Barantin & DPR RI Pastikan Mutu Ekspor Perikanan dan Stok Beras Aman
Kamis, 14 Agu 2025 12:23
Kepala Barantin Sahat M. Panggabean turut mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI dalam rangka reses ke wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M. Panggabean, bersama Deputi Bidang Karantina Ikan dan jajaran, turut mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI dalam rangka Reses Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024–2025 ke Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Makassar serta Gudang Bulog Makassar pada Senin (11/8/2025) lalu.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kinerja serta peran instansi terkait dalam menjaga mutu hasil kelautan dan perikanan, sekaligus memastikan ketersediaan dan distribusi pangan strategis di wilayah Sulawesi Selatan. Kehadiran Kepala Barantin mencerminkan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan, mutu, dan keberlanjutan pasokan pangan, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.
Rangkaian kunjungan dimulai di BPPMHKP Makassar. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, mendapatkan paparan tentang mekanisme pengendalian mutu hasil kelautan dan perikanan—mulai dari pengujian laboratorium, sertifikasi mutu, hingga pengawasan distribusi produk.
Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau berbagai produk kelautan dan perikanan unggulan yang merupakan hasil UMKM mitra BPPMHKP dan telah menembus pasar ekspor.
“Saya kagum, banyak sekali yang diekspor. Ikan tuna, teripang dan segala macam. Gurita bagus sekali. Komoditas ekspor yang luar biasa, yang digemari dari China dan negara lainnya,” ungkap Titiek.
Dalam kesempatan tersebut, Sahat menegaskan pentingnya kolaborasi antara Barantin dan BPPMHKP untuk memastikan komoditas perikanan yang diperdagangkan, baik domestik maupun ekspor, aman, bebas hama penyakit, dan memenuhi standar mutu negara tujuan.
Kunjungan dilanjutkan ke Gudang Bulog Makassar, untuk meninjau kondisi stok serta manajemen penyimpanan bahan pangan pokok, khususnya beras, di tengah tantangan fluktuasi pasokan dan harga pangan global.
“Kedatangan Komisi IV di sini untuk meninjau proses pasokan beras yang ada di Bulog. Saat ini kita memastikan bahwa stok beras di Sulsel aman dan bahkan mencapai 500 ribu ton. Mesin yang ada di Bulog ini merupakan teknologi pembersihan dan pemisahan butir rusak sehingga kualitas gizi beras yang didistribusikan tetap terjaga,” ujar Ketua Komisi IV.
Di lokasi yang sama, Sahat menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Barantin untuk menunjukkan perannya dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional, serta mendampingi mitra kerja dalam mengimplementasikan standar keamanan hayati dan pangan.
Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap keamanan dan kesehatan komoditas di gudang penyimpanan menjadi bagian penting dalam menjamin pangan tetap layak konsumsi, bebas kontaminasi, dan sesuai standar keamanan.
“Di tengah tantangan perdagangan global, penguatan sistem pengawasan dan jaminan mutu adalah kunci untuk menjaga kepercayaan pasar internasional sekaligus melindungi masyarakat di dalam negeri,” tuturnya.
Sinergi antara DPR RI, Barantin, pemerintah daerah, BPPMHKP, dan Bulog diharapkan dapat memastikan implementasi kebijakan strategis yang tepat sasaran, mendukung ketahanan pangan, memperkuat daya saing komoditas, serta menjamin keberlanjutan perdagangan yang sehat di Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Badan Pangan Nasional, serta jajaran Kementerian Pertanian dan ID Food sebagai mitra Komisi IV DPR RI.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kinerja serta peran instansi terkait dalam menjaga mutu hasil kelautan dan perikanan, sekaligus memastikan ketersediaan dan distribusi pangan strategis di wilayah Sulawesi Selatan. Kehadiran Kepala Barantin mencerminkan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan, mutu, dan keberlanjutan pasokan pangan, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.
Rangkaian kunjungan dimulai di BPPMHKP Makassar. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, mendapatkan paparan tentang mekanisme pengendalian mutu hasil kelautan dan perikanan—mulai dari pengujian laboratorium, sertifikasi mutu, hingga pengawasan distribusi produk.
Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau berbagai produk kelautan dan perikanan unggulan yang merupakan hasil UMKM mitra BPPMHKP dan telah menembus pasar ekspor.
“Saya kagum, banyak sekali yang diekspor. Ikan tuna, teripang dan segala macam. Gurita bagus sekali. Komoditas ekspor yang luar biasa, yang digemari dari China dan negara lainnya,” ungkap Titiek.
Dalam kesempatan tersebut, Sahat menegaskan pentingnya kolaborasi antara Barantin dan BPPMHKP untuk memastikan komoditas perikanan yang diperdagangkan, baik domestik maupun ekspor, aman, bebas hama penyakit, dan memenuhi standar mutu negara tujuan.
Kunjungan dilanjutkan ke Gudang Bulog Makassar, untuk meninjau kondisi stok serta manajemen penyimpanan bahan pangan pokok, khususnya beras, di tengah tantangan fluktuasi pasokan dan harga pangan global.
“Kedatangan Komisi IV di sini untuk meninjau proses pasokan beras yang ada di Bulog. Saat ini kita memastikan bahwa stok beras di Sulsel aman dan bahkan mencapai 500 ribu ton. Mesin yang ada di Bulog ini merupakan teknologi pembersihan dan pemisahan butir rusak sehingga kualitas gizi beras yang didistribusikan tetap terjaga,” ujar Ketua Komisi IV.
Di lokasi yang sama, Sahat menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Barantin untuk menunjukkan perannya dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional, serta mendampingi mitra kerja dalam mengimplementasikan standar keamanan hayati dan pangan.
Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap keamanan dan kesehatan komoditas di gudang penyimpanan menjadi bagian penting dalam menjamin pangan tetap layak konsumsi, bebas kontaminasi, dan sesuai standar keamanan.
“Di tengah tantangan perdagangan global, penguatan sistem pengawasan dan jaminan mutu adalah kunci untuk menjaga kepercayaan pasar internasional sekaligus melindungi masyarakat di dalam negeri,” tuturnya.
Sinergi antara DPR RI, Barantin, pemerintah daerah, BPPMHKP, dan Bulog diharapkan dapat memastikan implementasi kebijakan strategis yang tepat sasaran, mendukung ketahanan pangan, memperkuat daya saing komoditas, serta menjamin keberlanjutan perdagangan yang sehat di Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Badan Pangan Nasional, serta jajaran Kementerian Pertanian dan ID Food sebagai mitra Komisi IV DPR RI.
(TRI)
Berita Terkait
News
Lada Putih Premium Asal Lutim Senilai Rp25,5 Miliar Bakal Diekspor ke Malaysia
CV Surya Mandiri Sejahtera, eksportir asal kab Luwu Timur, menandatangani kontrak penjualan 150 ton lada putih super premium kepada Chung Shin Pepper & Spices, perusahaan asal Malaysia.
Minggu, 18 Okt 2026 15:51
Ekbis
BI Sulsel Bawa 22 UMKM REWAKO Tembus Pasar Global lewat TEI 2026
BI Sulsel menghadirkan 22 UMKM REWAKO binaannya dengan beragam produk unggulan daerah pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
Jum'at, 16 Okt 2026 20:13
News
Karantina Goes to Campus, Ajak Mahasiswa Unhas Lindungi Kekayaan Hayati Indonesia
Balai Besar Karantina Sulawesi Selatan menggelar kegiatan bertajuk Karantina Goes to Campus di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, belum lama ini.
Senin, 12 Okt 2026 08:27
News
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Kawasan TPA Bintang Lima Antang, Makassar, mulai diarahkan tidak sekadar menjadi tempat pengelolaan sampah, tapi diproyeksikan menjadi hutan kota.
Senin, 05 Okt 2026 12:30
Ekbis
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
UMKM Sulawesi Selatan mencatatkan transaksi Rp1,028 miliar selama rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Sejumlah UMKM berhasil menembus pasar global.
Senin, 24 Agu 2026 22:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
2
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
5
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
2
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
5
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur