Produk Kerajinan Sulsel Ditarget Tembus Pasar Dunia
Selasa, 28 Feb 2023 16:39
Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan Ahmadi Akil. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Produk kerajinan unggulan Provinsi Sulawesi Selatan, ditarget bisa tembut ke pasar internasional pada ajang pameran kerajinan terbesar lingkup Asia Tenggara bertajuk Inacraft di Jakarta Convention Center, mulai 1-5 Maret 2023.
Diketahui pameran Inacraft, masing-masing Kabupaten/Kota dipastikan akan membawa lima produk kerajinan unggulannya. Dari total 24 kabupaten/kota, maka diasumsikan lebih dari 100 kerajinan Sulsel akan dipromosikan secara global.
Pemprov Sulsel mengusung tema besar yakni "From Smart Village to Global Market" dengan sub-temanya "The Authentic South Sulawesi". Ini menandakan lokalitas seni, kerajinan dan budaya Sulsel yang akan didorong untuk menembus pasar internasional.
"Sebagai momen kebangkitan para pengrajin pasca pandemi menuju pasar Internasional. Makanya produk yang dipamerkan yang punya potensi ke pasar internasional," kata Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan Ahmadi Akil.
Beberapa contoh produk kerajinan yang bakal jadi daya tarik Sulsel di Inacraft antara lain kain tenun berbagai motif, anyaman (lontar, bambu, rotan, teduhu, eceng gondok, pakis), kerajinan gerabah, produk fashion, kerajinan bahan logam, kayu, hingga batu-batuan.
Bahkan seragam wajib yang akan dikenakan selama pelaksanaan Inacraft itu akan memakai kain motif khas Sulsel. Motif Tana Toraja "Paqkadang Pao" menandakan kerja sama dan kejujuran, dan motif Bugis-Makassar "Bombang" berarti makna jiwa pelaut yang pantang menyerah.
Dengan itu, peluang besar menunggu pelaku UMKM kerajinan dan kesenian Sulsel untuk merambah segmentasi pasar yang sangat luas. Dampak bagi Sulsel sebagai ikon, Nilai Produk Domestik Bruto diperkirakan di angka Rp19,5 triliun dengan sektor perindustrian menopang 18 persen.
Dari segi kebudayaan, tari-tarian seperti Tari Panggelu dari Toraja, Taro Mansado dari Luwu Timur, Tar Panggelai dari Selayar, dan masih banyak lagi. Musik Batti-batti dan Pakkacapi juga ikut memeriahkan selama lima hari pelaksanaan kegiatan. Juga ada fashion dan kuliner.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Sulsel, Fitriani Nas menambahkan, akan ada pertunjukan musik turiolo beserta tari-tarian seperti Akbulo Sibatang, Marendeng Marampa, dan Pangadakkang.
"Baik seniman, budayawan, pemusik dan penari, hingga sanggar seni dari Sulsel dilibatkan," ungkapnya.
Dengan jalan itu, segmen leisure dari Pariwisata Sulsel akan ikut dilirik. Apalagi, Sulsel merupakan Center of Point di wilayah Indonesia Timur.
Diketahui pameran Inacraft, masing-masing Kabupaten/Kota dipastikan akan membawa lima produk kerajinan unggulannya. Dari total 24 kabupaten/kota, maka diasumsikan lebih dari 100 kerajinan Sulsel akan dipromosikan secara global.
Pemprov Sulsel mengusung tema besar yakni "From Smart Village to Global Market" dengan sub-temanya "The Authentic South Sulawesi". Ini menandakan lokalitas seni, kerajinan dan budaya Sulsel yang akan didorong untuk menembus pasar internasional.
"Sebagai momen kebangkitan para pengrajin pasca pandemi menuju pasar Internasional. Makanya produk yang dipamerkan yang punya potensi ke pasar internasional," kata Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan Ahmadi Akil.
Beberapa contoh produk kerajinan yang bakal jadi daya tarik Sulsel di Inacraft antara lain kain tenun berbagai motif, anyaman (lontar, bambu, rotan, teduhu, eceng gondok, pakis), kerajinan gerabah, produk fashion, kerajinan bahan logam, kayu, hingga batu-batuan.
Bahkan seragam wajib yang akan dikenakan selama pelaksanaan Inacraft itu akan memakai kain motif khas Sulsel. Motif Tana Toraja "Paqkadang Pao" menandakan kerja sama dan kejujuran, dan motif Bugis-Makassar "Bombang" berarti makna jiwa pelaut yang pantang menyerah.
Dengan itu, peluang besar menunggu pelaku UMKM kerajinan dan kesenian Sulsel untuk merambah segmentasi pasar yang sangat luas. Dampak bagi Sulsel sebagai ikon, Nilai Produk Domestik Bruto diperkirakan di angka Rp19,5 triliun dengan sektor perindustrian menopang 18 persen.
Dari segi kebudayaan, tari-tarian seperti Tari Panggelu dari Toraja, Taro Mansado dari Luwu Timur, Tar Panggelai dari Selayar, dan masih banyak lagi. Musik Batti-batti dan Pakkacapi juga ikut memeriahkan selama lima hari pelaksanaan kegiatan. Juga ada fashion dan kuliner.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Sulsel, Fitriani Nas menambahkan, akan ada pertunjukan musik turiolo beserta tari-tarian seperti Akbulo Sibatang, Marendeng Marampa, dan Pangadakkang.
"Baik seniman, budayawan, pemusik dan penari, hingga sanggar seni dari Sulsel dilibatkan," ungkapnya.
Dengan jalan itu, segmen leisure dari Pariwisata Sulsel akan ikut dilirik. Apalagi, Sulsel merupakan Center of Point di wilayah Indonesia Timur.
(GUS)
Berita Terkait
News
Gubernur Bekali Praja IPDN Sulsel tentang Integritas, Kejujuran dan Kerja Keras
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan ceramah umum kepada para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa, Rabu (30/9/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 11:06
News
Dari Pemprov hingga Pemerintah Pusat, Jejak 40 Tahun Pengabdian Jufri Rahman
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman akan memasuki masa purnabakti sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada 1 Oktober 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 11:02
News
Usai Drainase Rampung, 800 Meter Jalan Aroepala Makassar Diaspal Lapis Kedua
Sebagian Jalan Aroepala di Kota Makassar akan kembali diaspal melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pengaspalan lapis kedua ini akan dilakukan usai pengerjaan drainase rampung.
Kamis, 01 Okt 2026 10:51
Sulsel
Program MYP Irigasi Sulsel Tingkatkan Produksi Padi
Rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Bontonyeleng dan Palang Barae, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menunjukkan progres signifikan.
Rabu, 30 Sep 2026 10:25
News
Purnabakti, Jufri Rahman dan Iqbal Suaeb Disiapkan Jadi Tim Ahli
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi pengabdian dan integritas Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Dr Jufri Rahman dan Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan Iqbal Suaeb yang memasuki masa purnabakti.
Rabu, 30 Sep 2026 10:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng