Fauzi-Ajie Siapkan Program MAJU SDMnya untuk Sejahterahkan Petani di Luwu Utara
Selasa, 15 Okt 2024 13:45
Calon Bupati Luwu Utara, Muhammad Fauzi saat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Pince Pute, Kecamatan Malangke Barat pada Senin (14/10/2024). Foto: Istimewa
LUWU UTARA - Petani diharapkan dapat mengelola hasil pertaniannya setelah dipanen, agar nilai ekonomisnya bertambah.
Hal itu disampaikan Calon Bupati Luwu Utara, Muhammad Fauzi saat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Pince Pute, Kecamatan Malangke Barat pada Senin (14/10/2024)
Fauzi menyampaikan jika pertanian menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Luwu Utara, sehingga sudah seharusnya pertanian mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
"Yang perlu kita dorong juga adalah pengelolaan hasil pertanian, karena selama ini kebanyakan petani kita itu setelah panen langsung jual. Kalau diolah dulu baru dipasarkan, nilai jualnya pasti bisa lebih tinggi," kata Muhammad Fauzi.
Calon bupati nomor urut empat itu menambahkan, ke depan petani harus dibekali dengan pengetahuan atau pendampingan agar bisa mengelolah hasil pertaniannya.
"Petani kita harus berjaya, harus lebih maju. Bagaimana petani kita kedepannya tidak hanya menjual, tapi juga bisa mengolah. Karena hasil pertanian yang sudah diolah pasti nilai jualnya lebih tinggi" ujarnya.
"Petani padi misalnya yang banyak di Luwu Utara, bagaimana petani kita tidak menjual padinya tapi berasnya. Sekarang ini banyak padi kita dibawa keluar daerah, nanti setalah jadi beras justru dijual kembali ke Luwu Utara. Nah di sini peran pemerintah kedepan bagaimana menghadirkan fasilitas untuk petani kita agar bisa mengolah hasil pertanian nya," sambung pria yang akrab disapa Abang Fauzi itu.
Sekadar diketahui, pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Luwu Utara ini memiliki empat program unggulan, yakni Maju SDMnya, Maju Ekonominya, Maju Infrastrukturnya dan Maju Teknologi dan Pelayanannya.
"Terkait harapan kita untuk memajukan petani ada di program Maju SDMnya dan Maju Infrastruktur. Meningkatkan SDM petani dan menghadirkan infrastruktur untuk mengelolah hasil petani " tutup Fauzi.
Hal itu disampaikan Calon Bupati Luwu Utara, Muhammad Fauzi saat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Pince Pute, Kecamatan Malangke Barat pada Senin (14/10/2024)
Fauzi menyampaikan jika pertanian menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Luwu Utara, sehingga sudah seharusnya pertanian mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
"Yang perlu kita dorong juga adalah pengelolaan hasil pertanian, karena selama ini kebanyakan petani kita itu setelah panen langsung jual. Kalau diolah dulu baru dipasarkan, nilai jualnya pasti bisa lebih tinggi," kata Muhammad Fauzi.
Calon bupati nomor urut empat itu menambahkan, ke depan petani harus dibekali dengan pengetahuan atau pendampingan agar bisa mengelolah hasil pertaniannya.
"Petani kita harus berjaya, harus lebih maju. Bagaimana petani kita kedepannya tidak hanya menjual, tapi juga bisa mengolah. Karena hasil pertanian yang sudah diolah pasti nilai jualnya lebih tinggi" ujarnya.
"Petani padi misalnya yang banyak di Luwu Utara, bagaimana petani kita tidak menjual padinya tapi berasnya. Sekarang ini banyak padi kita dibawa keluar daerah, nanti setalah jadi beras justru dijual kembali ke Luwu Utara. Nah di sini peran pemerintah kedepan bagaimana menghadirkan fasilitas untuk petani kita agar bisa mengolah hasil pertanian nya," sambung pria yang akrab disapa Abang Fauzi itu.
Sekadar diketahui, pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Luwu Utara ini memiliki empat program unggulan, yakni Maju SDMnya, Maju Ekonominya, Maju Infrastrukturnya dan Maju Teknologi dan Pelayanannya.
"Terkait harapan kita untuk memajukan petani ada di program Maju SDMnya dan Maju Infrastruktur. Meningkatkan SDM petani dan menghadirkan infrastruktur untuk mengelolah hasil petani " tutup Fauzi.
(UMI)
Berita Terkait
Ekbis
Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Petani Bisa Tekan Biaya Produksi
Penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20% membantu petani mengurangi biaya produksi dan mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan pertanian lainnya.
Senin, 19 Okt 2026 17:04
News
Hasil Uji Laboratorium: Padi di Lahan Terdampak Tumpahan MFO Vale Aman Dikonsumsi
Hasil pengujian laboratorium terhadap sampel gabah dari lahan percontohan (demplot) menunjukkan padi yang dipanen memenuhi standar mutu dan keamanan pangan sehingga dinyatakan aman dikonsumsi.
Sabtu, 17 Okt 2026 11:08
News
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
Sejak dijalankan pada 2021, Electrifying Agriculture terus berkembang. Hingga September 2026, jumlah pelanggannya mencapai 4.438 dengan total daya tersambung 208.553,3 kVA.
Minggu, 11 Okt 2026 19:06
Sulsel
Mantan Kapolda Burhanuddin Andi Pimpin HKTI Sulsel, Dibantu 17 Bupati Sejahterahkan Petani
Mantan Kapolda Sulsel, Irjen Pol (Purn) Burhanuddin Andi dipercaya memimpin DPD HKTI Sulsel setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Sulsel yang digelar di Makassar, Minggu (4/10/2026).
Minggu, 04 Okt 2026 18:34
News
Kelangkaan BBM dan Gas Mulai Ganggu Aktivitas Pertanian di Gowa
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji selama beberapa waktu terakhir mulai mengganggu aktivitas pertanian dan perkebunan di Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Sabtu, 12 Sep 2026 19:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Patarai Amir Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Maros
2
MBTS SD Kristen Makale 1 Sabet Juara Umum Divisi Junior PMC 2026
3
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
4
Bersama Unhas, Bupati Bantaeng Perkuat Edukasi Pencegahan Kanker Serviks
5
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Patarai Amir Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Maros
2
MBTS SD Kristen Makale 1 Sabet Juara Umum Divisi Junior PMC 2026
3
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
4
Bersama Unhas, Bupati Bantaeng Perkuat Edukasi Pencegahan Kanker Serviks
5
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus