LPPM Unhas dan Vendor PT Vale Beri Bantuan Senilai Rp35 Juta untuk Korban Banjir Luwu
Minggu, 19 Mei 2024 09:22

Seremoni penyerahan bantuan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu. Foto: Isimewa
MAKASSAR - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (LPPM Unhas) bekerja sama Perusahaan Vendor Kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) batch 2 PT Vale Indonesia Tbk, memberikan bantuan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu.
Bantuan diberikan langsung di Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Latimojong di jalan Hos Cokroaminoto, Kabupaten Luwu, Jumat (18/5/2024) kemarin. Kantor KPH Latimojong merupakan lokasi pengungsian korban banjir dan longsor.
"Alhamdulillah kami telah menerima bantuan ini. Di sini kami memang telah membuka posko penyaluran bantuan untuk para korban, karena di sini ada banyak pengungsi," ujar Hasrul, Kepala KPH Latimojong.
Adapun bantuan tersebut berupa makanan pokok, air kemasan, obat-obatan, peralatan mandi, selimut, dan perlengkapan bayi seperti minyak telon dan popok.
"Ini merupakan kebutuhan yang sangat urgen untuk mereka. Selain makanan, yang paling dibutuhkan juga air bersih, karena akses PDAM terganggu. Dan juga obat-obatan, karena perubahan cuaca membuat banyak korban terkena flu," ujar Hasrul.
Pihak LPPM Unhas sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan KPH Latimojong terkait jenis kebutuhan para pengungsi.
"Dalam kondisi darurat ini, kami mengupayakan kebutuhan mereka bisa segera disalurkan dan digunakan," ujar Hilal, Perwakilan LPPM Unhas sekaligus Supervisor Proyek Rehabilitasi DAS PT Vale.
Alumni Fakultas Kehutanan Unhas ini menambahkan, pihaknya berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar Rp 35 juta. Dana tersebut dikumpul dari perusahaan vendor PT Vale dan diinisiasi oleh LPPM Unhas. Sebanyak empat vendor yang tergabung dalam kegiatan sosial ini.
Keempat vendor tersebut yaitu PT Wekasa Karya Sorowako, PT Minja Global Mandiri, PT Bumalindo Prima Abadi, dan PT Rezky Erlima Pratama. Sebelumnya, Kabupaten Luwuk diterjang banjir bandang dan tanah longsor pada hari Jumat 3 Mi 2024 lalu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu mencatat bencana ini mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, dan 2.896 orang warga terdampak harus dievakuasi.
Saat ini kondisi cuaca di Kabupaten Luwu sudah membaik, dengan intensitas hujan yang semakin berkurang. Sehingga diharapkan pemulihan pasca bencana bisa ditangani dengan baik.
Hasrul mengatakan, selanjutnya pemulihan akses jalanan yang rusak, khususnya di kecamatan Latimojong dan Suli Barat dapat dimaksimalkan agar memudahkan para pengungsi kembali ke rumah mereka.
Bantuan diberikan langsung di Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Latimojong di jalan Hos Cokroaminoto, Kabupaten Luwu, Jumat (18/5/2024) kemarin. Kantor KPH Latimojong merupakan lokasi pengungsian korban banjir dan longsor.
"Alhamdulillah kami telah menerima bantuan ini. Di sini kami memang telah membuka posko penyaluran bantuan untuk para korban, karena di sini ada banyak pengungsi," ujar Hasrul, Kepala KPH Latimojong.
Adapun bantuan tersebut berupa makanan pokok, air kemasan, obat-obatan, peralatan mandi, selimut, dan perlengkapan bayi seperti minyak telon dan popok.
"Ini merupakan kebutuhan yang sangat urgen untuk mereka. Selain makanan, yang paling dibutuhkan juga air bersih, karena akses PDAM terganggu. Dan juga obat-obatan, karena perubahan cuaca membuat banyak korban terkena flu," ujar Hasrul.
Pihak LPPM Unhas sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan KPH Latimojong terkait jenis kebutuhan para pengungsi.
"Dalam kondisi darurat ini, kami mengupayakan kebutuhan mereka bisa segera disalurkan dan digunakan," ujar Hilal, Perwakilan LPPM Unhas sekaligus Supervisor Proyek Rehabilitasi DAS PT Vale.
Alumni Fakultas Kehutanan Unhas ini menambahkan, pihaknya berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar Rp 35 juta. Dana tersebut dikumpul dari perusahaan vendor PT Vale dan diinisiasi oleh LPPM Unhas. Sebanyak empat vendor yang tergabung dalam kegiatan sosial ini.
Keempat vendor tersebut yaitu PT Wekasa Karya Sorowako, PT Minja Global Mandiri, PT Bumalindo Prima Abadi, dan PT Rezky Erlima Pratama. Sebelumnya, Kabupaten Luwuk diterjang banjir bandang dan tanah longsor pada hari Jumat 3 Mi 2024 lalu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu mencatat bencana ini mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, dan 2.896 orang warga terdampak harus dievakuasi.
Saat ini kondisi cuaca di Kabupaten Luwu sudah membaik, dengan intensitas hujan yang semakin berkurang. Sehingga diharapkan pemulihan pasca bencana bisa ditangani dengan baik.
Hasrul mengatakan, selanjutnya pemulihan akses jalanan yang rusak, khususnya di kecamatan Latimojong dan Suli Barat dapat dimaksimalkan agar memudahkan para pengungsi kembali ke rumah mereka.
(MAN)
Berita Terkait

News
PT Vale Dukung Masa Depan Berkelanjutan dengan Agroforestry di Sultra
Komitmen PT Vale terhadap keberlanjutan semakin nyata melalui penanaman pohon serentak yang digelar bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara.
Senin, 24 Mar 2025 14:02

News
Buka Puasa Bersama Media di Makassar, PT Vale Tegaskan Komitmen Pertambangan Berkelanjutan
Direktur & Chief Operation and Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar, menegaskan bahwa PT Vale tidak hanya membangun proyek tambang, tetapi juga fondasi masa depan Indonesia.
Jum'at, 21 Mar 2025 23:21

News
Dukung Tenaga Kerja Lokal, PT Vale & Alkhairaat Bangun Welding Academy
Alkhairaat Welding Academy, pusat pelatihan pengelasan bersertifikasi, resmi dibangun melalui peletakan batu pertama yang digelar PT Vale bersama Alkhairaat.
Jum'at, 21 Mar 2025 10:12

News
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Mitigasi Bencana di Luwu
Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Diseminasi Riset Kebencanaan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (15/03/2025) di Aula Andi Kambo.
Selasa, 18 Mar 2025 19:51

Sulsel
Andi Nirawati Terima Banyak Keluhan Banjir dan Sampah saat Reses di Dapilnya
Anggota DPRD Sulsel, Andi Nirawati menggelar reses Masa Sidang II TA 2024/2025 di daerah pemilihannya (Dapil) yakni Maros, Pangkep, Barru dan Parepare.
Sabtu, 15 Mar 2025 21:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat