Hari Pertama Sekolah: Genggaman Ayah Momen yang Tak Terlupakan
Senin, 14 Jul 2025 14:22
Bupati Muhammad Yusran Lalogau mengantar putranya ke SDIT Al Hikmah pagi tadi. Foto: SINDO Makassar/Munjiyah Dirga Gazali
PANGKEP - Pagi itu, Senin (15/07/2025), suasana di berbagai sekolah dasar di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terasa berbeda. Ada pemandangan yang menyentuh hati: tangan kecil menggenggam erat jemari ayah, melangkah bersama menuju ruang kelas. Sebuah awal tahun ajaran yang penuh makna, diwarnai cinta dan kehangatan keluarga.
Tak terkecuali Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusran Lalogau (MYL). Di tengah kesibukannya sebagai pemimpin daerah, ia menyempatkan diri mengantar anaknya ke SDIT Al Hikmah, menunjukkan bahwa kehadiran ayah adalah anugerah berharga yang tak tergantikan. Dengan langkah penuh semangat, MYL memeluk perannya sebagai ayah sepenuh hati—bukan hanya sebagai bupati.
“Sebagai seorang ayah, saya ingin anak saya tahu bahwa saya ada untuknya, terutama di momen penting seperti hari pertama sekolah,” ujar MYL, dengan nada hangat dan penuh kasih.
“Saya ingin menjadi contoh, bahwa mendampingi anak bukan hanya tugas ibu. Ayah juga punya peran besar," ia melanjutkan.
Kehadiran MYL disambut ramah oleh guru dan wali murid lainnya. Lebih dari sekadar seremoni, momen ini menjadi simbol kuat bahwa pendidikan anak bukan semata tugas sekolah, tapi juga tanggung jawab bersama antara keluarga, pendidik, dan pemerintah.
Gerakan nasional “Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah” yang digaungkan kembali oleh MYL, mendapat respons luar biasa. Para ayah dari berbagai latar belakang terlihat memenuhi halaman sekolah tersenyum, berpelukan, bahkan menahan haru saat melepas anak mereka memasuki ruang kelas.
Salah satu ayah, Akram, tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
“Biasanya ibu yang sibuk urus sekolah. Tapi hari ini, suasananya beda. Banyak bapak-bapak hadir. Ini membuat anak lebih percaya diri. Saya merasa lebih dekat dengan anak saya,” ujarnya.
Tak terkecuali Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusran Lalogau (MYL). Di tengah kesibukannya sebagai pemimpin daerah, ia menyempatkan diri mengantar anaknya ke SDIT Al Hikmah, menunjukkan bahwa kehadiran ayah adalah anugerah berharga yang tak tergantikan. Dengan langkah penuh semangat, MYL memeluk perannya sebagai ayah sepenuh hati—bukan hanya sebagai bupati.
“Sebagai seorang ayah, saya ingin anak saya tahu bahwa saya ada untuknya, terutama di momen penting seperti hari pertama sekolah,” ujar MYL, dengan nada hangat dan penuh kasih.
“Saya ingin menjadi contoh, bahwa mendampingi anak bukan hanya tugas ibu. Ayah juga punya peran besar," ia melanjutkan.
Kehadiran MYL disambut ramah oleh guru dan wali murid lainnya. Lebih dari sekadar seremoni, momen ini menjadi simbol kuat bahwa pendidikan anak bukan semata tugas sekolah, tapi juga tanggung jawab bersama antara keluarga, pendidik, dan pemerintah.
Gerakan nasional “Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah” yang digaungkan kembali oleh MYL, mendapat respons luar biasa. Para ayah dari berbagai latar belakang terlihat memenuhi halaman sekolah tersenyum, berpelukan, bahkan menahan haru saat melepas anak mereka memasuki ruang kelas.
Salah satu ayah, Akram, tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
“Biasanya ibu yang sibuk urus sekolah. Tapi hari ini, suasananya beda. Banyak bapak-bapak hadir. Ini membuat anak lebih percaya diri. Saya merasa lebih dekat dengan anak saya,” ujarnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tak Lolos Negeri
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan mereka tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah melalui program kemitraan dengan 67 sekolah swasta.
Jum'at, 26 Jun 2026 22:33
News
Pertamina IT Makassar Edukasi Siswa Kelola Sampah dan Daur Ulang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui IT Makassar menggandeng komunitas lingkungan Biourban dan Berdaur.id menggelar edukasi pengelolaan limbah organik dan anorganik di sejumlah sekolah.
Selasa, 26 Mei 2026 21:24
News
Belajar Membaca Tanda Alam Sejak Dini, Edukasi Perubahan Iklim di SD Inpres Perumnas Antang I
Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 115 Universitas Hasanuddin mengajak siswa memahami perubahan iklim secara sederhana, kontekstual, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari di lingkungan tempat tinggal mereka.
Sabtu, 14 Feb 2026 14:56
News
Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim
Anak-Anak Indonesia semakin hidup di ruang digital, namun di saat yang sama menghadapi tekanan serius terhadap kesehatan mental dan perlindungan mereka.
Rabu, 14 Jan 2026 20:05
Lifestyle
Generasi Happy 2025: Tri Dorong Sekolah di Indonesia Gelar Pensi Impian
Tahun ini, Tri menghadirkan inovasi terbaru Generasi Happy Pensi, kompetisi nasional yang membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk mewujudkan pentas seni impian.
Rabu, 05 Nov 2025 11:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
4
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
5
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
4
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
5
New Honda BeAT Makin Stylish, AHM Tambah Warna & Desain Baru