebagai garda terdepan merawat bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Koperasi dapat merawat dan melestarikan budaya gotong-royong dan budaya/kearifan lokal bhinneka tunggal ika, dan koperasi dapat menjamin kedaulatan dan ketahanan pangan serta energi.
Setelah mengukuhkan, Rektor UNM Prof Husain Syam mengatakan semua dalam pemberian gelar profesor kehormatan telah dipenuhi oleh Prof Nurdin Halid. Karena kepiawaiannya sebagai politisi dan sebagai ahli ekonomi.
"Tidak semua konsep teori bisa kita lakukan di kampus, itulah sebabnya maka dibutuhkan sosok seperti Prof Nurdin Halid sebagai penggerak dan menginspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Rektor UNM Dorong Generasi Muda Sulbar Berkarakter Entrepreneurship
Rektor UNM dua periode juga akrab disapa PHS ini berharap pemberian gelar tersebut diharapkan dapat dijadikan dorongan dan semangat dalam pengembangan SDM di Indonesia.
"Suatu hal yang penting bagi Prof Nurdin Halid bahwa teruslah berkarya untuk negeri, dan tulis pikiran itu kemudian bawa kepada para mahasiswa kita untuk ditunaikan ke masyarakat," harapnya.
"Misalnya di bidang pengalaman politik dan mensejahterakan masyarakat serta dimana seorang Prof Nurdin Halid berkecimpung saat ini bawalah ke UNM untuk dijadikan pikiran dan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa," tambah PHS.
Pemberian dan pengukuhan gelar profesor kehormatan ini juga turut dihadiri sejumlah tokoh nasional yakni, Wakil Ketua DPR RI, Lodewijk Freidrich Paulus, Anggota DPR RI, Senator DPD RI, Kepala Daerah, Rektor Unnes, serta jajaran Forkopimda Sulsel.
Sejauh ini UNM sudah dua kali memberi gelar profesor kehormatan. Pertama Prof. Dr Mohammad Jafar Hafsah dilantik sebagai guru besar Bidang Agribisnis Pangan.
UNM memberikan gelar Profesor Kehormatan kepada Nurdin Halid sebagai tokoh yang dinilai patut dan pantas dari segi non-akademik atau guru besar tidak tetap.
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Mendikbud Ristek No 38 Tahun 2021 dijelaskan, setiap orang yang memiliki kompetensi dan prestasi luar biasa dapat diangkat oleh Menteri sebagai profesor kehormatan pada perguruan tinggi.
Sebelum dikukuhkan, Prof Nurdin Halid menyampaikan pemikirannya tentang koperasi yang menjadi pilar negara dalam memperkokoh karakter Bangsa serta mewujudkan kesejahteraan sosial (Paradigma dan Pendekatan Baru Sosiologi Ekonomi Koperasi Dalam Kerangka Politik Ekonomi Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945).
Beberapa poin penting juga disampaikan Prof Nurdin Halid, koperasi membangun karakter Bangsa berbasis nilai-nilai koperasi yang berujung pada penguatan demokrasi dan persatuan dalam bingkai NKRI. Kemudian, koperasi memajukan kesejahteraan umum (mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan).
Koperasi bisa diandalkan sebagai garda terdepan merawat bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Koperasi dapat merawat dan melestarikan budaya gotong-royong dan budaya/kearifan lokal bhinneka tunggal ika, dan koperasi dapat menjamin kedaulatan dan ketahanan pangan serta energi.
Setelah mengukuhkan, Rektor UNM Prof Husain Syam mengatakan semua dalam pemberian gelar profesor kehormatan telah dipenuhi oleh Prof Nurdin Halid. Karena kepiawaiannya sebagai politisi dan sebagai ahli ekonomi.
"Tidak semua konsep teori bisa kita lakukan di kampus, itulah sebabnya maka dibutuhkan sosok seperti Prof Nurdin Halid sebagai penggerak dan menginspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Rektor UNM Dorong Generasi Muda Sulbar Berkarakter Entrepreneurship
Rektor UNM dua periode juga akrab disapa PHS ini berharap pemberian gelar tersebut diharapkan dapat dijadikan dorongan dan semangat dalam pengembangan SDM di Indonesia.
"Suatu hal yang penting bagi Prof Nurdin Halid bahwa teruslah berkarya untuk negeri, dan tulis pikiran itu kemudian bawa kepada para mahasiswa kita untuk ditunaikan ke masyarakat," harapnya.
"Misalnya di bidang pengalaman politik dan mensejahterakan masyarakat serta dimana seorang Prof Nurdin Halid berkecimpung saat ini bawalah ke UNM untuk dijadikan pikiran dan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa," tambah PHS.
Pemberian dan pengukuhan gelar profesor kehormatan ini juga turut dihadiri sejumlah tokoh nasional yakni, Wakil Ketua DPR RI, Lodewijk Freidrich Paulus, Anggota DPR RI, Senator DPD RI, Kepala Daerah, Rektor Unnes, serta jajaran Forkopimda Sulsel.
Sejauh ini UNM sudah dua kali memberi gelar profesor kehormatan. Pertama Prof. Dr Mohammad Jafar Hafsah dilantik sebagai guru besar Bidang Agribisnis Pangan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Terpilih Jadi Ketua IKA JIA FEB UNM, Dr. Asmar Ajak Alumni Perkuat Kolaborasi
Dr. Asmar resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Jurusan Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (IKA JIA FEB UNM) periode 2026–2030.
Minggu, 26 Jul 2026 09:24
Ekbis
FEB UNM dan Pegadaian Perkuat Kapasitas UMKM di Bulukumba Lewat Program PKM
Program Studi Manajemen FEB UNM kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Rabu, 22 Jul 2026 20:11
News
Ratusan Alumni Ilmu Akuntansi FEB UNM Bakal Hadiri Musrum Perdana
Ikatan Keluarga Alumni Jurusan Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (IKA JIA FEB UNM) akan menggelar Musyawarah Rumpun perdana pada Sabtu, 25 Juli 2026 mendatang.
Selasa, 21 Jul 2026 07:48
News
Jurusan Bahasa Inggris UNM Gelar LONTARA International Conference 2026
Jurusan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra, UNM menyelenggarakan Lontara International Conference 2026 yang berkolaborasi dengan The 14th ELITE International Conference 2026.
Jum'at, 17 Jul 2026 14:13
Sports
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan Komputer (Himatik) Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT-UNM) resmi membuka rangkaian kegiatan Ice Sport 2026.
Selasa, 14 Jul 2026 20:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
4
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
4
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja