Muslim LifeFair Makassar 2026 Dorong UMKM Halal Naik Kelas
Jum'at, 10 Apr 2026 18:20
Untuk pertama kalinya, Muslim LifeFair (MUFAIR) Makassar 2026 akan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di SMMCC (Summarecon Mutiara Makassar Convention Centre). Foto/Istimewa
MAKASSAR - Gelaran ekonomi dan gaya hidup halal berskala besar akan segera hadir di Makassar. Untuk pertama kalinya, Muslim LifeFair (MUFAIR) Makassar 2026 akan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di SMMCC (Summarecon Mutiara Makassar Convention Centre), membawa semangat baru bagi masyarakat sekaligus pelaku usaha di kawasan Indonesia Timur.
Mengusung tema “Perjalanan Menuju Taqwa & Kebangkitan UMKM Indonesia Timur” serta kampanye #MakassarBisaTonji, ajang ini diproyeksikan menjadi ruang pertemuan antara kebutuhan gaya hidup halal dan peluang bisnis yang terus berkembang. Tidak hanya sebagai pameran, acara ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di wilayah timur Indonesia.
Dengan area penyelenggaraan sekitar 5.000 meter persegi, Muslim LifeFair Makassar 2026 menargetkan hingga 20.000 pengunjung selama tiga hari pelaksanaan, dengan potensi transaksi mencapai Rp6 miliar. Target ini mencerminkan besarnya peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan oleh peserta maupun pengunjung.
Sebanyak 120 booth akan meramaikan acara ini, menghadirkan lebih dari 100 brand dari berbagai sektor, mulai dari fashion muslim, kuliner halal, layanan travel haji dan umrah, pendidikan Islam, hingga produk herbal, kosmetik halal, serta berbagai produk unggulan UMKM lokal. Kehadiran brand lokal dari Makassar dan Indonesia Timur akan dipadukan dengan brand nasional guna memperkuat kolaborasi dan daya saing industri halal.
Muslim LifeFair Makassar 2026 juga dirancang sebagai destinasi keluarga yang nyaman, edukatif, dan inspiratif. Pengunjung tidak hanya dapat berbelanja, tetapi juga mengikuti berbagai program menarik seperti talkshow dan kajian Daurah Muslim Path, sesi berbagi pengalaman wirausaha Muslim, hingga kegiatan networking bisnis.
Selain itu, tersedia pula zona kuliner halal, program anak dan keluarga, aktivasi komunitas, serta beragam promo spesial dari ratusan exhibitor.
Antusiasme masyarakat semakin diperkuat dengan ajakan untuk hadir bersama keluarga dan sahabat menikmati pengalaman event halal terbesar di Makassar. Tiket dapat diamankan lebih awal melalui platform muslimlifeshop.com.
Sebelumnya, Grand Launching Muslim LifeFair Makassar telah sukses digelar pada Senin, 2 Maret 2026, yang turut dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan acara ini sebagai langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan UMKM halal dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Makassar.
Rangkaian acara nantinya juga akan menghadirkan sejumlah asatidz nasional seperti Ustadz Dr. Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc., Ustadz Dr. Iqbal Gunawan, M.A., Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A, Ustadz Abdul Hakim Jurmiyah, serta Ustadz Budi Hariyanto, Lc., M.Pd. Kehadiran para influencer muslim turut menambah daya tarik acara dengan berbagai konten inspiratif dan edukatif bagi para pengunjung.
Direktur Utama PT Lima Event Indonesia, Taufik Surya Hidayat, menyampaikan bahwa Muslim LifeFair Makassar 2026 hadir dengan misi yang lebih besar dari sekadar pameran.
“Muslim LifeFair Makassar 2026 bukan sekadar pameran, tetapi menjadi panggung ‘naik kelas’ bagi para exhibitor. Dengan lebih dari 100 brand dan target transaksi Rp6 miliar, kami ingin mendorong kolaborasi sekaligus memperkuat pertumbuhan UMKM dan pengusaha di Indonesia Timur,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui berbagai program seperti Muslim Entrepreneur Sharing Session, pelaku usaha lokal memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari brand nasional.
“Sejalan dengan tema yang diusung, kami berharap Muslim LifeFair dapat menjadi langkah nyata dalam menjadikan Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia Timur,” tambahnya.
Acara ini terbuka untuk umum dengan harga tiket yang terjangkau, yakni Rp20.000 untuk pembelian online dan Rp25.000 untuk pembelian langsung di lokasi.
Mengusung tema “Perjalanan Menuju Taqwa & Kebangkitan UMKM Indonesia Timur” serta kampanye #MakassarBisaTonji, ajang ini diproyeksikan menjadi ruang pertemuan antara kebutuhan gaya hidup halal dan peluang bisnis yang terus berkembang. Tidak hanya sebagai pameran, acara ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di wilayah timur Indonesia.
Dengan area penyelenggaraan sekitar 5.000 meter persegi, Muslim LifeFair Makassar 2026 menargetkan hingga 20.000 pengunjung selama tiga hari pelaksanaan, dengan potensi transaksi mencapai Rp6 miliar. Target ini mencerminkan besarnya peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan oleh peserta maupun pengunjung.
Sebanyak 120 booth akan meramaikan acara ini, menghadirkan lebih dari 100 brand dari berbagai sektor, mulai dari fashion muslim, kuliner halal, layanan travel haji dan umrah, pendidikan Islam, hingga produk herbal, kosmetik halal, serta berbagai produk unggulan UMKM lokal. Kehadiran brand lokal dari Makassar dan Indonesia Timur akan dipadukan dengan brand nasional guna memperkuat kolaborasi dan daya saing industri halal.
Muslim LifeFair Makassar 2026 juga dirancang sebagai destinasi keluarga yang nyaman, edukatif, dan inspiratif. Pengunjung tidak hanya dapat berbelanja, tetapi juga mengikuti berbagai program menarik seperti talkshow dan kajian Daurah Muslim Path, sesi berbagi pengalaman wirausaha Muslim, hingga kegiatan networking bisnis.
Selain itu, tersedia pula zona kuliner halal, program anak dan keluarga, aktivasi komunitas, serta beragam promo spesial dari ratusan exhibitor.
Antusiasme masyarakat semakin diperkuat dengan ajakan untuk hadir bersama keluarga dan sahabat menikmati pengalaman event halal terbesar di Makassar. Tiket dapat diamankan lebih awal melalui platform muslimlifeshop.com.
Sebelumnya, Grand Launching Muslim LifeFair Makassar telah sukses digelar pada Senin, 2 Maret 2026, yang turut dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan acara ini sebagai langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan UMKM halal dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Makassar.
Rangkaian acara nantinya juga akan menghadirkan sejumlah asatidz nasional seperti Ustadz Dr. Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc., Ustadz Dr. Iqbal Gunawan, M.A., Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A, Ustadz Abdul Hakim Jurmiyah, serta Ustadz Budi Hariyanto, Lc., M.Pd. Kehadiran para influencer muslim turut menambah daya tarik acara dengan berbagai konten inspiratif dan edukatif bagi para pengunjung.
Direktur Utama PT Lima Event Indonesia, Taufik Surya Hidayat, menyampaikan bahwa Muslim LifeFair Makassar 2026 hadir dengan misi yang lebih besar dari sekadar pameran.
“Muslim LifeFair Makassar 2026 bukan sekadar pameran, tetapi menjadi panggung ‘naik kelas’ bagi para exhibitor. Dengan lebih dari 100 brand dan target transaksi Rp6 miliar, kami ingin mendorong kolaborasi sekaligus memperkuat pertumbuhan UMKM dan pengusaha di Indonesia Timur,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui berbagai program seperti Muslim Entrepreneur Sharing Session, pelaku usaha lokal memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari brand nasional.
“Sejalan dengan tema yang diusung, kami berharap Muslim LifeFair dapat menjadi langkah nyata dalam menjadikan Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia Timur,” tambahnya.
Acara ini terbuka untuk umum dengan harga tiket yang terjangkau, yakni Rp20.000 untuk pembelian online dan Rp25.000 untuk pembelian langsung di lokasi.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Ajak UMKM Objek Wisata Ke'te' Kesu' Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Hukum KI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan objek wisata Ke'te' Kesu', Kabupaten Toraja Utara, untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelindungan hukum Kekayaan Intelektual (KI).
Rabu, 02 Sep 2026 09:49
Ekbis
OJK Perkuat Pembiayaan UMKM Lewat Teknologi dan Data
OJK mendorong pemanfaatan teknologi dan data untuk memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mengembangkan potensi ekonomi daerah.
Selasa, 01 Sep 2026 13:09
Ekbis
Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dorong Digitalisasi Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
Kalla Institute bersama Politeknik Indonesia mendampingi kelompok industri rumahan kue tradisional di Gowa dalam meningkatkan produksi, mengelola keuangan, hingga memanfaatkan AI untuk pengembangan usaha.
Minggu, 30 Agu 2026 08:04
Ekbis
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
UMKM Sulawesi Selatan mencatatkan transaksi Rp1,028 miliar selama rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Sejumlah UMKM berhasil menembus pasar global.
Senin, 24 Agu 2026 22:41
Ekbis
Kalla Institute Dorong UMKM Perempuan Maros Naik Kelas lewat Digitalisasi
Kalla Institute mendorong penguatan UMKM perempuan di Kabupaten Maros melalui digitalisasi usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan penguatan keterampilan sumber daya manusia.
Senin, 24 Agu 2026 18:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Legislator DPRD Makassar Duga Ada Penimbunan di Balik Kelangkaan Solar
3
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
4
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
5
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Legislator DPRD Makassar Duga Ada Penimbunan di Balik Kelangkaan Solar
3
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
4
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
5
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen