Pastikan Sampai ke Masyarakat, Bupati Gowa Tinjau Pendistribusian Bantuan Cadangan Beras
Selasa, 06 Feb 2024 19:41
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meninjau langsung pendistribusian Bantuan Cadangan Beras kepada masyarakat Kelurahan Katangka. Foto/Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meninjau langsung pendistribusian Bantuan Cadangan Beras kepada masyarakat Kelurahan Katangka, di Kantor Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Selasa (6/2).
Ia mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bantuan cadangan beras yang dilaunching pada Jum'at lalu ke-18 kecamatan se-Kabupaten Gowa tepat sasaran.
"Hari ini saya bersama pak Sekda turun langsung melihat pendistribusian bantuan. Ini tiada lain untuk memastikan apakah bantuan itu betul-betul sampai ke masyarakat atau tidak," katanya.
Orang nomor satu di Gowa itu menyebut, situasi saat ini menunjukkan adanya perubahan cuaca yang cukup ekstrim, sehingga salah satu akibatnya hasil panen masyarakat tidak maksimal.
"Bantuan ini akan ada sampai enam bulan kedepan sebagai bantuan pangan cadangan bagi masyarakat kita. Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan oleh pak presiden ini mendapatakn manfaat khususnya bagi saudara kita yang membutuhkan," harapnya.
Salah satu masyarakat Kelurahan Katangka, Sakinah Daeng Caya mengaku bantuan ini sangat bermanfaat bagi dirinya bersama keluarga, terlebih pekerjaan suaminya hanya seorang tukang bentor (becak motor( yang penghasilannya tidak menentu.
"Alhamdulillah pasti sangat bersyukur dan bermanfaat bagi keluarga kami. Terimakasih kepada pemerintah atas bantuan ini," katanya.
Hal yang sama diungkapkan Sariana Daeng Kanang. Dirinya yang sejak tahun lalu mendapatkan bantuan ini juga sangat terbantu.
"Terbantu sekali dan alhamdulillah sejak adanya bantuan ini tahun lalu saya dapat terus," tambahnya.
Untuk Kabupaten Gowa tahun 2024 ini jumlah penerima bantuan pangan sebanyak 61.145 dengan total beras 611.450 kg/bulan yang dibagikan untuk 18 kecamatan terdiri dari 167 desa/kelurahan.
Sementara khusus di Keluarahan Katangka sebanyak 823 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang mendapatkan bantuan ini, dimana setiap PBP akan mendapatkan 10 kg beras hingga enam bulan kedepan serta para penerima harus membawa fotocopy KK dan KTP untuk menvalidasi data penerima.
Ia mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bantuan cadangan beras yang dilaunching pada Jum'at lalu ke-18 kecamatan se-Kabupaten Gowa tepat sasaran.
"Hari ini saya bersama pak Sekda turun langsung melihat pendistribusian bantuan. Ini tiada lain untuk memastikan apakah bantuan itu betul-betul sampai ke masyarakat atau tidak," katanya.
Orang nomor satu di Gowa itu menyebut, situasi saat ini menunjukkan adanya perubahan cuaca yang cukup ekstrim, sehingga salah satu akibatnya hasil panen masyarakat tidak maksimal.
"Bantuan ini akan ada sampai enam bulan kedepan sebagai bantuan pangan cadangan bagi masyarakat kita. Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan oleh pak presiden ini mendapatakn manfaat khususnya bagi saudara kita yang membutuhkan," harapnya.
Salah satu masyarakat Kelurahan Katangka, Sakinah Daeng Caya mengaku bantuan ini sangat bermanfaat bagi dirinya bersama keluarga, terlebih pekerjaan suaminya hanya seorang tukang bentor (becak motor( yang penghasilannya tidak menentu.
"Alhamdulillah pasti sangat bersyukur dan bermanfaat bagi keluarga kami. Terimakasih kepada pemerintah atas bantuan ini," katanya.
Hal yang sama diungkapkan Sariana Daeng Kanang. Dirinya yang sejak tahun lalu mendapatkan bantuan ini juga sangat terbantu.
"Terbantu sekali dan alhamdulillah sejak adanya bantuan ini tahun lalu saya dapat terus," tambahnya.
Untuk Kabupaten Gowa tahun 2024 ini jumlah penerima bantuan pangan sebanyak 61.145 dengan total beras 611.450 kg/bulan yang dibagikan untuk 18 kecamatan terdiri dari 167 desa/kelurahan.
Sementara khusus di Keluarahan Katangka sebanyak 823 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang mendapatkan bantuan ini, dimana setiap PBP akan mendapatkan 10 kg beras hingga enam bulan kedepan serta para penerima harus membawa fotocopy KK dan KTP untuk menvalidasi data penerima.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Launching BLUD RSUD Syekh Yusuf, Pemkab Gowa Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang resmi melaunching penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (5/1).
Selasa, 06 Jan 2026 10:35
Sulsel
Mengabdi Sejak 1988, Penjaga Sekolah di Gowa Diangkat jadi PPPK
Setelah puluhan tahun mengabdi sebagai penjaga sekolah dengan penghasilan minim, Muhammad Bakri Beta, penjaga sekolah di SMPN 1 Bajeng Barat, akhirnya resmi menerima SK PPPK Paruh Waktu.
Senin, 05 Jan 2026 16:05
Sulsel
Lewat Musik Lokal, Bupati Gowa Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menghadiri launching single terbaru “Teai Jodota” karya Daeng Talli dan “Tepo’ Jarung” karya Wahyu Jangji di Perumahan Gowa Lestari, Sabtu (3/1) malam.
Minggu, 04 Jan 2026 09:09
Sulsel
Pemkab Gowa Serahkan Sertfikat Hibah Pembangunan Kantor Haji dan Umrah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan sertifikat hibah sekaligus meresmikan pembangunan Kantor Pusat Layanan Haji dan Umrah Kabupaten Gowa.
Sabtu, 03 Jan 2026 17:59
Sulsel
Prevalensi Stunting Gowa Terendah di Sulsel, Target Penurunan hingga 14 Persen
Kabupaten Gowa berhasil meraih Peringkat I Kategori Kabupaten dengan Progres Penurunan Stunting Terbaik serta Peringkat III Kategori Kabupaten dengan Pelaksanaan Inovasi Aksi Stop Stunting Terbaik dari Gubernur Provinsi Sulawesei Selatan.
Jum'at, 02 Jan 2026 17:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
2
Kejari Jeneponto Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
3
DPPPA Makassar Tangani 1.222 Kasus Perundungan hingga KDRT Selama 2025
4
Natsir Rurung Kritik Proyek PSEL di Tamalanrea, Sebut Boros Anggaran
5
Cetak Sejarah, Perumda Pasar Raya Makassar Setor PAD Rp1,3 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
2
Kejari Jeneponto Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
3
DPPPA Makassar Tangani 1.222 Kasus Perundungan hingga KDRT Selama 2025
4
Natsir Rurung Kritik Proyek PSEL di Tamalanrea, Sebut Boros Anggaran
5
Cetak Sejarah, Perumda Pasar Raya Makassar Setor PAD Rp1,3 Miliar