BKKBN Sulsel Kolaborasi Remaja Mitigasi Perubahan Iklim dan Jaga Lingkungan
Selasa, 15 Agu 2023 14:39

Perwakilan BKKBN Sulsel bersama Forum GenRe Sulsel berkolaborasi Ikatan Duta Lingkungan Hidup Sulsel. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Forum GenRe Sulsel berkolaborasi Ikatan Duta Lingkungan Hidup Sulsel mengadakan kegiatan sosialisasi perubahan iklim, emisi gas rumah kaca, dan peran remaja dalam pelestarian lingkungan pada Minggu akhir pekan kemarin.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulsel Faizal Fahmi, Ketua Pokja Pembinaan Ketahanan Remaja Perwakilan BKKBN Sulsel Irmawahyuni Bachtiar, Duta GenRe Sulsel 2022, Duta Lingkungan Hidup Sulsel 2022, dan masyarakat dari berbagai kalangan yang menghadiri Car Free Day.
Duta GenRe Putra Sulsel Arsal Andika, mengatakan pelestarian lingkungan merupakan hak dan kewajiban semua orang.
"Pelestarian lingkungan bukan hanya tugas satu atau dua orang saja. Semua orang punya hak dan kewajiban untuk menjaga lingkungan. Mulai dari lingkup terkecil di keluarga sampai di lingkup terbesar," ungkap Arsal.
Duta GenRe Putri Sulsel, Putri Kumalasari, mengatakan ada peran generasi muda dalam menekan krisis iklim. Menurut Putri, generasi muda dapat menjadi aktor dan berperan aktif memberikan kontribusi positif dalam menekan krisis iklim.
"Melalui keterlibatan aktif pada agenda-agenda pengendalian perubahan iklim, seperti transisi energi dengan mendorong penggunaan sumber energi yang terbarukan dan ramah lingkungan, membatasi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil, dan melakukan penanaman pohon dalam skala besar, mereka menjadi salah satu penentu keberhasilan untuk mencegah kenaikan suhu bumi," ujar Putri.
Duta Lingkungan Sulsel juga terlibat dalam sosialisasi ini. Diawali Duta Lingkungan Hidup Putra Sulsel Risaldi Wajo yang menyampaikan harapan kepada setiap remaja dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Saya mengharapkan para remaja agar dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui 3R yakni reduce, reuse dan recycle yang akan membawa dampak yang besar bagi bumi," ujar Risaldi Wajo.
Baca juga: Kolaborasi BKKBN Sulsel & DPR RI Edukasi Warga Maccini Somba Soal Bahaya Stunting
Lebih lanjut, Duta Lingkungan Hidup Putri Sulsel Asriani Mufliha menyampaikan bahwa jangan tunggu instruksi pemerintah untuk melakukan aksi peduli lingkungan.
"Namun kita harus sadar dan mulai melakukan hal kecil seperti 'campaign' yang dilakukan saat ini untuk terus melindungi bumi kita," ujar Asriani.
Kegiatan ini diharapkan dapat membawa perubahan dan pengaruh yang besar bagi bumi, dimulai dari diri sendiri, untuk bumi yang berkelanjutan sehingga bermanfaat bagi generasi selanjutnya.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulsel Faizal Fahmi, Ketua Pokja Pembinaan Ketahanan Remaja Perwakilan BKKBN Sulsel Irmawahyuni Bachtiar, Duta GenRe Sulsel 2022, Duta Lingkungan Hidup Sulsel 2022, dan masyarakat dari berbagai kalangan yang menghadiri Car Free Day.
Duta GenRe Putra Sulsel Arsal Andika, mengatakan pelestarian lingkungan merupakan hak dan kewajiban semua orang.
"Pelestarian lingkungan bukan hanya tugas satu atau dua orang saja. Semua orang punya hak dan kewajiban untuk menjaga lingkungan. Mulai dari lingkup terkecil di keluarga sampai di lingkup terbesar," ungkap Arsal.
Duta GenRe Putri Sulsel, Putri Kumalasari, mengatakan ada peran generasi muda dalam menekan krisis iklim. Menurut Putri, generasi muda dapat menjadi aktor dan berperan aktif memberikan kontribusi positif dalam menekan krisis iklim.
"Melalui keterlibatan aktif pada agenda-agenda pengendalian perubahan iklim, seperti transisi energi dengan mendorong penggunaan sumber energi yang terbarukan dan ramah lingkungan, membatasi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil, dan melakukan penanaman pohon dalam skala besar, mereka menjadi salah satu penentu keberhasilan untuk mencegah kenaikan suhu bumi," ujar Putri.
Duta Lingkungan Sulsel juga terlibat dalam sosialisasi ini. Diawali Duta Lingkungan Hidup Putra Sulsel Risaldi Wajo yang menyampaikan harapan kepada setiap remaja dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Saya mengharapkan para remaja agar dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui 3R yakni reduce, reuse dan recycle yang akan membawa dampak yang besar bagi bumi," ujar Risaldi Wajo.
Baca juga: Kolaborasi BKKBN Sulsel & DPR RI Edukasi Warga Maccini Somba Soal Bahaya Stunting
Lebih lanjut, Duta Lingkungan Hidup Putri Sulsel Asriani Mufliha menyampaikan bahwa jangan tunggu instruksi pemerintah untuk melakukan aksi peduli lingkungan.
"Namun kita harus sadar dan mulai melakukan hal kecil seperti 'campaign' yang dilakukan saat ini untuk terus melindungi bumi kita," ujar Asriani.
Kegiatan ini diharapkan dapat membawa perubahan dan pengaruh yang besar bagi bumi, dimulai dari diri sendiri, untuk bumi yang berkelanjutan sehingga bermanfaat bagi generasi selanjutnya.
(MAN)
Berita Terkait

Makassar City
Pemkot Makassar dan BKKBN Sulsel Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Wakil Wali Kota, Lantai 2, Kantor Wali Kota Makassar. Selasa (11/3/2025).
Selasa, 11 Mar 2025 19:11

Sulsel
Harganas 2024 Tingkat Sulsel : Fokus pada Keluarga Berkualitas dan Penurunan Stunting
Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2024 sukses digelar di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros.
Selasa, 03 Sep 2024 07:42

News
Shodiqin Minta ASN BKKBN Sulsel Junjung Integritas Dalam Bekerja
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, menegaskan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) BKKBN Sulsel wajib menjunjung tinggi integritas dalam bekerja.
Kamis, 30 Mei 2024 20:49

Ekbis
Gelar Rakerda Bangga Kencana, Upaya Kolaboratif Turunkan Angka Stunting
Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus melakukan percepatan penurunan stunting sebagai upaya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kamis, 28 Mar 2024 16:24

Makassar City
Stunting di Sulsel Tinggi, Intervensi ke Calon Ibu Tak Sehat Harus Jadi Fokus
Persentase stunting di Provinsi Sulsel masih cukup tinggi. Sampai akhir 2023, persentasenya masih berada di angka 27,2 persen. Lebih tinggi rata-rata nasional.
Kamis, 28 Des 2023 21:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat