Menjaga Pangan Lokal, Merawat Tradisi Selayar

Maman Sukirman
Kamis, 03 Sep 2026 20:56
Tradisi menggiling pangan lokal secara manual kembali dihidupkan dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026.
1/7
Tradisi menggiling pangan lokal secara manual kembali dihidupkan dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026.
Penampilan tarian bernuansa agraris dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya, Desa Bungaiya, Kabupaten Kepulauan Selayar.
2/7
Penampilan tarian bernuansa agraris dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya, Desa Bungaiya, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kue bannang-bannang merupakan salah satu kue tradisional khas Sulawesi Selatan yang masih dikenal dan dibuat oleh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar.
3/7
Kue bannang-bannang merupakan salah satu kue tradisional khas Sulawesi Selatan yang masih dikenal dan dibuat oleh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Warga mengikat jagung hasil panen menggunakan bahan alami secara tradisional dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
4/7
Warga mengikat jagung hasil panen menggunakan bahan alami secara tradisional dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
Warga merangkai jagung hasil panen menjadi ikatan menggunakan bahan alami dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026.
5/7
Warga merangkai jagung hasil panen menjadi ikatan menggunakan bahan alami dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026.
Warga menumbuk bahan pangan menggunakan lesung dan alu secara tradisional dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
6/7
Warga menumbuk bahan pangan menggunakan lesung dan alu secara tradisional dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
Beragam olahan pangan lokal disajikan dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
7/7
Beragam olahan pangan lokal disajikan dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
Tradisi menggiling pangan lokal secara manual kembali dihidupkan dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026.
Penampilan tarian bernuansa agraris dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya, Desa Bungaiya, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kue bannang-bannang merupakan salah satu kue tradisional khas Sulawesi Selatan yang masih dikenal dan dibuat oleh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Warga mengikat jagung hasil panen menggunakan bahan alami secara tradisional dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
Warga merangkai jagung hasil panen menjadi ikatan menggunakan bahan alami dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026.
Warga menumbuk bahan pangan menggunakan lesung dan alu secara tradisional dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
Beragam olahan pangan lokal disajikan dalam Festival Selayar Tempo Doeloe 2026 di Dusun Tajuiya.
Comments
Selayar - Suasana tempo doeloe kembali hidup di Dusun Tajuiya, Desa Bungaiya, Kabupaten Kepulauan Selayar, melalui Festival Selayar Tempo Doeloe 2026. Warga memperagakan berbagai tradisi pengolahan pangan, mulai dari menumbuk menggunakan lesung, mengikat jagung dengan bahan alami, hingga membuat makanan tradisional.

Festival yang digelar 22–23 Agustus 2026 oleh Komunitas Sileya Peduli bersama warga tersebut mengusung tema “Merawat Pangan Lokal, Menjaga Masa Depan.” Beragam pangan lokal dan olahan tradisional turut disajikan sebagai upaya mengenalkan kembali kekayaan kuliner dan tradisi agraris Selayar.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk mengenal kembali kearifan lokal yang mulai tergerus zaman. Melalui pangan, tradisi, dan keterlibatan lintas generasi, Festival Selayar Tempo Doeloe mengajak masyarakat menjaga warisan budaya sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya pangan lokal bagi masa depan.
(MAS)
Foto Terkait
Foto Terbaru