RSUD Syekh Yusuf Gowa Jalani Penilaian Akreditasi, Target Predikat Paripurna
Jum'at, 04 Agu 2023 18:00
Wabup Gowa didampingi Sekda Gowa bersama jajaran Pimpinan RSUD Syekh Yusuf menerima langsung Tim Surveior Akreditasi Rumah Sakit di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Foto/Herni Amir
GOWA - Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina bersama jajaran Pimpinan RSUD Syekh Yusuf menerima langsung Tim Surveior Akreditasi Rumah Sakit di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Surveyor akreditasi pada RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa ini dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (Lafki).
Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni, menuturkan saat ini RSUD Syekh Yusuf ingin meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah bersama-sama dengan RSUD Syekh Yusuf senantiasa berupaya untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan akreditasi demi peningkatan mutu pelayanan pada masyarakat dalam mencapai tujuan percepatan pembangunan kesehatan.
"Akreditasi Rumah Sakit adalah pengakuan terhadap mutu pelayanan rumah sakit setelah dilakukan penilaian bahwa Rumah Sakit telah memenuhi standar yang telah ditentukan, kami Pemda juga terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan akreditasi ini," ujarnya.
Lanjutnya, dengan penerapan standar akreditasi, mendorong perubahan pelayanan rumah sakit yang lebih berkualitas dan peningkatan kerjasama antara disiplin profesi dalam perawatan pasien, yang dapat meningkatkan mutu pelayanan dan menambah kepercayaan masyarakat terhadap Rumah Sakit.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, Rahmawati Djalil menjelaskan, sejumlah kesiapan akreditasi terkait kelengkapan-kelengkapan dokumen, perbaikan-perbaikan sarana dan prasarana diupayakan memenuhi standarisasi penilaian.
Pada penilaian yang dilakukan, Tim Penilai melakukan telusur lapangan, menjajaki satu demi satu ruangan hingga pencocokan dokumen-dokumen. Pada penilaian Akreditasi Rumah Sakit ini, pihaknya mengupayakan 100 persen mencapai akreditasi paripurna. Adapun yang dimaksud Akreditasi Paripurna adalah semua kebutuhan yang dipersyaratkan oleh Kementerian Kesehatan itu bisa dipenuhi.
"Harapannya nanti pengumumannya kami tetap mempertahankan Akreditasi Paripurna Rumah Sakit dan bisa kami tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat," pungkasnya.
Salah satu Tim Surveyor, Letkol CKM dr Dini Henriyanto menuturkan, dirinya melakukan review pada sejumlah dokumen dan melakukan telusur guna mencocokkan dokumen yang diperlihatkan pihak Rumah Sakit dengan fakta di lapangan.
Diakuinya, memang tidak ada yang sempurna, namun memang harus lebih disempurnakan dan harus diperbaiki agar tidak ada permasalahan di belakang hari.
Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni, menuturkan saat ini RSUD Syekh Yusuf ingin meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah bersama-sama dengan RSUD Syekh Yusuf senantiasa berupaya untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan akreditasi demi peningkatan mutu pelayanan pada masyarakat dalam mencapai tujuan percepatan pembangunan kesehatan.
"Akreditasi Rumah Sakit adalah pengakuan terhadap mutu pelayanan rumah sakit setelah dilakukan penilaian bahwa Rumah Sakit telah memenuhi standar yang telah ditentukan, kami Pemda juga terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan akreditasi ini," ujarnya.
Lanjutnya, dengan penerapan standar akreditasi, mendorong perubahan pelayanan rumah sakit yang lebih berkualitas dan peningkatan kerjasama antara disiplin profesi dalam perawatan pasien, yang dapat meningkatkan mutu pelayanan dan menambah kepercayaan masyarakat terhadap Rumah Sakit.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, Rahmawati Djalil menjelaskan, sejumlah kesiapan akreditasi terkait kelengkapan-kelengkapan dokumen, perbaikan-perbaikan sarana dan prasarana diupayakan memenuhi standarisasi penilaian.
Pada penilaian yang dilakukan, Tim Penilai melakukan telusur lapangan, menjajaki satu demi satu ruangan hingga pencocokan dokumen-dokumen. Pada penilaian Akreditasi Rumah Sakit ini, pihaknya mengupayakan 100 persen mencapai akreditasi paripurna. Adapun yang dimaksud Akreditasi Paripurna adalah semua kebutuhan yang dipersyaratkan oleh Kementerian Kesehatan itu bisa dipenuhi.
"Harapannya nanti pengumumannya kami tetap mempertahankan Akreditasi Paripurna Rumah Sakit dan bisa kami tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat," pungkasnya.
Salah satu Tim Surveyor, Letkol CKM dr Dini Henriyanto menuturkan, dirinya melakukan review pada sejumlah dokumen dan melakukan telusur guna mencocokkan dokumen yang diperlihatkan pihak Rumah Sakit dengan fakta di lapangan.
Diakuinya, memang tidak ada yang sempurna, namun memang harus lebih disempurnakan dan harus diperbaiki agar tidak ada permasalahan di belakang hari.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
PPPK Gowa Wafat, Keluarga Terima Santunan Rp34,1 Juta
Pemkab Gowa memastikan pemenuhan hak ASN melalui penyaluran santunan jaminan kematian dari PT Taspen sebesar Rp34,1 juta kepada ahli waris almarhum Syamsu Alam, PPPK Guru SD Bangkeng Batu.
Senin, 02 Mar 2026 20:16
Sulsel
Bupati Gowa Serahkan 238 SK Kepala Sekolah dan Pengawas
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan 238 Surat Keputusan (SK) penugasan kepala sekolah dan pengawas jenjang TK, SD, dan SMP Tahun 2026.
Senin, 02 Mar 2026 16:35
Sulsel
Beautiful Malino Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara 2026
Event pariwisata andalan Kabupaten Gowa, Beautiful Malino, masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI tahun 2026.
Minggu, 01 Mar 2026 13:00
Sulsel
One Day One District di Tompobulu, Bupati Gowa Salurkan Bantuan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali melaksanakan Program One Day One District di Kecamatan Tompobulu. Kegiatan ini diisi kunjungan ke KME, penyerahan bantuan, serta Safari Ramadan.
Sabtu, 28 Feb 2026 16:46
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Bumil, Busui dan Balita Non PAUD
Pemkab Gowa melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka mendorong percepatan pendistribusian MBG pada sasaran Bumil, Busui, dan Balita Non PAUD (3B) di Ruang Rapat Kantor Dinas PPKB Kabupaten Gowa.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrasi “Normatif” Islam
2
Program Podium Sisoppengi jadi Inovasi Pengawasan Pemilu Berbasis Diskusi dan Nilai Budaya Lokal
3
Dukung BPK dalam Pemeriksaan LKPD, Bupati Jeneponto Minta OPD Kooperatif
4
Guru Madrasah Maros Keluhkan Keterlambatan Pencairan TPG
5
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrasi “Normatif” Islam
2
Program Podium Sisoppengi jadi Inovasi Pengawasan Pemilu Berbasis Diskusi dan Nilai Budaya Lokal
3
Dukung BPK dalam Pemeriksaan LKPD, Bupati Jeneponto Minta OPD Kooperatif
4
Guru Madrasah Maros Keluhkan Keterlambatan Pencairan TPG
5
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor