Gaji ASN Luwu Naik, Tambahan Penghasilan Pegawai Berlanjut
Senin, 30 Okt 2023 18:34
Bupati Luwu H Basmin Mattayang menyerahkan RAPBD Tahun 2024 ke DPRD Luwu. Foto: SINDO Makassar/Chaeruddin
LUWU - Bupati Luwu H Basmin Mattayang, telah menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2024 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu, Senin (30/10/2023).
Mengawali pidatonya Basmin Mattayang menyampaikan, 16 Oktober 2023 pemerintah pusat telah menetapkan UU 19 Tahun 2023 tentang anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2024, yang di dalamnya telah mengatur transfer pemerintah pusat yang menjadi dasar penyusunan RAPBD 2024.
"Berdasarkan undang-undang tersebut, pemerintah daerah telah melakukan penyesuaian terhadap kebijakan pendapatan daerah yang dituangkan dalam RAPBD tahun 2024, selanjutnya pada hari ini ditindak lanjuti dengan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2024," ujarnya.
Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2024 adalah agenda pembangunan tahun ke 5 atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Luwu tahun 2019-2024.
RAPBD 2024 tidak terlepas dari arah kebijakan pemerintah pusat yang telah disinkronkan dengan prioritas pembangunan daerah, arah kebijakan pembangunan Kabupaten Luwu tahun 2024, akan mengambil tema "Pembangunan yang Berkelanjutan untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Rakyat".
"Prioritas pembangunan 2024 yakni, mengalokasikan anggaran untuk kenaikan gaji dan tunjangan ASN sebesar 8 persen dalam rancangan APBD tahun 2024. Hal ini sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia dalam rangka mendorong peningkatan kinerja dan profesionalisme ASN pemerintah daerah," sebutnya.
"Kedua, melanjutkan penganggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, menyiapkan dukungan pendanaan pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024, memberikan tambahan alokasi anggaran operasional kecamatan termasuk untuk penguatan koordinasi forum pimpinan kecamatan," tambahnya.
Basmin melanjutkan, prioritas pembangunan selanjutnya, peningkatan kualitas infrastruktur terutama dibidang pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum dalam upaya pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pelayanan dasar dan program kegiatan penurunan angka stunting, penanganan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan.
"Kami berharap kepada dewan yang terhormat untuk bersedia segera meluangkan waktu dan tenaganya melaksanakan pembahasan rancangan APBD tahun anggaran 2024 sehingga segera kita sepakati bersama dan semua kegiatan segera dapat terlaksana sesuai jadwal serta memberikan nilai manfaat bagi masyarakat Kabupaten Luwu," ujarnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Luwu, Muhammad Rudi, menyebutkan, secara garis besar rincian pendapatan dan belanja daerah dalam RAPBD 2024 sebagai berikut. Pendapatan daerah, pada tahun anggaran 2024, target pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1,51 triliun lebih, mengalami penurunan Rp90 miliar lebih atau dari target APBD tahun anggaran 2023 yang ditetapkan sebesar Rp1,60 triliun lebih.
"Beberapa jenis pendapatan daerah yang mengalami penurunan di tahun 2024 adalah lain-lain pendapatan daerah yang sah, pendapatan transfer antar daerah, dan pendapatan hibah," sebutnya.
Belanja daerah, secara keseluruhan pada tahun anggaran 2024 ditetapkan sebesar Rp1,53 triliun lebih, mengalami penurunan sebesar Rp130 miliar lebih dari target APBD tahun anggaran 2023 sebesar Rp1,66 triliun lebih.
Jenis belanja daerah yang mengalami penurunan ditahun 2024 adalah jenis belanja modal yang ditargetkan mengalami penurunan seiring dengan penyelesaian beberapa proyek strategis daerah di tahun 2023.
"Pembiayaan daerah, pada tahun anggaran 2024 direncanakan pembiayaan netto daerah sebesar sebesar Rp23 milyar, mengalami penurunan sebesar Rp37,2 miliar lebih dari target APBD tahun anggaran 2023 yang ditetapkan sebesar Rp60,2 miliar lebih," sebut Rudi.
"Sebagaimana diketahui pembiayaan daerah sebagian besar bersumber dari sisa lebih anggaran tahun sebelumnya yang diperkirakan akan turun dipengaruhi oleh kinerja serapan anggaran yang cukup baik di tahun 2023," kuncinya.
Mengawali pidatonya Basmin Mattayang menyampaikan, 16 Oktober 2023 pemerintah pusat telah menetapkan UU 19 Tahun 2023 tentang anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2024, yang di dalamnya telah mengatur transfer pemerintah pusat yang menjadi dasar penyusunan RAPBD 2024.
"Berdasarkan undang-undang tersebut, pemerintah daerah telah melakukan penyesuaian terhadap kebijakan pendapatan daerah yang dituangkan dalam RAPBD tahun 2024, selanjutnya pada hari ini ditindak lanjuti dengan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2024," ujarnya.
Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2024 adalah agenda pembangunan tahun ke 5 atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Luwu tahun 2019-2024.
RAPBD 2024 tidak terlepas dari arah kebijakan pemerintah pusat yang telah disinkronkan dengan prioritas pembangunan daerah, arah kebijakan pembangunan Kabupaten Luwu tahun 2024, akan mengambil tema "Pembangunan yang Berkelanjutan untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Rakyat".
"Prioritas pembangunan 2024 yakni, mengalokasikan anggaran untuk kenaikan gaji dan tunjangan ASN sebesar 8 persen dalam rancangan APBD tahun 2024. Hal ini sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia dalam rangka mendorong peningkatan kinerja dan profesionalisme ASN pemerintah daerah," sebutnya.
"Kedua, melanjutkan penganggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, menyiapkan dukungan pendanaan pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024, memberikan tambahan alokasi anggaran operasional kecamatan termasuk untuk penguatan koordinasi forum pimpinan kecamatan," tambahnya.
Basmin melanjutkan, prioritas pembangunan selanjutnya, peningkatan kualitas infrastruktur terutama dibidang pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum dalam upaya pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pelayanan dasar dan program kegiatan penurunan angka stunting, penanganan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan.
"Kami berharap kepada dewan yang terhormat untuk bersedia segera meluangkan waktu dan tenaganya melaksanakan pembahasan rancangan APBD tahun anggaran 2024 sehingga segera kita sepakati bersama dan semua kegiatan segera dapat terlaksana sesuai jadwal serta memberikan nilai manfaat bagi masyarakat Kabupaten Luwu," ujarnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Luwu, Muhammad Rudi, menyebutkan, secara garis besar rincian pendapatan dan belanja daerah dalam RAPBD 2024 sebagai berikut. Pendapatan daerah, pada tahun anggaran 2024, target pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1,51 triliun lebih, mengalami penurunan Rp90 miliar lebih atau dari target APBD tahun anggaran 2023 yang ditetapkan sebesar Rp1,60 triliun lebih.
"Beberapa jenis pendapatan daerah yang mengalami penurunan di tahun 2024 adalah lain-lain pendapatan daerah yang sah, pendapatan transfer antar daerah, dan pendapatan hibah," sebutnya.
Belanja daerah, secara keseluruhan pada tahun anggaran 2024 ditetapkan sebesar Rp1,53 triliun lebih, mengalami penurunan sebesar Rp130 miliar lebih dari target APBD tahun anggaran 2023 sebesar Rp1,66 triliun lebih.
Jenis belanja daerah yang mengalami penurunan ditahun 2024 adalah jenis belanja modal yang ditargetkan mengalami penurunan seiring dengan penyelesaian beberapa proyek strategis daerah di tahun 2023.
"Pembiayaan daerah, pada tahun anggaran 2024 direncanakan pembiayaan netto daerah sebesar sebesar Rp23 milyar, mengalami penurunan sebesar Rp37,2 miliar lebih dari target APBD tahun anggaran 2023 yang ditetapkan sebesar Rp60,2 miliar lebih," sebut Rudi.
"Sebagaimana diketahui pembiayaan daerah sebagian besar bersumber dari sisa lebih anggaran tahun sebelumnya yang diperkirakan akan turun dipengaruhi oleh kinerja serapan anggaran yang cukup baik di tahun 2023," kuncinya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Kolaborasi MDA dan UNCP Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Desa
MDA bersama Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) memperkuat upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana melalui kegiatan Sosialisasi dan Inisiasi DESTANA di Desa Boneposi, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Senin, 22 Jun 2026 14:02
Sulsel
Pj Sekda Jeneponto Dorong ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Aspa Muji, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jeneponto, Rabu (17/6/2026).
Rabu, 17 Jun 2026 12:30
Sulsel
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
Bupati Luwu Patahudding bersama Pokja Percepatan Investasi melakukan kunjungan kerja ke lokasi Awak Mas Project yang dikelola PT Masmindo Dwi Area (MDA) di Kecamatan Latimojong.
Jum'at, 12 Jun 2026 19:19
Sports
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Makassar agar tidak membiarkan euforia Piala Dunia 2026 mengganggu kinerja dan pelayanan publik.
Jum'at, 12 Jun 2026 09:24
Sulsel
Kolaborasi Pemkab Luwu & MDA Cetak Tenaga Kerja Terampil Lewat Akademi MATAPPA
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Program Jaga Masa Depan Desa.
Rabu, 10 Jun 2026 06:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
4
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
5
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
4
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
5
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi