33 Ribu Warga Pangkep Akan Terima Bantuan Beras
Rabu, 20 Sep 2023 19:13
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau pada menyalurkan bantuan pangan beras untuk masyarakat. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
PANGKEP - Sekitar 33 ribu warga Kabupaten Pangkep akan mendapatkan bantuan beras dari Badan Pangan Nasional selama tiga bulan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau di Kantor Bupati Pangkep, Rabu (20/9/2023).
Yusran menyebutkan, bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban kebutuhan masyarakat. Pemkab bersama pihak terkait pun telah sepakat untuk menargetkan penyaluran diselesaikan secepatnya.
"Kita target selesai tiga bulan untuk tiga tahap, terhitung mulai Maret," tambahnya.
Mantan Ketua DPRD Pangkep ini menambahkan, syarat utama mendapatkan bantuan adalah terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pangkep Andi Sadda menjelasakan, bantuan beras yang akan disalurkan sebanyak 1.010.43 ton ini merupakan dari Badan Pangan Nasional melalui Bulog.
Dia menyebutkan, akan ada 33.681 KPM yang menerima bantuan beras tiap bulannya. "Setiap PKM menerima 10 Kg/bulan selama tiga bulan," terangnya.
Jumlah penerima tersebut diambil dari data Kementerian Sosial. Penerimanya berdasarkan data dari Kemensos. Kami menyiapkan beras bersama Bulog, PKH tiap desa yang menyalurkan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau di Kantor Bupati Pangkep, Rabu (20/9/2023).
Yusran menyebutkan, bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban kebutuhan masyarakat. Pemkab bersama pihak terkait pun telah sepakat untuk menargetkan penyaluran diselesaikan secepatnya.
Baca Juga: SMP Islam Athirah Bukit Baruga Bakal Field Trip Sosial di Pangkep, Bupati MYL Sambut Baik
"Kita target selesai tiga bulan untuk tiga tahap, terhitung mulai Maret," tambahnya.
Mantan Ketua DPRD Pangkep ini menambahkan, syarat utama mendapatkan bantuan adalah terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pangkep Andi Sadda menjelasakan, bantuan beras yang akan disalurkan sebanyak 1.010.43 ton ini merupakan dari Badan Pangan Nasional melalui Bulog.
Dia menyebutkan, akan ada 33.681 KPM yang menerima bantuan beras tiap bulannya. "Setiap PKM menerima 10 Kg/bulan selama tiga bulan," terangnya.
Jumlah penerima tersebut diambil dari data Kementerian Sosial. Penerimanya berdasarkan data dari Kemensos. Kami menyiapkan beras bersama Bulog, PKH tiap desa yang menyalurkan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Lomba Inovasi Diharapkan Berdampak bagi Masyarakat Pangkep
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Pangkep Tahun 2025.
Rabu, 17 Des 2025 19:42
News
Capaian CKG di Pangkep 85 Persen, Wamenkes Beri Bantuan Senilai Rp44,9 Miliar
Wakil Menteri Kesehatan Repuplik Indonesia, Prof Saksono Harbuwono, berkunjung ke Kabupaten Pangkep, dan Puskesmas Pulau Sabutung, Selasa, (16/12) dalam kunjungannya turut memberikan bantuan Rp44,9 Miliar
Selasa, 16 Des 2025 17:35
Sulsel
Ditetapkan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif, Pangkep Raih IGA 2025
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.
Kamis, 11 Des 2025 21:41
Sulsel
Permudah Wajib Pajak, Pemkab Pangkep Dorong Aktivasi Coretax
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggelar sosialisasi aktivasi Coretax dan penggunaan kode otorisasi penyerapan anggaran tahun 2025.
Kamis, 11 Des 2025 18:26
News
Mentan Amran: Aceh Surplus Beras 871.000 ton, Tidak Perlu Impor
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Provinsi Aceh berada dalam kondisi surplus beras yang sangat besar, sehingga tidak ada alasan bagi siapa pun untuk melakukan impor
Selasa, 25 Nov 2025 19:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
2
Kejari Jeneponto Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
3
DPPPA Makassar Tangani 1.222 Kasus Perundungan hingga KDRT Selama 2025
4
Natsir Rurung Kritik Proyek PSEL di Tamalanrea, Sebut Boros Anggaran
5
Cetak Sejarah, Perumda Pasar Raya Makassar Setor PAD Rp1,3 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
2
Kejari Jeneponto Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
3
DPPPA Makassar Tangani 1.222 Kasus Perundungan hingga KDRT Selama 2025
4
Natsir Rurung Kritik Proyek PSEL di Tamalanrea, Sebut Boros Anggaran
5
Cetak Sejarah, Perumda Pasar Raya Makassar Setor PAD Rp1,3 Miliar