PLN UID Sulselrabar Resmikan Ruang Teduh SPKLU Pertama Jeneponto
Kamis, 11 Des 2025 12:55
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, saat memberikan keterangan di unit SPKLU PLN ULP Jeneponto, Kamis (11/12/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
JENEPONTO - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sulselrabar) meresmikan Ruang Teduh Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SKPLU) Unit Layanan Pelanggan (ULP), di Kabupaten Jeneponto, Kamis (11/12/2025).
Peresmian ini dipimpin oleh General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, yang ditandai dengan penggunting pita dan tanda tangan prasasti. Kata dia, Ruang Teduh SPKLU bisa menjadi tempat istirahat bagi pengguna mobil listrik, salah satunya di Kabupaten Jeneponto.
"Alhamdulillah di SPKLU yang ada di Jeneponto juga dipersiapkan dengan lounge (ruang santai) yaitu Cora Coffee. Jadi silakan masyarakat yang ada di sekitar Jeneponto atau yang mungkin dari yang ingin berkunjung ke objek wisata Bira Bulukumba) bisa singgah di SPKLU ULP Jeneponto," ujarnya kepada wartawan.
Selain di Kabupaten Jeneponto, SPKLU juga telah dibangun di Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, dan Takalar, di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
"Total SPKLU yang ada di Sulserabar ada 65 unit SPKLU, dengan rincian SPKLU Sulawesi Selatan (38 titik lokasi dan 50 unit), SKPLU Sulawesi Bartlat (7 titik lokasi dan 9 unit, dan SKPLU Sulawesi Barat (6 titik lokasi dan 6 unit), total 51 titik lokasi dan 65 unit," sebutnya saat dikonformasi.
Edyansyah mengungkapkan pihaknya berencana menambah 14 titik SPKLU, salah satunya di Universitas Hasanuddin, sampai akhir tahun 2025.
"Saat ini sedang berproses, semoga nanti bisa lancar dan tentu saja nanti tahun 2026 juga kita akan tambahkan terus. Jadi yang untuk kondisi saat ini adalah 65 SPKLU yang tersebar di Sulselrabar dan kita saat ini sedang berproses ada tambahan 14," ungkapnya usai meresmikan Ruang Teduh SPKLU.
"Untuk spesifikasinya, kita ada tipe yang medium, kemudian nanti ada yang ultra fast. Dan saat ini kita yang tersedia adalah medium (SPKLU Jeneponto), nanti kita akan tambahkan lagi untuk yang fast charging. Sementara kalau di Bulukumba kita sudah ada yang fast charging," tambahnya.
Sementara, Manajer PLN ULP Kabupaten Jeneponto, Raka Reviatna, menyampaikan bahwa pihaknya berencana akan membangun SKPLU di kantor Bupati Jeneponto.
"Kami sempat bicara sama Kepala Dinas Perhubungan Jeneponto, rencana di kantor Bupati kita mau pasangkan satu, cuma masih butuh pembahasan lebih lanjut titiknya di mana. Karena nanti ada sistem profit buat penyedia lahan," tuturnya.
Raka menambahkan, jumlah pengguna mobil listrik di Kabupaten Jeneponto mengalami peningkatan.
"Awalnya mungkin cuma 3 sampai 5 ya, cuma kemarin setelah GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) November kemarin, itu ada penambahan. Saya lihat ada beberapa mobil baru yang dulu biasa satu hari cuma satu, tiba-tiba dua full jadi parkiran di sini. Jadi ada peningkatan, cuma kami belum punya data detailnya," pungkasnya.
Peresmian ini dipimpin oleh General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, yang ditandai dengan penggunting pita dan tanda tangan prasasti. Kata dia, Ruang Teduh SPKLU bisa menjadi tempat istirahat bagi pengguna mobil listrik, salah satunya di Kabupaten Jeneponto.
"Alhamdulillah di SPKLU yang ada di Jeneponto juga dipersiapkan dengan lounge (ruang santai) yaitu Cora Coffee. Jadi silakan masyarakat yang ada di sekitar Jeneponto atau yang mungkin dari yang ingin berkunjung ke objek wisata Bira Bulukumba) bisa singgah di SPKLU ULP Jeneponto," ujarnya kepada wartawan.
Selain di Kabupaten Jeneponto, SPKLU juga telah dibangun di Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, dan Takalar, di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
"Total SPKLU yang ada di Sulserabar ada 65 unit SPKLU, dengan rincian SPKLU Sulawesi Selatan (38 titik lokasi dan 50 unit), SKPLU Sulawesi Bartlat (7 titik lokasi dan 9 unit, dan SKPLU Sulawesi Barat (6 titik lokasi dan 6 unit), total 51 titik lokasi dan 65 unit," sebutnya saat dikonformasi.
Edyansyah mengungkapkan pihaknya berencana menambah 14 titik SPKLU, salah satunya di Universitas Hasanuddin, sampai akhir tahun 2025.
"Saat ini sedang berproses, semoga nanti bisa lancar dan tentu saja nanti tahun 2026 juga kita akan tambahkan terus. Jadi yang untuk kondisi saat ini adalah 65 SPKLU yang tersebar di Sulselrabar dan kita saat ini sedang berproses ada tambahan 14," ungkapnya usai meresmikan Ruang Teduh SPKLU.
"Untuk spesifikasinya, kita ada tipe yang medium, kemudian nanti ada yang ultra fast. Dan saat ini kita yang tersedia adalah medium (SPKLU Jeneponto), nanti kita akan tambahkan lagi untuk yang fast charging. Sementara kalau di Bulukumba kita sudah ada yang fast charging," tambahnya.
Sementara, Manajer PLN ULP Kabupaten Jeneponto, Raka Reviatna, menyampaikan bahwa pihaknya berencana akan membangun SKPLU di kantor Bupati Jeneponto.
"Kami sempat bicara sama Kepala Dinas Perhubungan Jeneponto, rencana di kantor Bupati kita mau pasangkan satu, cuma masih butuh pembahasan lebih lanjut titiknya di mana. Karena nanti ada sistem profit buat penyedia lahan," tuturnya.
Raka menambahkan, jumlah pengguna mobil listrik di Kabupaten Jeneponto mengalami peningkatan.
"Awalnya mungkin cuma 3 sampai 5 ya, cuma kemarin setelah GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) November kemarin, itu ada penambahan. Saya lihat ada beberapa mobil baru yang dulu biasa satu hari cuma satu, tiba-tiba dua full jadi parkiran di sini. Jadi ada peningkatan, cuma kami belum punya data detailnya," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Komitmen tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kamis, 11 Jun 2026 19:45
Sulsel
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Parepare tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
News
Listrik Hijau PLN Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan di Sulsel
Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 4.280 pelanggan telah memanfaatkan program tersebut dengan total daya terpasang mencapai 206.312 kiloVolt Ampere (kVA).
Senin, 08 Jun 2026 22:14
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Electrifying Agriculture
Hingga Mei 2026, jumlah pelanggan Electrifying Agriculture di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat telah mencapai 4.280 pelanggan.
Senin, 08 Jun 2026 22:08
Ekbis
Beli Token di PLN Mobile, Pelanggan Berpeluang Dapat Voucher Listrik Rp10 Ribu
Bertajuk JUNIVAGANZA, program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memperoleh voucher listrik senilai Rp10.000 setiap melakukan pembelian token listrik melalui PLN Mobile.
Minggu, 07 Jun 2026 15:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Makassar, Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan
2
Pemerintah Pusat Bangun 62,54 Km Jalan Daerah di Sulsel Perkuat Konektivitas Wilayah
3
IAS Resmi Kantongi Diskresi DPP Maju di Musda Golkar Sulsel
4
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Employee Gathering di Pantai Bira
5
Inovasi Sipakatau Tingkatkan Temuan Kasus TB di Maros hingga 47,65 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Makassar, Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan
2
Pemerintah Pusat Bangun 62,54 Km Jalan Daerah di Sulsel Perkuat Konektivitas Wilayah
3
IAS Resmi Kantongi Diskresi DPP Maju di Musda Golkar Sulsel
4
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Employee Gathering di Pantai Bira
5
Inovasi Sipakatau Tingkatkan Temuan Kasus TB di Maros hingga 47,65 Persen