Wali Kota Makassar Pantau Langsung Launching Makan Bergizi Gratis
Senin, 06 Jan 2025 14:45
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meninjau pelaksanaan MBG di salah satu sekolah. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto memantau langsung launching program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang serentak dilakukan di Indonesia, Senin (6/1/2025).
Ramdhan "Danny" Pomanto meninjau langsung program MBG di SMPN 1 Makassar yang terletak di Jalan Baji Gau, Kecamatan Mamajang.
“Program Ini sangat luar biasa karena kita akan membangun peradaban baru, peradaban yang kuat, dimulai dari anak-anak kita, generasi baru kita generasi kita. Kekuatan itu ada pada gizi anak-anak. Itu yang tidak pernah disentuh selama ini,” ucapnya.
Danny mengungkapkan, dari pelaksanaan program perdana ini beberapa hal yang mesti terkoordinasi dengan baik, diantaranya, selalu mengimbau anak-anak untuk membudayakan cuci tangan sebelum makan, serta wadah minum harus menggunakan tumbler.
“Nah minum banyak anak-anak pakai botol plastik. Saya kira pemerintah kota insyaallah apa lewat CSR, pendanaannya saya kira pemerintah kota harus membantu Tumbler yang tidak tidak merusak lingkungan, ya kira-kira begitu,” ungkapnya.
Dosen Jurusan Arsitek Universitas Hasanuddin ini menuturkan bahwa MBG ini bukan hanya membangun sebuah kebiasaan baru yang luar biasa namun membangun sebuah kehidupan sosial di kelas.
“Misalnya saling menghormati dengan membagi apa namanya makanan ke belakang kemudian bagaimana pengelolaan sampah, itu semua menjadi menjadi sebuah tradisi baru untuk memperkuat bangsa ini,” imbuhnya.
Danny Pomanto juga mengapresiasi program MBG ini, karena dari pendidikan bisa membangun sebuah peradaban baru yang unggul ke depan sehingga akan menghasilkan generasi yang kuat negara akan kuat.
Terkait pengelolaan sampah, Danny menyampaikan agar sampah plastiknya atau pun sampah makanannya langsung dikelola di bank sampah sekolah karena program itu sudah ada di sekolah.
Sehingga bukan hanya sekadar makan yang gratis sehat ini tapi ini menjadi bahagian membangun sebuah peradaban baru dari generasi yang kuat.
Kedepannya juga, Danny akan mengadakan pemeriksaan kesehatan dan mengevaluasi beberapa sekolah yang dijadikan peluncuran perdana MBG.
“Misalnya ada yang alergi, ada yang sensitif makanan supaya Insya Allah perlakuan-perlakuan khusus ini akankah laporkan ke badan gizi,” ungkapnya.
“Insyaallah saya akan bikin rapat seluruh kan ada 9 sekolah ini hari jadi 3 Kecamatan sehingga nanti dari itu saya minta input dari termasuk apa yang saya lihat hari ini,” sambungnya.
Untuk MBG di Kota Makassar, khusus periode 6-10 Januari 2025, ada 9 sekolah yang disiapkan yakni sekolah yang berada Kecamatan Biringkanayya, Manggala, dan Mamajang.
Ramdhan "Danny" Pomanto meninjau langsung program MBG di SMPN 1 Makassar yang terletak di Jalan Baji Gau, Kecamatan Mamajang.
“Program Ini sangat luar biasa karena kita akan membangun peradaban baru, peradaban yang kuat, dimulai dari anak-anak kita, generasi baru kita generasi kita. Kekuatan itu ada pada gizi anak-anak. Itu yang tidak pernah disentuh selama ini,” ucapnya.
Danny mengungkapkan, dari pelaksanaan program perdana ini beberapa hal yang mesti terkoordinasi dengan baik, diantaranya, selalu mengimbau anak-anak untuk membudayakan cuci tangan sebelum makan, serta wadah minum harus menggunakan tumbler.
“Nah minum banyak anak-anak pakai botol plastik. Saya kira pemerintah kota insyaallah apa lewat CSR, pendanaannya saya kira pemerintah kota harus membantu Tumbler yang tidak tidak merusak lingkungan, ya kira-kira begitu,” ungkapnya.
Dosen Jurusan Arsitek Universitas Hasanuddin ini menuturkan bahwa MBG ini bukan hanya membangun sebuah kebiasaan baru yang luar biasa namun membangun sebuah kehidupan sosial di kelas.
“Misalnya saling menghormati dengan membagi apa namanya makanan ke belakang kemudian bagaimana pengelolaan sampah, itu semua menjadi menjadi sebuah tradisi baru untuk memperkuat bangsa ini,” imbuhnya.
Danny Pomanto juga mengapresiasi program MBG ini, karena dari pendidikan bisa membangun sebuah peradaban baru yang unggul ke depan sehingga akan menghasilkan generasi yang kuat negara akan kuat.
Terkait pengelolaan sampah, Danny menyampaikan agar sampah plastiknya atau pun sampah makanannya langsung dikelola di bank sampah sekolah karena program itu sudah ada di sekolah.
Sehingga bukan hanya sekadar makan yang gratis sehat ini tapi ini menjadi bahagian membangun sebuah peradaban baru dari generasi yang kuat.
Kedepannya juga, Danny akan mengadakan pemeriksaan kesehatan dan mengevaluasi beberapa sekolah yang dijadikan peluncuran perdana MBG.
“Misalnya ada yang alergi, ada yang sensitif makanan supaya Insya Allah perlakuan-perlakuan khusus ini akankah laporkan ke badan gizi,” ungkapnya.
“Insyaallah saya akan bikin rapat seluruh kan ada 9 sekolah ini hari jadi 3 Kecamatan sehingga nanti dari itu saya minta input dari termasuk apa yang saya lihat hari ini,” sambungnya.
Untuk MBG di Kota Makassar, khusus periode 6-10 Januari 2025, ada 9 sekolah yang disiapkan yakni sekolah yang berada Kecamatan Biringkanayya, Manggala, dan Mamajang.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Wali Kota Makassar Warning RT/RW Malas, Layanan Warga Harus Maksimal
Pemerintah Kota Makassar mengumpulkan seluruh Ketua RT dan RW se-Kota Makassar dalam kegiatan silaturahmi di Pantai Bosowa, Minggu (8/2/2026).
Senin, 09 Feb 2026 15:33
Makassar City
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung perbaikan Jalan Garuda, Kecamatan Mariso, Sabtu (7/2/2026), menyusul keluhan warga terkait kondisi jalan lingkungan yang rusak.
Sabtu, 07 Feb 2026 14:10
Makassar City
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
Pemerintah Kota Makassar menegaskan peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama pembangunan pendidikan.
Sabtu, 07 Feb 2026 14:04
Makassar City
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
Penataan kota yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar, belakangan terakhir bukanlah upaya penggusuran, melainkan langkah strategis untuk mengembalikan fungsi ruang publik agar tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
Sabtu, 07 Feb 2026 11:00
News
Penggusuran? BUKAN. Ini Penertiban
Segalanya bermula dari sesuatu yang terlalu lama kita anggap biasa. Puluhan tahun Makassar hidup berdampingan dengan pemandangan yang pelan-pelan sudah dinormalisasi
Sabtu, 07 Feb 2026 10:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
3
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
4
KONI Sulsel Jempol PBSI, Konsisten Jaga Prestasi dan Pembinaan
5
Tim Pengawasan Kejaksaan Turun Audit Kinerja di Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
3
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
4
KONI Sulsel Jempol PBSI, Konsisten Jaga Prestasi dan Pembinaan
5
Tim Pengawasan Kejaksaan Turun Audit Kinerja di Jeneponto