Pertamina Latih UMKM di Makassar Olah Limbah Pangan Jadi Camilan
Selasa, 15 Jul 2025 14:39
Pertamina Patra Niaga Sulawesi menggelar pelatihan untuk UMKM Srikandi, kelompok usaha perempuan yang konsisten mengolah limbah pangan menjadi produk kreatif ramah lingkungan. Foto/IST
MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui unit operasinya, Integrated Terminal (IT) Makassar, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Salah satu upayanya diwujudkan melalui pelatihan pengolahan hasil samping pangan bagi UMKM binaan, yang kali ini difokuskan pada pemanfaatan kulit semangka menjadi camilan bernilai ekonomis.
Pelatihan ini diberikan kepada UMKM Srikandi, kelompok usaha perempuan yang konsisten mengolah limbah pangan menjadi produk kreatif ramah lingkungan.
Sebelumnya, mereka telah sukses memproduksi basreng kulit udang dan keripik kulit pisang. Dalam pelatihan terbaru ini, sepuluh anggota UMKM Srikandi dibekali keterampilan untuk mengolah kulit semangka menjadi keripik gurih yang berpotensi menjadi produk unggulan.
Kegiatan ini berlangsung di rumah produksi UMKM Srikandi yang terletak di Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Sarana produksi tersebut merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan Pertamina melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya mendorong peningkatan keterampilan dan daya saing UMKM, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola bahan pangan yang berpotensi menjadi limbah. Harapannya, upaya ini dapat mendukung pengurangan sampah organik sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya perempuan,” ujar Tengku Muhammad Rum, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Peserta pelatihan pun menyambut program ini dengan antusias. “Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Selain menambah keterampilan, kami jadi lebih semangat mengembangkan produk baru dari bahan yang selama ini sering terbuang,” ungkap Suriani, Ketua UMKM Srikandi.
"Semoga ke depan produk kami bisa dikenal lebih luas dan membantu ekonomi keluarga," sambung Suriani.
Program ini menjadi wujud nyata dukungan Pertamina terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Secara langsung, kegiatan ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan kewirausahaan lokal (SDG 8), memperkuat peran perempuan dalam aktivitas ekonomi produktif (SDG 5), serta membangun pola konsumsi dan produksi yang lebih bertanggung jawab melalui pengurangan limbah pangan (SDG 12).
Pengolahan limbah organik juga turut berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim (SDG 13) dengan mengurangi potensi emisi dari sampah rumah tangga.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program serupa sebagai bagian dari kontribusi nyata perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan semangat keberlanjutan.
Salah satu upayanya diwujudkan melalui pelatihan pengolahan hasil samping pangan bagi UMKM binaan, yang kali ini difokuskan pada pemanfaatan kulit semangka menjadi camilan bernilai ekonomis.
Pelatihan ini diberikan kepada UMKM Srikandi, kelompok usaha perempuan yang konsisten mengolah limbah pangan menjadi produk kreatif ramah lingkungan.
Sebelumnya, mereka telah sukses memproduksi basreng kulit udang dan keripik kulit pisang. Dalam pelatihan terbaru ini, sepuluh anggota UMKM Srikandi dibekali keterampilan untuk mengolah kulit semangka menjadi keripik gurih yang berpotensi menjadi produk unggulan.
Kegiatan ini berlangsung di rumah produksi UMKM Srikandi yang terletak di Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Sarana produksi tersebut merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan Pertamina melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya mendorong peningkatan keterampilan dan daya saing UMKM, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola bahan pangan yang berpotensi menjadi limbah. Harapannya, upaya ini dapat mendukung pengurangan sampah organik sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya perempuan,” ujar Tengku Muhammad Rum, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Peserta pelatihan pun menyambut program ini dengan antusias. “Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Selain menambah keterampilan, kami jadi lebih semangat mengembangkan produk baru dari bahan yang selama ini sering terbuang,” ungkap Suriani, Ketua UMKM Srikandi.
"Semoga ke depan produk kami bisa dikenal lebih luas dan membantu ekonomi keluarga," sambung Suriani.
Program ini menjadi wujud nyata dukungan Pertamina terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Secara langsung, kegiatan ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan kewirausahaan lokal (SDG 8), memperkuat peran perempuan dalam aktivitas ekonomi produktif (SDG 5), serta membangun pola konsumsi dan produksi yang lebih bertanggung jawab melalui pengurangan limbah pangan (SDG 12).
Pengolahan limbah organik juga turut berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim (SDG 13) dengan mengurangi potensi emisi dari sampah rumah tangga.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program serupa sebagai bagian dari kontribusi nyata perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan semangat keberlanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Lifestyle
MaRI Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif, UMKM & Komunitas
Area parkir Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar berubah menjadi ruang kreatif yang mempertemukan komunitas, pelaku UMKM, pegiat olahraga, otomotif, hingga musisi lokal dalam satu kegiatan.
Senin, 28 Sep 2026 16:03
Ekbis
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
Sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan PT Vale dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi hadir dalam pameran yang berlangsung di JCC, Jakarta, 26–30 September 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 17:14
Ekbis
MDA Dorong 42 UMKM Desa di Luwu Naik Kelas Lewat Resota UMKM
Sebanyak 42 pelaku UMKM dari 21 desa di wilayah operasional PT Masmindo Dwi Area (MDA) Kabupaten Luwu mendapat penguatan kapasitas usaha melalui program Resota UMKM 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 10:36
News
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel
Sejumlah isu menjadi perhatian dalam audiensi, mulai dari pengawasan SPBU, distribusi BBM bersubsidi, aktivitas transportir, hingga upaya memastikan penyaluran energi berjalan sesuai ketentuan.
Jum'at, 25 Sep 2026 16:45
News
Pertamina Sulawesi Imbau Warga Tak Percaya Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
Pertamina menegaskan, informasi mengenai harga dan layanan BBM sebaiknya tidak dijadikan rujukan jika tidak berasal dari sumber resmi.
Kamis, 24 Sep 2026 12:35
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
2
Polisi Tahan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Guru SD di Jeneponto
3
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
2
Polisi Tahan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Guru SD di Jeneponto
3
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial