Banyak Keluhan Warga, 50 Truk Kerap Ugal-ugalan di Maros Ditahan
Kamis, 28 Sep 2023 19:26
Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman dan Satlas Polres Maros menahan 50 truk di Pakere, Kecamatan Tanralili dan Kecamatan Moncongloe. Foto: Istimewa
MAROS - Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman dan Satlas Polres Maros menahan 50 truk di Pakere, Kecamatan Tanralili dan Kecamatan Moncongloe, Rabu, (27/9/2023).
Kepala Bidang Perhubungan Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Darwis mengatalan, penahanan truk tersebut dilakukan setelah banyaknya keluhan masyarakat terkait truk yang ugal-ugalan.
Sosialiasi yang diberikan pihaknya agar para sopir truk tidak beroperasi sebelum pukul 08.00 wita. Sedangkan batas akhir setiap hari adalah sebelum Magrib, atau 17.00 Wita.
“Jika ada yang melanggar maka Satlantas Maros akan menindakinya. Hari ini kita tahan untuk memberikan edukasi terkait jam operasi. Menutup terpal dan tidak ugal-ugalan di jalan,” katanya.
Tak hanya itu, pihaknya juga memeriksa kelengkapan surat-surat para sopir truk. “Kami periksa kelengkapan surat-surat seperti SIM dan KIR. Ada beberapa juga yang kita arahkan ke pengujian KIR, hingga menyuruh membeli terpal penutup bak,” jelasnya.
Sementara Satlantas Polres Maros, AKP Suprianto mengatakan, razia yang dilakukan pihaknya hari ini masih bersifat edukatif.
“Namun jika masih ada yang melanggar jam operasional kemudian kami cek surat-suratnya maka akan kami tilang,” tuturnya.
Dia berjanji, kedepannya akan memberikan sanksi kepada truk yang melanggar jam operasional. “Akhir-akhir ini kan marak kasus laka meninggal dunia, itu yang akan kami cegah,” ucapnya.
Dia mengaku, sebelum maraknya kecelakaan pihaknya telah rutin melakukan sosialisasi. “Beberapa minggu yang lalu saya turun sosialiasi, seperti di Polsek Moncongloe dan Tanralili dan juga mengundang pemilik tambang terkait jam operasional,” bebernya.
Kepala Bidang Perhubungan Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Darwis mengatalan, penahanan truk tersebut dilakukan setelah banyaknya keluhan masyarakat terkait truk yang ugal-ugalan.
Sosialiasi yang diberikan pihaknya agar para sopir truk tidak beroperasi sebelum pukul 08.00 wita. Sedangkan batas akhir setiap hari adalah sebelum Magrib, atau 17.00 Wita.
“Jika ada yang melanggar maka Satlantas Maros akan menindakinya. Hari ini kita tahan untuk memberikan edukasi terkait jam operasi. Menutup terpal dan tidak ugal-ugalan di jalan,” katanya.
Tak hanya itu, pihaknya juga memeriksa kelengkapan surat-surat para sopir truk. “Kami periksa kelengkapan surat-surat seperti SIM dan KIR. Ada beberapa juga yang kita arahkan ke pengujian KIR, hingga menyuruh membeli terpal penutup bak,” jelasnya.
Sementara Satlantas Polres Maros, AKP Suprianto mengatakan, razia yang dilakukan pihaknya hari ini masih bersifat edukatif.
“Namun jika masih ada yang melanggar jam operasional kemudian kami cek surat-suratnya maka akan kami tilang,” tuturnya.
Dia berjanji, kedepannya akan memberikan sanksi kepada truk yang melanggar jam operasional. “Akhir-akhir ini kan marak kasus laka meninggal dunia, itu yang akan kami cegah,” ucapnya.
Dia mengaku, sebelum maraknya kecelakaan pihaknya telah rutin melakukan sosialisasi. “Beberapa minggu yang lalu saya turun sosialiasi, seperti di Polsek Moncongloe dan Tanralili dan juga mengundang pemilik tambang terkait jam operasional,” bebernya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
AKBP Devi Sujana Resmi Menjabat Kapolres Maros, Gantikan AKBP Douglas Mahendrajaya
Kepemimpinan di Polres Maros resmi berganti. AKBP Devi Sujana kini menjabat sebagai Kapolres Maros menggantikan AKBP Douglas Mahendrajaya setelah Upacara Sertijab di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel.
Kamis, 30 Jul 2026 16:13
Sulsel
Truk Tabrak Motor di Parepare, Satu Orang Dilarikan ke RS
Kecelakaan antara truk dengan sepeda motor di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Jalan Jenderal Ahmad Yani sekitar pukul 08.05 WITA, Selasa (07/07/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 14:57
Sulsel
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Warga Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria yang tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan raya, Minggu (7/6/2026).
Senin, 08 Jun 2026 13:16
Sulsel
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
Ketua Komisi III DPRD Maros, Haeriah Rahman, mendesak Polres Maros segera menuntaskan kasus dugaan pencabulan di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Tompobalang, Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung.
Rabu, 13 Mei 2026 14:55
Sulsel
Keluarga Korban Pencabulan di Ponpes Manbaul Ulum Keluhkan Lambannya Penanganan Polisi
Penanganan kasus dugaan pencabulan di pondok pesantren Manbaul Ulum Tompobalang, Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros di Polres Maros hingga kini masih bergulir.
Rabu, 13 Mei 2026 13:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
2
PKKMB UNM, Prof Hasmyati Harap Jadi Momentum Transformasi Kampus
3
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
4
Pengabdian hingga 30 Tahun, 398 PNS Sulsel Dapat Satyalencana
5
MHM 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
2
PKKMB UNM, Prof Hasmyati Harap Jadi Momentum Transformasi Kampus
3
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
4
Pengabdian hingga 30 Tahun, 398 PNS Sulsel Dapat Satyalencana
5
MHM 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar di Makassar