Kemenkum Sulsel Ikuti Kegiatan Sosialisasi Penilaian Kompetensi dan Manajemen Talenta ASN

Selasa, 27 Jan 2026 20:46
Kemenkum Sulsel Ikuti Kegiatan Sosialisasi Penilaian Kompetensi dan Manajemen Talenta ASN
Comment
Share
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti kegiatan Sosialisasi Penilaian Kompetensi dan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum secara virtual dari Ruang Rapat Pimpinan Kanwil Kemenkum Sulsel.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan pegawai Kanwil Kemenkum Sulsel, termasuk Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri, yang mengikuti kegiatan secara virtual bersama jajaran sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran terkait mekanisme, kebijakan, serta tata laksana penilaian kompetensi dan manajemen talenta ASN sebagai bagian penting dalam penguatan sistem merit dan pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing.

Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, menekankan bahwa penilaian kompetensi dan manajemen talenta tidak boleh dipandang sekadar sebagai program administratif, melainkan harus menjadi bagian dari budaya kerja organisasi. Menurutnya, penilaian kompetensi merupakan instrumen objektif untuk mengukur kompetensi dan potensi pegawai, sekaligus menjadi fondasi utama dalam penerapan manajemen talenta ASN.

“Penilaian kompetensi menjadi alat ukur objektif untuk melihat kompetensi dan potensi pegawai, kesiapan ASN dalam mendukung peran dan tanggung jawab yang lebih besar, serta sebagai dasar pengembangan karier dan kepemimpinan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gusti Ayu Putu Suwardani menjelaskan bahwa manajemen talenta merupakan strategi organisasi untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan ketersediaan SDM unggul di setiap unit kerja. Peran pimpinan menjadi kunci dalam memanfaatkan hasil penilaian kompetensi secara objektif dan bertanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPSDM Hukum juga memaparkan capaian Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum, di antaranya realisasi penilaian kompetensi yang melampaui target serta capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang signifikan. Selain itu, BPSDM Hukum telah meraih akreditasi “A” dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan nilai sangat memuaskan, sebagai bukti komitmen dalam memberikan layanan penilaian kompetensi yang profesional dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.

“Penilaian kompetensi dan manajemen talenta merupakan instrumen strategis dalam mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh jajaran semakin memahami pentingnya pengelolaan talenta berbasis sistem merit sebagai dasar pengembangan karier dan peningkatan kinerja organisasi,” ujar Andi Basmal.

Ia juga menegaskan komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel untuk mendukung penuh kebijakan BPSDM Hukum dalam pelaksanaan penilaian kompetensi secara objektif, transparan, dan akuntabel, serta memanfaatkan hasilnya secara optimal dalam penempatan dan pengembangan pegawai.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menyampaikan bahwa partisipasi aktif jajaran dalam kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk mendukung tata kelola kepegawaian yang lebih baik.

“Pemahaman yang komprehensif terkait penilaian kompetensi dan manajemen talenta akan membantu unit kerja dalam mengelola SDM secara lebih terarah, objektif, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Hal ini juga menjadi dasar dalam peningkatan kinerja dan pelayanan publik,” ungkap Meydi Zulqadri.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sistem merit serta pengembangan SDM ASN yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan organisasi ke depan.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru