Perencanaan Pembangunan Kota Harus Pertimbangkan Hasil Musrenbang
Senin, 03 Feb 2025 16:23
Pj Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiyadi Adnan saat memberikan sambutan di forum SKPD Disperkim Makassar, Senin (3/2/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar (Disperkim) menggelar forum Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di Karebosi Premier Hotel, Senin (3/2/2025). Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk membahas arah pembangunan kota.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiyadi Adnan menekankan pentingnya peran forum ini dalam menyatukan pemangku kepentingan terkait.
"Forum SKPD memiliki nilai dan arti yang sangat strategis, karena melibatkan semua pihak yang berkepentingan dan berkompeten serta peduli terhadap pembangunan di Kota Makassar," ujarnya.
Irwan Adnan juga menyoroti beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pembangunan, yakni Hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dan Evaluasi Kinerja 2024 yang menjadi dasar untuk memastikan perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan responsif.
Draft kegiatan prioritas, berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) dan pagu indikatif anggaran Disperkim agar perencanaan harus mencerminkan kebutuhan masyarakat yang nyata, serta penggunaan data dan informasi yang akurat.
"Perencanaan pembangunan harus didasarkan pada data yang valid dan komprehensif serta mempertimbangkan rencana tata ruang yang matang," tegas Irwan.
Dan juga terkait Analisis Tantangan Tahun 2026, identifikasi potensi, kendala, peluang, dan tantangan yang mungkin dihadapi harus menjadi perhatian utama dalam perumusan kebijakan.
Forum ini dihadiri Kepala Disperkim Kota Makassar, Mahyudin, serta menghadirkan Prof Dr Naidah Naing sebagai narasumber utama dan juga dihadiri oleh camat, lurah, dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan di lingkup Kota Makassar.
Melalui sinergi semua pihak yang terlibat, Forum SKPD diharapkan dapat menghasilkan rencana pembangunan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Makassar.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiyadi Adnan menekankan pentingnya peran forum ini dalam menyatukan pemangku kepentingan terkait.
"Forum SKPD memiliki nilai dan arti yang sangat strategis, karena melibatkan semua pihak yang berkepentingan dan berkompeten serta peduli terhadap pembangunan di Kota Makassar," ujarnya.
Irwan Adnan juga menyoroti beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pembangunan, yakni Hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dan Evaluasi Kinerja 2024 yang menjadi dasar untuk memastikan perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan responsif.
Draft kegiatan prioritas, berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) dan pagu indikatif anggaran Disperkim agar perencanaan harus mencerminkan kebutuhan masyarakat yang nyata, serta penggunaan data dan informasi yang akurat.
"Perencanaan pembangunan harus didasarkan pada data yang valid dan komprehensif serta mempertimbangkan rencana tata ruang yang matang," tegas Irwan.
Dan juga terkait Analisis Tantangan Tahun 2026, identifikasi potensi, kendala, peluang, dan tantangan yang mungkin dihadapi harus menjadi perhatian utama dalam perumusan kebijakan.
Forum ini dihadiri Kepala Disperkim Kota Makassar, Mahyudin, serta menghadirkan Prof Dr Naidah Naing sebagai narasumber utama dan juga dihadiri oleh camat, lurah, dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan di lingkup Kota Makassar.
Melalui sinergi semua pihak yang terlibat, Forum SKPD diharapkan dapat menghasilkan rencana pembangunan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Makassar.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Sunday Market Semarakkan HUT ke-419 Kota Makassar
Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Makassar Sunday Market 2026 sebagai ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta subsektor ekonomi kreatif.
Minggu, 01 Nov 2026 19:16
Sulsel
Banyak Usulan Raperda Mandek, DPRD Makassar Minta Pemkot Lengkapi Naskah Akademik
Ketua Bapamperda DPRD Kota Makassar, Basdir mengungkap, Pemkot Makassar telah mengajukan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah untuk masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2027.
Sabtu, 31 Okt 2026 19:08
Makassar City
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Fokus Program Berdampak bagi Warga
Pemerintah Kota Makassar mengubah konsep perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar dengan mengutamakan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rabu, 28 Okt 2026 20:58
Makassar City
Kemensos RI Beri Penghargaan Penanggulangan Bencana kepada Wali Kota Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima piagam penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya dalam upaya penanggulangan bencana, mulai dari fase prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.
Selasa, 27 Okt 2026 11:00
Makassar City
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Stadion Untia, di Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Senin (26/10/2026).
Senin, 26 Okt 2026 13:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekda Gowa Ajak Masyarakat Pattallassang Hidup Sehat dengan Aktif Bergerak
2
BYD M6 DM Raih Favorite Hybrid Car di GIIAS Makassar, Tawarkan Solusi Mobilitas Sulawesi
3
FK UMI Perluas Jejaring Internasional, Jajaki Penerimaan Mahasiswa Kedokteran Asal Jepang
4
Lewat siPeKAinge Fun Walk, BI Sulsel Ajak Warga Waspada Penipuan Digital
5
Tamsil Linrung Desak Kapolri Sanksi Polisi yang Terlibat Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekda Gowa Ajak Masyarakat Pattallassang Hidup Sehat dengan Aktif Bergerak
2
BYD M6 DM Raih Favorite Hybrid Car di GIIAS Makassar, Tawarkan Solusi Mobilitas Sulawesi
3
FK UMI Perluas Jejaring Internasional, Jajaki Penerimaan Mahasiswa Kedokteran Asal Jepang
4
Lewat siPeKAinge Fun Walk, BI Sulsel Ajak Warga Waspada Penipuan Digital
5
Tamsil Linrung Desak Kapolri Sanksi Polisi yang Terlibat Intimidasi Santriwati di Sukoharjo