Walkot Munafri Imbau Siswa Jauhi Petasan & Konvoi Balapan Liar Selama Ramadan
Minggu, 16 Mar 2025 22:42
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin buka puasa bersama anak Panti Asuhan dan peringatan Nuzulul Quran 2025, lingkup Pemkot Makassar di Lapangam Karebosi, Ahad (16/3/2025) petang.
MAKASSAR - Guna menjaga kondusivitas, ketentraman dan ketertiban di masyarakat di pertengahan Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri 2025. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melarang siswa bermain petasan serta balapan liar.
"Tidak diperkenankan lagi siswa bunyikan petasan, kita tidak mau petasan saat ini mengganggu orang yang mau menghatamkan baca Al-quran," imbuh Munafri saat buka puasa bersama anak Panti Asuhan dan peringatan Nuzulul Quran 2025, lingkup Pemkot Makassar, di Lapangam Karebosi, Minggu (16/3/2025) petang.
Mantan Chief Executive Officer PSM itu, mengibau para orang tua tetap menjaga anak-anak mereka, ia berharap seluruh siswa di Kota Makassar untuk menjauhi petasan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.
"Kita tidak mau petasan ini mengganggu orang-orang yang ada di sekitarnya. Bahkan petasan ini bisa mencelakai diri sendiri dan orang lain ini," demikian pesan dari orang nomor 01 Kota Makassar ini.
Dalam rangka peningkatan Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat menghadapi Hari Raya Idul Fitri 2025. Munafri memberikan ultimatum kepada jajaranya di tingkat Kecamatan dan Kerurahan berkoordinasi pihak Kepolisian.
Dimana harus melakukan tugas pokok dan fungsi serta mengambil langkah-langkah untuk mengoptimalkan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.
"Jadi, tolong ini dikoordinasikan dengan pihak kepolisian supaya hal-hal seperti ini jangan lagi kita Biarkan di tengah-tengah masyarakat apalagi semakin hari mendekati hari raya Idul Fitri," jelas Ketua DPD II Golkar itu.
Jajaran pihak Pemkot bersama pihak keamanan diminta melakukan deteksi dini situasi dan kondisi yang berpotensi menimbulkan kerawanan gangguan kenyaman masyarakat, salah satunya penggunaan juga konvoi balapan liar.
la menegaskan pentingnya kesadaran akan bahaya kecelakaan serta menghindari keterlibatan hal yang dapat berujung pada masalah hukum.
"Di wilayah masing-masing saya lihat fenomenanya ini, karena anak-anak sudah mulai libur sekolah. Sahur on the road dan juga bukber jadi kegiatannya seperti buka bersama. Tapi jalannya konvoi naik motor tidak pakai helm bonceng 3 dan sebagainya," ungkap Appi.
Munafri juga meminta agar siswa atau generasi muda tidak melanggar aturan yang dapat merugikan lingkungan serta masyarakat sekitar.
Ia menegaskan larangan membeli, menjual, membawa, serta menyalakan petasan selama Ramadan dan Idutfitri.
"Dekat hari Raya, frekuensi kendaraan semakin tinggi, karena banyak orang-orang atau saudara-saudara kita yang datang kembali dari daerah untuk datang ke Makassar untuk berbelanja kebutuhan macam-macam. Lalu mereka akan kembali. Jadi saya berharap ini bisa ditangani dengan baik," pungkas Appi.
"Tidak diperkenankan lagi siswa bunyikan petasan, kita tidak mau petasan saat ini mengganggu orang yang mau menghatamkan baca Al-quran," imbuh Munafri saat buka puasa bersama anak Panti Asuhan dan peringatan Nuzulul Quran 2025, lingkup Pemkot Makassar, di Lapangam Karebosi, Minggu (16/3/2025) petang.
Mantan Chief Executive Officer PSM itu, mengibau para orang tua tetap menjaga anak-anak mereka, ia berharap seluruh siswa di Kota Makassar untuk menjauhi petasan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.
"Kita tidak mau petasan ini mengganggu orang-orang yang ada di sekitarnya. Bahkan petasan ini bisa mencelakai diri sendiri dan orang lain ini," demikian pesan dari orang nomor 01 Kota Makassar ini.
Dalam rangka peningkatan Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat menghadapi Hari Raya Idul Fitri 2025. Munafri memberikan ultimatum kepada jajaranya di tingkat Kecamatan dan Kerurahan berkoordinasi pihak Kepolisian.
Dimana harus melakukan tugas pokok dan fungsi serta mengambil langkah-langkah untuk mengoptimalkan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.
"Jadi, tolong ini dikoordinasikan dengan pihak kepolisian supaya hal-hal seperti ini jangan lagi kita Biarkan di tengah-tengah masyarakat apalagi semakin hari mendekati hari raya Idul Fitri," jelas Ketua DPD II Golkar itu.
Jajaran pihak Pemkot bersama pihak keamanan diminta melakukan deteksi dini situasi dan kondisi yang berpotensi menimbulkan kerawanan gangguan kenyaman masyarakat, salah satunya penggunaan juga konvoi balapan liar.
la menegaskan pentingnya kesadaran akan bahaya kecelakaan serta menghindari keterlibatan hal yang dapat berujung pada masalah hukum.
"Di wilayah masing-masing saya lihat fenomenanya ini, karena anak-anak sudah mulai libur sekolah. Sahur on the road dan juga bukber jadi kegiatannya seperti buka bersama. Tapi jalannya konvoi naik motor tidak pakai helm bonceng 3 dan sebagainya," ungkap Appi.
Munafri juga meminta agar siswa atau generasi muda tidak melanggar aturan yang dapat merugikan lingkungan serta masyarakat sekitar.
Ia menegaskan larangan membeli, menjual, membawa, serta menyalakan petasan selama Ramadan dan Idutfitri.
"Dekat hari Raya, frekuensi kendaraan semakin tinggi, karena banyak orang-orang atau saudara-saudara kita yang datang kembali dari daerah untuk datang ke Makassar untuk berbelanja kebutuhan macam-macam. Lalu mereka akan kembali. Jadi saya berharap ini bisa ditangani dengan baik," pungkas Appi.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
15 Tahun Gunakan Fasum-Fasos Berdagang, PKL di Tallo Ditertibkan
Pemerintah Kecamatan Tallo kembali melakukan penertiban terhadap lapak pedagang kaki lima yang menguasai fasilitas umum, fasilitas sosial, serta berdiri di atas saluran drainase, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 20:32
Makassar City
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar terus mematangkan persiapan tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Senin, 18 Mei 2026 15:58
Makassar City
Wali Kota Minta ASN Makassar Punya Buku Karya Sendiri
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong penguatan budaya literasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar dengan mengajak aparatur sipil negara (ASN) menghasilkan karya tulis berupa buku.
Senin, 18 Mei 2026 15:43
Makassar City
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membantah sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait anggaran Rp10 miliar untuk konsumsi Wali Kota Makassar.
Minggu, 17 Mei 2026 18:53
Makassar City
Pemkot Makassar Luncurkan Versi Website LONTARA+, Layanan Publik Kini Lebih Inklusif
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini menghadirkan inovasi terbaru melalui Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) yang resmi dapat diakses dalam versi website.
Jum'at, 15 Mei 2026 00:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC