Kampung Rewako Antar Gowa Masuk 16 Besar Penilaian PPD 2023
Senin, 13 Mar 2023 16:55
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat melakukan presentasi secara virtual soal penilaian penghargaan PPD 2023. Foto/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjadi satu-satunya perwakilan kabupaten di Sulawesi Selatan yang berhasil masuk 16 kabupaten di seluruh Indonesia dan lolos ke tahap kedua untuk dinilai menjadi penerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023.
Atas capaian itu, Pemkab Gowa kembali melakukan presentasi dan wawancara terkait peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sesuai tema Rencana Kinerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023 melalui Inovasi Kampung Rewako.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengungkapkan presentasi ini merupakan tahap kedua setelah dirinya melakukan presentasi beberapa waktu lalu untuk menentukan daerah yang mewakili provinsi.
"Alhamdulillah setelah penentuan tingkat provinsi kemarin, Gowa berhasil lolos dan masuk 16 besar kabupaten di seluruh Indonesia setelah melalui beberapa tahapan," ungkapnya usai melakukan presentasi secara virtual di Maccora Ballroom Hotel The Rinra Makassar, Senin (13/3/2023).
Adnan menyebutkan, presentasi ini sebagai salah satu tahapan untuk menentukan tiga kabupaten terbaik di Indonesia, dimana setelah tahapan tersebut tim penilai akan melakukan peninjauan lapangan di Kampung Rewako, Desa Jenetallassa, Kecamatan Palangga sebagai inovasi yang diangkat oleh Pemkab Gowa. Peninjauan ini rencananya akan dilakukan pada akhir Maret 2023 mendatang.
"Setelah ini akan ada verifikasi lapangan untuk melihat inovasi daerah. Hasilnya akan ditetapkan pada musrenbang nasional pada Mei unuk menetapkan tiga kabupaten, tiga kota dan tiga provinsi terbaik di seluruh Indonesia," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Adnan menyampaikan Inovasi Kampung Rewako Desa Jenetallasa ini dikerjasamakan dengan Pemdes melalui Bumdesa dan masyarakat, dimana seluruh pekerja merekrut warga sekitar untuk diberdayakan sehingga ada penghasilan.
"Dengan hadirnya Kampung Rewako ini pengangguran kita berkurang karena merekrut tenaga kerja dari masyaralat sekitar desa dan meningkatkan jumlah rumah tangga yang menjajakan dagangannyadi jalur yang dilalui pengunjung menuju lokasi Kampung Rewako," katanya.
Adnan mengaku kehadiran Kampung Rewako di Kabupaten menghadirkan output, outcome dan impact bagi Kabupaten Gowa. Pasalnya inovasi mampu menunjang pertumbuhan ekonomi Gowa yang tumbuh positif 7,26 persen dan tingkat pengangguran terbuka turun ke 3,26 persen di 2022 yang sebelumnya di angka 4,30 persen pada 2021 lalu.
"Kampung Rewako ini menjadi destinasi wisata bagi masyarakat Gowa bahkan Sulawesi Selatan karena didalamnya terdapat beberapa unit usaha yang mampu mendapatkan hingga ratusan juta setiap bulannya, dan telah direplikasi di 26 desa/kelurahan se-Kabupaten Gowa," jelas Adnan.
Sementara salah satu Tim Penilai Independen, Syahrial mengaku presentasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa sudah jelas dan komprehensif, hanya saja ada beberapa yang ditanyakan untuk mengetahui terkait capaian dan inovasi yang diangkat.
"Selamat kepada Kabupaten Gowa karena berhasil sampai ke tahap ini. Dari pemaparan tadi sangat jelas dan lengkap, sehingga akan kita lanjutkan ke tanya jawab untuk mengetahui lebih dalam lagi," ujarnya.
Beberapa substansi penilaian PPD 2023 ini yakni aspek pencapaian pembangunan, kualitas dokumen RKPD, proses penyusunan dokumen RKPD, dan inovasi dengan indikator sebanyak 22 dengan tema "peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi dan inklusif dan berkelanjutan".
Pada presentasi ini Bupati Gowa turut didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Sujjadan dan jajaran.
Atas capaian itu, Pemkab Gowa kembali melakukan presentasi dan wawancara terkait peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sesuai tema Rencana Kinerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023 melalui Inovasi Kampung Rewako.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengungkapkan presentasi ini merupakan tahap kedua setelah dirinya melakukan presentasi beberapa waktu lalu untuk menentukan daerah yang mewakili provinsi.
"Alhamdulillah setelah penentuan tingkat provinsi kemarin, Gowa berhasil lolos dan masuk 16 besar kabupaten di seluruh Indonesia setelah melalui beberapa tahapan," ungkapnya usai melakukan presentasi secara virtual di Maccora Ballroom Hotel The Rinra Makassar, Senin (13/3/2023).
Adnan menyebutkan, presentasi ini sebagai salah satu tahapan untuk menentukan tiga kabupaten terbaik di Indonesia, dimana setelah tahapan tersebut tim penilai akan melakukan peninjauan lapangan di Kampung Rewako, Desa Jenetallassa, Kecamatan Palangga sebagai inovasi yang diangkat oleh Pemkab Gowa. Peninjauan ini rencananya akan dilakukan pada akhir Maret 2023 mendatang.
"Setelah ini akan ada verifikasi lapangan untuk melihat inovasi daerah. Hasilnya akan ditetapkan pada musrenbang nasional pada Mei unuk menetapkan tiga kabupaten, tiga kota dan tiga provinsi terbaik di seluruh Indonesia," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Adnan menyampaikan Inovasi Kampung Rewako Desa Jenetallasa ini dikerjasamakan dengan Pemdes melalui Bumdesa dan masyarakat, dimana seluruh pekerja merekrut warga sekitar untuk diberdayakan sehingga ada penghasilan.
"Dengan hadirnya Kampung Rewako ini pengangguran kita berkurang karena merekrut tenaga kerja dari masyaralat sekitar desa dan meningkatkan jumlah rumah tangga yang menjajakan dagangannyadi jalur yang dilalui pengunjung menuju lokasi Kampung Rewako," katanya.
Adnan mengaku kehadiran Kampung Rewako di Kabupaten menghadirkan output, outcome dan impact bagi Kabupaten Gowa. Pasalnya inovasi mampu menunjang pertumbuhan ekonomi Gowa yang tumbuh positif 7,26 persen dan tingkat pengangguran terbuka turun ke 3,26 persen di 2022 yang sebelumnya di angka 4,30 persen pada 2021 lalu.
"Kampung Rewako ini menjadi destinasi wisata bagi masyarakat Gowa bahkan Sulawesi Selatan karena didalamnya terdapat beberapa unit usaha yang mampu mendapatkan hingga ratusan juta setiap bulannya, dan telah direplikasi di 26 desa/kelurahan se-Kabupaten Gowa," jelas Adnan.
Sementara salah satu Tim Penilai Independen, Syahrial mengaku presentasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa sudah jelas dan komprehensif, hanya saja ada beberapa yang ditanyakan untuk mengetahui terkait capaian dan inovasi yang diangkat.
"Selamat kepada Kabupaten Gowa karena berhasil sampai ke tahap ini. Dari pemaparan tadi sangat jelas dan lengkap, sehingga akan kita lanjutkan ke tanya jawab untuk mengetahui lebih dalam lagi," ujarnya.
Beberapa substansi penilaian PPD 2023 ini yakni aspek pencapaian pembangunan, kualitas dokumen RKPD, proses penyusunan dokumen RKPD, dan inovasi dengan indikator sebanyak 22 dengan tema "peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi dan inklusif dan berkelanjutan".
Pada presentasi ini Bupati Gowa turut didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Sujjadan dan jajaran.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat penyelesaian sertifikasi aset tanah milik daerah melalui kolaborasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selasa, 12 Mei 2026 16:50
Sulsel
DWP Gowa Ajak Orang Tua Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD Gowa menggelar kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5).
Selasa, 12 Mei 2026 10:10
Sulsel
Pemkab Gowa Siap Tindaklanjuti Catatan DPRD atas LKPJ Bupati 2025
Pemerintah Kabupaten Gowa akan menjadikan rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gowa Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah.
Selasa, 12 Mei 2026 10:04
Sulsel
Hari Buruh 2026, Pemkab Gowa Perkuat Perlindungan dan Peran Pekerja
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan peran pekerja dan buruh sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Minggu, 10 Mei 2026 16:43
News
Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Irigasi dan Tata Tanam Hadapi Ancaman El Nino
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong kolaborasi antar daerah dalam menghadapi perubahan iklim, khususnya ancaman El Nino yang berdampak pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Jum'at, 08 Mei 2026 11:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa