Pelindo Regional 4 Dorong Digitalisasi & Bantu UMKM Disabilitas di Makassar
Jum'at, 20 Jun 2025 20:35
Pelindo Regional 4 mendukung penuh kegiatan Pelatihan Nasabah Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang mengusung tema “Digitalisasi UMKM Menuju Era 5.0”. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 mendukung penuh kegiatan Pelatihan Nasabah Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang mengusung tema “Digitalisasi UMKM Menuju Era 5.0”. Acara ini digelar oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Lapangan Karebosi, Makassar, pada Kamis (19/6/2025).
Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk membekali ribuan nasabah PNM agar mampu beradaptasi dan bersaing dalam era transformasi ekonomi digital. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus mempercepat digitalisasi di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebagai mitra aktif, Pelindo Regional 4 turut hadir dan berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Salah satu bentuk kontribusinya adalah penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pelatihan menjahit apron dan goodie bag untuk UMKM disabilitas binaan Pelindo di Kota Makassar.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah pelabuhan.
“Pelindo percaya bahwa penguatan kapasitas pelaku UMKM akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif. Keterlibatan kami dalam kegiatan PKU Akbar ini adalah bagian dari sinergi BUMN untuk negeri, di mana kami tidak hanya fokus pada layanan pelabuhan, tapi juga pada pemberdayaan masyarakat, termasuk ibu-ibu nasabah PNM yang menjadi ujung tombak UMKM,” ujar Rinto.
Kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 nasabah PNM di Kota Makassar. Mereka mengikuti pelatihan intensif mencakup strategi pemasaran digital, pemanfaatan platform e-commerce, manajemen keuangan digital, hingga pentingnya pencatatan usaha secara modern.
Pimpinan PNM Cabang Makassar, Maimun Bakri, juga menekankan bahwa digitalisasi UMKM adalah kebutuhan mendesak dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
“Kami di PNM percaya bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Melalui pelatihan ini, kami ingin membawa para nasabah kami naik kelas, tidak hanya dari sisi omzet, tetapi juga dari sisi pengetahuan, literasi digital, dan daya saing. Dukungan dari Pelindo Regional 4 menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar-BUMN bisa memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” jelas Maimun Bakri.
Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM semakin adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar serta meningkatkan nilai tambah produk, sejalan dengan visi Indonesia menuju masyarakat 5.0.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk membekali ribuan nasabah PNM agar mampu beradaptasi dan bersaing dalam era transformasi ekonomi digital. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus mempercepat digitalisasi di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebagai mitra aktif, Pelindo Regional 4 turut hadir dan berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Salah satu bentuk kontribusinya adalah penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pelatihan menjahit apron dan goodie bag untuk UMKM disabilitas binaan Pelindo di Kota Makassar.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah pelabuhan.
“Pelindo percaya bahwa penguatan kapasitas pelaku UMKM akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif. Keterlibatan kami dalam kegiatan PKU Akbar ini adalah bagian dari sinergi BUMN untuk negeri, di mana kami tidak hanya fokus pada layanan pelabuhan, tapi juga pada pemberdayaan masyarakat, termasuk ibu-ibu nasabah PNM yang menjadi ujung tombak UMKM,” ujar Rinto.
Kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 nasabah PNM di Kota Makassar. Mereka mengikuti pelatihan intensif mencakup strategi pemasaran digital, pemanfaatan platform e-commerce, manajemen keuangan digital, hingga pentingnya pencatatan usaha secara modern.
Pimpinan PNM Cabang Makassar, Maimun Bakri, juga menekankan bahwa digitalisasi UMKM adalah kebutuhan mendesak dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
“Kami di PNM percaya bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Melalui pelatihan ini, kami ingin membawa para nasabah kami naik kelas, tidak hanya dari sisi omzet, tetapi juga dari sisi pengetahuan, literasi digital, dan daya saing. Dukungan dari Pelindo Regional 4 menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar-BUMN bisa memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” jelas Maimun Bakri.
Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM semakin adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar serta meningkatkan nilai tambah produk, sejalan dengan visi Indonesia menuju masyarakat 5.0.
(TRI)
Berita Terkait
News
SPJM Berangkatkan 360 Pemudik Gratis dari Makassar ke Palopo dan Sorowako
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui subholdingnya, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), kembali menggelar program mudik gratis untuk menyambut Idul Fitri 2026
Senin, 16 Mar 2026 21:57
News
Pelindo Regional 4 Buka Puasa Bersama Pedagang Asongan Pelabuhan Makassar
Suasana kebersamaan terasa hangat di kawasan Pelabuhan Makassar saat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar kegiatan buka puasa bersama para pedagang asongan, Sabtu (14/3/2026).
Minggu, 15 Mar 2026 20:09
News
Pelindo Regional 4 Siapkan 20 Terminal Penumpang Sambut Mudik Lebaran 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyiapkan berbagai langkah operasional untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M.
Senin, 09 Mar 2026 17:06
News
Mudik Lebaran, Pelindo Regional 4 Prediksi Arus Penumpang Naik 5%
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memproyeksikan jumlah penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Indonesia Timur mencapai 882.620 orang.
Senin, 09 Mar 2026 16:20
Sulsel
Pemkab Gowa Libatkan Perempuan, Anak, Disabilitas dalam RKPD 2027
Pemerintah Kabupaten Gowa melibatkan perempuan, anak, dan penyandang disabilitas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Kamis, 26 Feb 2026 15:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler