Ragam Solusi AI Telkom Bantu Sektor Industri Tingkatkan Efisiensi & Produktivitas
Kamis, 27 Feb 2025 15:37
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mempercepat transformasi digital di Indonesia sejalan dengan misi pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Foto/Istimewa
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mempercepat transformasi digital di Indonesia sejalan dengan misi pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan memanfaatkan teknologi terkini, termasuk kecerdasan buatan (AI), Telkom menghadirkan berbagai solusi digital inovatif untuk mendukung kemajuan ekosistem digital nasional.
Menurut riset dari Statista, Precedence Research, dan Gartner, pasar AI global diperkirakan tumbuh dengan CAGR 20-24% hingga 2032. Di Indonesia, nilai pasar AI diperkirakan mencapai USD 4,03 miliar pada 2030.
Pemerintah Indonesia merespons hal ini dengan meluncurkan Strategi Nasional AI 2020-2045 untuk membangun ekosistem AI berkelanjutan. Telkom pun terus memperkuat ekosistem digital melalui solusi AI yang mencakup analitik data, kecerdasan buatan, dan otomatisasi bisnis.
“Kami terus mengembangkan inovasi digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui pengembangan AI. Kami percaya bahwa AI bukan sekadar teknologi, tetapi menjadi enabler utama dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih baik,” ujar Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid.
Berbagai solusi digital berbasis AI dari Telkom telah digunakan oleh sektor industri di Indonesia, termasuk pemerintahan. Pemanfaatan AI tak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.
“Teknologi AI akan mengubah cara hidup manusia secara signifikan. Teknologi ini telah terbukti meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek bisnis. Dengan implementasi AI yang luas, manusia memasuki era di mana teknologi menjadi pendukung dalam pengambilan keputusan dan operasional sehari-hari,” tambah Fajrin.
Salah satu inovasi AI unggulan Telkom adalah BigBox AI, yang berada di bawah payung Leap Telkom Digital. BigBox AI telah membantu instansi pemerintah dan perusahaan mengotomatisasi tugas rutin, memungkinkan tenaga kerja untuk fokus pada aspek strategis, kreatif, dan pengambilan keputusan.
CEO BigBox AI, Agus Laksono, mengatakan BigBox AI hadir untuk membantu pelaku bisnis hingga instansi pemerintah memanfaatkan kecerdasan buatan guna meningkatkan efisiensi operasional dan menghadirkan layanan yang lebih cerdas.
BigBox AI dilengkapi dengan berbagai kapabilitas unggulan, seperti AI Analytics untuk membantu bisnis memahami pola data, Smart Automation untuk mengurangi pekerjaan manual, AI Chatbot yang menghadirkan layanan pelanggan lebih efisien, serta Fraud Detection untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan dalam keamanan data dan transaksi.
Selain itu, BigBox AI juga mengembangkan teknologi Large Language Models (LLM) dan Natural Language Processing (NLP), yang sudah dimanfaatkan oleh berbagai instansi pemerintah untuk analisis teks dan percakapan. Teknologi ini mempercepat komunikasi dan pengambilan keputusan, sekaligus meningkatkan kredibilitas layanan di berbagai industri.
“Telkom berkomitmen mempercepat digitalisasi Indonesia dengan menyediakan solusi teknologi bagi industri dan pemerintahan, sekaligus membangun talenta AI dalam negeri yang kompetitif secara global,” tutup EVP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa.
Menurut riset dari Statista, Precedence Research, dan Gartner, pasar AI global diperkirakan tumbuh dengan CAGR 20-24% hingga 2032. Di Indonesia, nilai pasar AI diperkirakan mencapai USD 4,03 miliar pada 2030.
Pemerintah Indonesia merespons hal ini dengan meluncurkan Strategi Nasional AI 2020-2045 untuk membangun ekosistem AI berkelanjutan. Telkom pun terus memperkuat ekosistem digital melalui solusi AI yang mencakup analitik data, kecerdasan buatan, dan otomatisasi bisnis.
“Kami terus mengembangkan inovasi digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui pengembangan AI. Kami percaya bahwa AI bukan sekadar teknologi, tetapi menjadi enabler utama dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih baik,” ujar Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid.
Berbagai solusi digital berbasis AI dari Telkom telah digunakan oleh sektor industri di Indonesia, termasuk pemerintahan. Pemanfaatan AI tak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.
“Teknologi AI akan mengubah cara hidup manusia secara signifikan. Teknologi ini telah terbukti meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek bisnis. Dengan implementasi AI yang luas, manusia memasuki era di mana teknologi menjadi pendukung dalam pengambilan keputusan dan operasional sehari-hari,” tambah Fajrin.
Salah satu inovasi AI unggulan Telkom adalah BigBox AI, yang berada di bawah payung Leap Telkom Digital. BigBox AI telah membantu instansi pemerintah dan perusahaan mengotomatisasi tugas rutin, memungkinkan tenaga kerja untuk fokus pada aspek strategis, kreatif, dan pengambilan keputusan.
CEO BigBox AI, Agus Laksono, mengatakan BigBox AI hadir untuk membantu pelaku bisnis hingga instansi pemerintah memanfaatkan kecerdasan buatan guna meningkatkan efisiensi operasional dan menghadirkan layanan yang lebih cerdas.
BigBox AI dilengkapi dengan berbagai kapabilitas unggulan, seperti AI Analytics untuk membantu bisnis memahami pola data, Smart Automation untuk mengurangi pekerjaan manual, AI Chatbot yang menghadirkan layanan pelanggan lebih efisien, serta Fraud Detection untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan dalam keamanan data dan transaksi.
Selain itu, BigBox AI juga mengembangkan teknologi Large Language Models (LLM) dan Natural Language Processing (NLP), yang sudah dimanfaatkan oleh berbagai instansi pemerintah untuk analisis teks dan percakapan. Teknologi ini mempercepat komunikasi dan pengambilan keputusan, sekaligus meningkatkan kredibilitas layanan di berbagai industri.
“Telkom berkomitmen mempercepat digitalisasi Indonesia dengan menyediakan solusi teknologi bagi industri dan pemerintahan, sekaligus membangun talenta AI dalam negeri yang kompetitif secara global,” tutup EVP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa.
(TRI)
Berita Terkait
News
TelkomGroup Tuntaskan Pemulihan Jaringan di Sumatra
Telkom bersama seluruh operating company TelkomGroup berhasil menuntaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana.
Sabtu, 10 Jan 2026 18:02
News
TelkomGroup Terjunkan 118 Relawan untuk Pemulihan Bencana Aceh
Melalui program BUMN Peduli yang bersinergi dengan Danantara, TelkomGroup menerjunkan 118 relawan ke wilayah Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang
Senin, 22 Des 2025 18:21
Ekbis
AIvolusi5G Hadir di Makassar, Indosat Perkuat Ekosistem Digital KTI
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat penerapan teknologi AIvolusi5G di Kota Makassar guna menghadirkan pengalaman digital yang lebih cepat, stabil, dan aman.
Minggu, 21 Des 2025 19:38
News
TelkomGroup Pastikan Konektivitas Aman Selama Nataru 2025/2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company memastikan kesiapan infrastruktur digital menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Sabtu, 20 Des 2025 20:09
Ekbis
Information Display hingga HVAC, LG Dorong Operational Excellence Pelaku Industri
PT LG Electronics Indonesia (LG) berkomitmen menghadirkan solusi cerdas dan efisien melalui teknologi canggih yang teruji, kapabilitas produksi dalam negeri dan layanan berstandar global.
Kamis, 18 Des 2025 11:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
2
Slow Communication di Tengah Histeria Media Sosial
3
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026
4
Menuju Setahun Kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap sebagai Barometer Baru Ekonomi Sulsel
5
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
2
Slow Communication di Tengah Histeria Media Sosial
3
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026
4
Menuju Setahun Kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap sebagai Barometer Baru Ekonomi Sulsel
5
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas