Pelindo Marine Relokasi 'Lumbung Energi', Dukung Pengembangan BMTH
Jum'at, 14 Agu 2026 20:25
Pelindo Marine berhasil memindahkan Floating Regasification Unit (FRU) dan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dari area Bali Cruise Ship Terminal Benoa ke Area Pengembangan 2 (AP2). Foto/IST
BENOA - PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) berhasil memindahkan Floating Regasification Unit (FRU) dan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dari area Bali Cruise Ship Terminal (BCST) Benoa ke Area Pengembangan 2 (AP2), Senin (10/8). Relokasi ini menjadi bagian penting dari penataan kawasan Benoa untuk mendukung pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), sekaligus memastikan keandalan pasokan energi bagi Bali tetap terjaga.
Pemindahan dua fasilitas energi terapung tersebut dilakukan melalui sinergi sejumlah pihak dan menjadi bagian dari upaya menata kawasan BMTH sebagai destinasi wisata maritim yang terintegrasi dengan infrastruktur energi.
Sub Regional Head Sub Regional Bali Nusra Regional 3 Pelindo, Fariz Hariyoso, mengatakan relokasi FRU dan FSRU dilakukan untuk mendukung pengembangan BMTH tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik di Bali.
“Relokasi kedua fasilitas terapung ini dilakukan untuk mendukung pengembangan Bali Maritime Tourism Hub tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik di Bali. Pengembangan sektor pariwisata dan sektor energi harus berjalan berdampingan sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Fariz.
Keberhasilan relokasi tersebut didukung oleh armada kapal tunda milik Pelindo Marine, yakni KT Jayanegara 303, KT Bima 324, dan KT Bima 315.
Direktur Komersial, Operasi dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra, mengatakan proses relokasi dapat terlaksana berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat.
“Pelindo Marine berkomitmen menghadirkan layanan maritim yang andal dan berkualitas untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional,” ujar Elvin.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo Energi Logistik (PEL), Jeffry Y. Priastono, mengatakan FRU Lumbung Dewata merupakan salah satu infrastruktur strategis dalam menjaga pasokan energi di Bali.
Fasilitas tersebut memiliki kapasitas regasifikasi sebesar 41 MMSCFD (Million Metric Standard Cubic Feet per Day) dan menyuplai gas untuk pembangkit listrik PLN di Bali.
“FRU Lumbung Dewata merupakan bagian penting dari rantai pasok energi Bali. Relokasi ini memastikan fasilitas tetap beroperasi optimal sekaligus mendukung pengembangan kawasan Benoa sebagai pusat pariwisata maritim modern,” ujar Jeffry.
Relokasi FRU dan FSRU menunjukkan bahwa pengembangan kawasan pariwisata dan kebutuhan infrastruktur energi dapat berjalan beriringan. Penataan fasilitas energi di kawasan Benoa diharapkan dapat mendukung transformasi kawasan tersebut menjadi pusat pariwisata maritim modern tanpa mengesampingkan aspek ketahanan dan keandalan energi.
Sinergi Pelindo Marine, PT Pelindo Energi Logistik, dan PLN Group juga memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis, pengembangan energi yang lebih berkelanjutan, serta positioning Bali sebagai destinasi maritim berkelas dunia.
Pemindahan dua fasilitas energi terapung tersebut dilakukan melalui sinergi sejumlah pihak dan menjadi bagian dari upaya menata kawasan BMTH sebagai destinasi wisata maritim yang terintegrasi dengan infrastruktur energi.
Sub Regional Head Sub Regional Bali Nusra Regional 3 Pelindo, Fariz Hariyoso, mengatakan relokasi FRU dan FSRU dilakukan untuk mendukung pengembangan BMTH tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik di Bali.
“Relokasi kedua fasilitas terapung ini dilakukan untuk mendukung pengembangan Bali Maritime Tourism Hub tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik di Bali. Pengembangan sektor pariwisata dan sektor energi harus berjalan berdampingan sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Fariz.
Keberhasilan relokasi tersebut didukung oleh armada kapal tunda milik Pelindo Marine, yakni KT Jayanegara 303, KT Bima 324, dan KT Bima 315.
Direktur Komersial, Operasi dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra, mengatakan proses relokasi dapat terlaksana berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat.
“Pelindo Marine berkomitmen menghadirkan layanan maritim yang andal dan berkualitas untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional,” ujar Elvin.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo Energi Logistik (PEL), Jeffry Y. Priastono, mengatakan FRU Lumbung Dewata merupakan salah satu infrastruktur strategis dalam menjaga pasokan energi di Bali.
Fasilitas tersebut memiliki kapasitas regasifikasi sebesar 41 MMSCFD (Million Metric Standard Cubic Feet per Day) dan menyuplai gas untuk pembangkit listrik PLN di Bali.
“FRU Lumbung Dewata merupakan bagian penting dari rantai pasok energi Bali. Relokasi ini memastikan fasilitas tetap beroperasi optimal sekaligus mendukung pengembangan kawasan Benoa sebagai pusat pariwisata maritim modern,” ujar Jeffry.
Relokasi FRU dan FSRU menunjukkan bahwa pengembangan kawasan pariwisata dan kebutuhan infrastruktur energi dapat berjalan beriringan. Penataan fasilitas energi di kawasan Benoa diharapkan dapat mendukung transformasi kawasan tersebut menjadi pusat pariwisata maritim modern tanpa mengesampingkan aspek ketahanan dan keandalan energi.
Sinergi Pelindo Marine, PT Pelindo Energi Logistik, dan PLN Group juga memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis, pengembangan energi yang lebih berkelanjutan, serta positioning Bali sebagai destinasi maritim berkelas dunia.
(TRI)
Berita Terkait
News
Sinergi PJM dan TNI AL, Delapan Perwira Ikuti Diklat Pandu Tingkat II
Sebanyak delapan perwira TNI AL terpilih mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembentukan Pandu Tingkat II Angkatan V Tahun 2026 untuk mendukung peningkatan keselamatan dan keandalan layanan pemanduan kapal.
Rabu, 12 Agu 2026 14:07
Ekbis
IPCM Sukses Layani Sandar Perdana Kapal Panamax di Pelabuhan Patimban
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) berhasil melayani pemanduan dan penundaan sandar perdana kapal peti kemas berukuran Panamax di Pelabuhan Patimban.
Kamis, 06 Agu 2026 10:07
News
Pelindo Jasa Maritim Serap Aspirasi Pelanggan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
PJM memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan dengan mendengarkan langsung kebutuhan, keluhan, dan masukan pelanggan melalui kegiatan Customer Engagement Wilayah 4.
Selasa, 04 Agu 2026 14:22
Ekbis
Kinerja Moncer, PJM Cetak Laba Bersih di Atas Target Semester I 2026
PJM membukukan laba bersih setelah pajak yang meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sekaligus melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Semester I 2026.
Kamis, 30 Jul 2026 15:40
Ekbis
Pelindo Marine Kawal Kedatangan Crane Baru, Perkuat Modernisasi Pelabuhan
Pelindo Marine memastikan kelancaran kedatangan dan penyandaran puluhan alat bongkar muat modern di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Belawan, Medan.
Rabu, 29 Jul 2026 18:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar