Strategi TPID & TP2DD Sulsel Kendalikan Inflasi Jelang Iduladha - Percepat Digitalisasi
Kamis, 29 Mei 2025 09:06
Pemprov Sulsel menggelar High-Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) pada 28 Mei 2025. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menggelar High-Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) pada 28 Mei 2025 di aula Kantor Gubernur Sulsel.
Rapat ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulsel dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, Forkopimda Sulsel, para bupati/wali kota, kepala OPD terkait, serta pimpinan lembaga vertikal seperti OJK, Bulog, dan BPS.
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, dalam siaran pers yang diterima SINDO Makassar menyampaikan tujuan pelaksanaan HLM. Pertemuan ini membahas inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 2025, serta strategi akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rangkaian rapat dimulai dengan penyampaian laporan Ketua Harian TPID dan TP2DD Provinsi Sulsel oleh Asisten II Provinsi Sulsel. Lalu, ada pemaparan kondisi inflasi terkini, rekomendasi stabilisasi harga pangan, serta perkembangan dan tantangan implementasi ETPD oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel.
Terdapat pula arahan strategis dari Wakil Gubernur Sulsel terkait antisipasi inflasi jelang HBKN dan akselerasi ETPD. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan dokumen Roadmap Pengendalian Inflasi oleh Wakil Gubernur Sulsel. Kegiatan pun ditutup dengan sesi diskusi antar peserta.
Strategi Pengendalian Inflasi HBKN Idul Adha 2025
Untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga menjelang Idul Adha, TPID se-Sulawesi Selatan menetapkan lima strategi utama:
• Melaksanakan GPM serentak yang fokus pada komoditas penyumbang inflasi seperti cabai, bawang merah, ikan, dan minyak goreng di wilayah pemukiman.
• Memperluas komoditas dalam program mandiri benih, termasuk hortikultura dan bantuan bibit ikan, dengan pengumpulan data CPCL dari kabupaten/kota.
• Mengoptimalkan pemutakhiran data neraca pangan secara konsisten oleh Dinas Ketahanan Pangan kabupaten/kota sebagai dasar pengambilan kebijakan.
• Mengkaji pembentukan BUMD Pangan sebagai off-taker dari petani unggulan di tiap daerah.
• Memperkuat cadangan pangan pemerintah daerah, memantau distribusi pangan keluar daerah, dan mengawasi potensi penimbunan.
Strategi Akselerasi Digitalisasi Transaksi TP2DD Sulsel juga merumuskan enam strategi dalam mempercepat implementasi digitalisasi transaksi:
• Mengintensifkan HLM TP2DD di tingkat kabupaten/kota sebagai indikator evaluasi kinerja.
• Menyusun Roadmap ETPD 2026–2030 sebagai kelanjutan dari Roadmap sebelumnya.
• Menyiapkan perangkat dan aturan pendukung pelaksanaan ETPD, serta mendorong penggunaan mobile banking BPD Sulselbar dan QRIS di lingkungan Pemda.
• Mempercepat penerbitan dan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di setiap OPD.
• Mengimplementasikan model bisnis digitalisasi sesuai kebutuhan lokal (seperti di sektor parkir, sampah, air, pasar, pariwisata, dan rumah ibadah).
• Mendorong peningkatan transaksi elektronik hingga ke tingkat desa, bekerja sama dengan Bank Sulselbar.
Rapat ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulsel dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, Forkopimda Sulsel, para bupati/wali kota, kepala OPD terkait, serta pimpinan lembaga vertikal seperti OJK, Bulog, dan BPS.
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, dalam siaran pers yang diterima SINDO Makassar menyampaikan tujuan pelaksanaan HLM. Pertemuan ini membahas inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 2025, serta strategi akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rangkaian rapat dimulai dengan penyampaian laporan Ketua Harian TPID dan TP2DD Provinsi Sulsel oleh Asisten II Provinsi Sulsel. Lalu, ada pemaparan kondisi inflasi terkini, rekomendasi stabilisasi harga pangan, serta perkembangan dan tantangan implementasi ETPD oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel.
Terdapat pula arahan strategis dari Wakil Gubernur Sulsel terkait antisipasi inflasi jelang HBKN dan akselerasi ETPD. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan dokumen Roadmap Pengendalian Inflasi oleh Wakil Gubernur Sulsel. Kegiatan pun ditutup dengan sesi diskusi antar peserta.
Strategi Pengendalian Inflasi HBKN Idul Adha 2025
Untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga menjelang Idul Adha, TPID se-Sulawesi Selatan menetapkan lima strategi utama:
• Melaksanakan GPM serentak yang fokus pada komoditas penyumbang inflasi seperti cabai, bawang merah, ikan, dan minyak goreng di wilayah pemukiman.
• Memperluas komoditas dalam program mandiri benih, termasuk hortikultura dan bantuan bibit ikan, dengan pengumpulan data CPCL dari kabupaten/kota.
• Mengoptimalkan pemutakhiran data neraca pangan secara konsisten oleh Dinas Ketahanan Pangan kabupaten/kota sebagai dasar pengambilan kebijakan.
• Mengkaji pembentukan BUMD Pangan sebagai off-taker dari petani unggulan di tiap daerah.
• Memperkuat cadangan pangan pemerintah daerah, memantau distribusi pangan keluar daerah, dan mengawasi potensi penimbunan.
Strategi Akselerasi Digitalisasi Transaksi TP2DD Sulsel juga merumuskan enam strategi dalam mempercepat implementasi digitalisasi transaksi:
• Mengintensifkan HLM TP2DD di tingkat kabupaten/kota sebagai indikator evaluasi kinerja.
• Menyusun Roadmap ETPD 2026–2030 sebagai kelanjutan dari Roadmap sebelumnya.
• Menyiapkan perangkat dan aturan pendukung pelaksanaan ETPD, serta mendorong penggunaan mobile banking BPD Sulselbar dan QRIS di lingkungan Pemda.
• Mempercepat penerbitan dan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di setiap OPD.
• Mengimplementasikan model bisnis digitalisasi sesuai kebutuhan lokal (seperti di sektor parkir, sampah, air, pasar, pariwisata, dan rumah ibadah).
• Mendorong peningkatan transaksi elektronik hingga ke tingkat desa, bekerja sama dengan Bank Sulselbar.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Lewat AI hingga Platform UMKM
TelkomGroup memperkuat upaya membangun kemandirian teknologi digital Indonesia melalui pengembangan empat kapabilitas strategis.
Selasa, 27 Okt 2026 15:32
Ekbis
BI Sulsel Bawa 22 UMKM REWAKO Tembus Pasar Global lewat TEI 2026
BI Sulsel menghadirkan 22 UMKM REWAKO binaannya dengan beragam produk unggulan daerah pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
Jum'at, 16 Okt 2026 20:13
Ekbis
XLSMART Perluas Jaringan 5G, Dukung Lonjakan Aktivitas Digital
Kebutuhan konektivitas digital masyarakat Yogyakarta dan Solo terus meningkat, seiring aktivitas pendidikan, pariwisata, perdagangan, hingga pemasaran produk secara daring.
Jum'at, 16 Okt 2026 17:13
News
BKPSDM Maros Dorong Digitalisasi Tata Kelola Pemerintahan
Pemkab Maros memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui bimtek penguatan pemerintahan digital, khususnya dalam perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi, efektif, dan efisien.
Jum'at, 16 Okt 2026 14:36
Ekbis
11 UMKM Sulsel Perluas Pasar Produk Halal & Modest Fashion di ISEF 2026
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) ambil bagian dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta.
Kamis, 15 Okt 2026 22:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
2
Mencari Nasionalisme Pemuda
3
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
4
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
5
Lampaui Target, Donor Darah HUT ke-58 Semen Tonasa Hasilkan 655 Kantong
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
2
Mencari Nasionalisme Pemuda
3
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
4
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
5
Lampaui Target, Donor Darah HUT ke-58 Semen Tonasa Hasilkan 655 Kantong