HIPKA Kolaborasi BEI Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal untuk UMKM
Kamis, 30 Okt 2025 23:48
Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal untuk UMKM. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal dengan tema “Meningkatkan Awareness dan Partisipasi UMKM dalam Mengenal Perencanaan Keuangan dan Pasar Modal Indonesia.”
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Bursa Efek Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan pada hari Kamis, (30/10/2025).
Acara dibuka oleh Arman Arfah, Ketua Umum BPW HIPKA Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi para pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi modern.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangkitkan kesadaran para pelaku UMKM akan pentingnya perencanaan keuangan dan potensi besar pasar modal dalam memperkuat usaha. HIPKA Sulawesi Selatan berkomitmen menjadi mitra strategis bagi UMKM agar dapat naik kelas dan berdaya saing,” ujar Arman Arfah.
Selanjutnya, pengarahan dan pengantar kegiatan disampaikan Ir Kamru Samad, Ketua Umum BPP HIPKA sekaligus Anggota Komisi XI DPR RI. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa UMKM memiliki peran vital dalam perekonomian nasional, sehingga perlu diberikan pemahaman lebih luas terkait literasi keuangan dan akses terhadap pasar modal.
“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi bangsa. Melalui literasi keuangan dan pemahaman pasar modal, kita dapat memperluas akses pembiayaan yang sehat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” tutur Kamru Samad.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten yakni, Fahmi Amirullah, Kepala Kantor Wilayah IDX Provinsi Sulawesi Selatan dan Dedy Aprihady Satriyo, Assistant Vice President BNI Sekuritas Makassar.
Dalam pemaparannya, Fahmi Amirullah menjelaskan peran Bursa Efek Indonesia dalam mendorong inklusi pasar modal di kalangan pelaku UMKM. “Pasar modal bukan hanya untuk korporasi besar, tapi juga terbuka bagi UMKM yang ingin berkembang. Melalui pasar modal, pelaku usaha bisa memperkuat struktur modal dan memperluas peluang bisnis,” jelas Fahmi Amirullah.
Sementara itu, Dedy Aprihady Satriyo, menekankan pentingnya kesiapan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan agar dapat memanfaatkan peluang investasi.
“UMKM harus mulai memahami dasar-dasar investasi dan manajemen keuangan. Dengan literasi yang baik, mereka dapat berpartisipasi secara bijak di pasar modal dan membangun masa depan usaha yang lebih stabil,” ungkap Dedy Aprihady Satriyo.
Sebagai peserta, Muhammad Arsyam, mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan baru bagi para pelaku usaha. “Edukasi seperti ini membuka pandangan kami bahwa pasar modal bukan hal yang jauh dari dunia UMKM. Ini sangat relevan untuk pengembangan usaha yang lebih profesional,” kata Muhammad Arsyam.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Fadhil, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara HIPKA, BEI, dan pelaku UMKM dalam memperkuat literasi serta partisipasi di pasar modal,” ujar Muhammad Fadhil.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, HIPKA dan Bursa Efek Indonesia berharap dapat memperluas pemahaman dan meningkatkan partisipasi UMKM dalam dunia keuangan dan investasi, sebagai upaya mewujudkan ekosistem ekonomi nasional yang inklusif dan berdaya saing tinggi.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Bursa Efek Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan pada hari Kamis, (30/10/2025).
Acara dibuka oleh Arman Arfah, Ketua Umum BPW HIPKA Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi para pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi modern.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangkitkan kesadaran para pelaku UMKM akan pentingnya perencanaan keuangan dan potensi besar pasar modal dalam memperkuat usaha. HIPKA Sulawesi Selatan berkomitmen menjadi mitra strategis bagi UMKM agar dapat naik kelas dan berdaya saing,” ujar Arman Arfah.
Selanjutnya, pengarahan dan pengantar kegiatan disampaikan Ir Kamru Samad, Ketua Umum BPP HIPKA sekaligus Anggota Komisi XI DPR RI. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa UMKM memiliki peran vital dalam perekonomian nasional, sehingga perlu diberikan pemahaman lebih luas terkait literasi keuangan dan akses terhadap pasar modal.
“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi bangsa. Melalui literasi keuangan dan pemahaman pasar modal, kita dapat memperluas akses pembiayaan yang sehat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” tutur Kamru Samad.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten yakni, Fahmi Amirullah, Kepala Kantor Wilayah IDX Provinsi Sulawesi Selatan dan Dedy Aprihady Satriyo, Assistant Vice President BNI Sekuritas Makassar.
Dalam pemaparannya, Fahmi Amirullah menjelaskan peran Bursa Efek Indonesia dalam mendorong inklusi pasar modal di kalangan pelaku UMKM. “Pasar modal bukan hanya untuk korporasi besar, tapi juga terbuka bagi UMKM yang ingin berkembang. Melalui pasar modal, pelaku usaha bisa memperkuat struktur modal dan memperluas peluang bisnis,” jelas Fahmi Amirullah.
Sementara itu, Dedy Aprihady Satriyo, menekankan pentingnya kesiapan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan agar dapat memanfaatkan peluang investasi.
“UMKM harus mulai memahami dasar-dasar investasi dan manajemen keuangan. Dengan literasi yang baik, mereka dapat berpartisipasi secara bijak di pasar modal dan membangun masa depan usaha yang lebih stabil,” ungkap Dedy Aprihady Satriyo.
Sebagai peserta, Muhammad Arsyam, mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan baru bagi para pelaku usaha. “Edukasi seperti ini membuka pandangan kami bahwa pasar modal bukan hal yang jauh dari dunia UMKM. Ini sangat relevan untuk pengembangan usaha yang lebih profesional,” kata Muhammad Arsyam.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Fadhil, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara HIPKA, BEI, dan pelaku UMKM dalam memperkuat literasi serta partisipasi di pasar modal,” ujar Muhammad Fadhil.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, HIPKA dan Bursa Efek Indonesia berharap dapat memperluas pemahaman dan meningkatkan partisipasi UMKM dalam dunia keuangan dan investasi, sebagai upaya mewujudkan ekosistem ekonomi nasional yang inklusif dan berdaya saing tinggi.
(GUS)
Berita Terkait
News
Momentum Ramadan, LPS Dukung UMKM Sejahtera di Kampung Karabba
Melalui program sosial LPS Peduli Bakti Bagi Negeri bertajuk “UMKM Sejahtera”, LPS menyalurkan dukungan bagi pelaku usaha kecil di Kampung Karabba, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Jum'at, 13 Mar 2026 13:43
News
Gandeng BSI, Percepat Legalisasi UMKM Lewat Pendaftaran Perseroan Perorangan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus bergerak proaktif dalam memperluas akses legalitas bagi pelaku usaha kecil di daerah.
Rabu, 04 Mar 2026 16:56
Sulsel
80 UMKM Ramaikan Festival Ramadhan Bangkit Bantaeng
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, resmi membuka Festival Ramadhan Bangkit Vol.2 Tahun 2026 di Lapangan Pantai Seruni, Sabtu (21/2/2026).
Minggu, 22 Feb 2026 09:33
Makassar City
Festival Mulia Ramadan Hadir di Pelataran Masjid Terapung Losari
Sebanyak 18 pelaku UMKM kuliner serta lima perusahaan berpartisipasi dalam Festival Mulia Ramadan yang digelar di pelataran Masjid Amirul Mukminin, kawasan Pantai Losari, Makassar.
Kamis, 19 Feb 2026 04:29
News
Dorong UMKM Sulsel Lindungi Merek Demi Masa Depan Bisnis
Perlindungan merek bukan sekadar formalitas hukum, melainkan investasi strategis yang menentukan keberlangsungan usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.
Rabu, 18 Feb 2026 16:05
Berita Terbaru