Korban Kebakaran Balang Baru di Makassar Terima Bantuan dari Bosowa Peduli
Jum'at, 25 Apr 2025 18:22
Bosowa Peduli menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate. Bantuan ini dibagikan di posko induk RW 05 dan RW 09, Jumat (25/4/2025). Foto: IST
MAKASSAR - Bosowa Peduli menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate. Bantuan ini dibagikan di posko induk RW 05 dan RW 09, Jumat (25/4/2025).
Kebakaran yang terjadi pada 19 April 2025 ini menghanguskan sekitar 19 rumah. Adapun di RW 05 dan RW 09 tercatat ada 38 KK dan 131 jiwa yang terdampak.
Kejadian ini diketahui terjadi akibat korsleting listrik. Api menyebar dengan luas sehingga insiden ini memakan belasan pemukiman penduduk yang berdempetan.
Bosowa Peduli menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Balang Baru. Deputy Head Bosowa Peduli, Marini Ambo Wellang mengatakan bantuan ini disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak.
"Bosowa Peduli turut berduka atas musibah ini. Semoga ke depan kita semua dihindarkan dari bencana serupa," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal. Upaya mitigasi harus dilakukan semaksimal mungkin demi keselamatan bersama.
"Semoga kita semua bisa lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah, dengan selalu mengecek dapur, instalasi listrik, dan menghindari pembakaran sampah di sekitar pemukiman," lanjut Marini.
Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban para korban dan mengajak pihak-pihak lain untuk turut serta memberikan kontribusinya.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan warga, dan semoga lebih banyak lagi pihak yang turut memberikan bantuan. Kolaborasi sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini," ujarnya.
Salah satu relawan posko, Ariati menyampaikan kondisi pengungsi sampai hari ini masih sama dengan hari sebelumnya.
"Belum ada perubahan yang signifikan. Kondisinya masih sama, kami masih belum bisa membangun bangunan. Pokoknya belum bisa ada aktivitas di sini," terangnya.
Para korban diketahui masih dievakuasi di posko pengungsian indukan. Sehingga bantuan yang paling dibutuhkan saat ini ialah bahan konstruksi bangunan dan bahan dapur.
"Kalau yang mendesak sekarang mungkin kebutuhan dapurnya, segala macam peralatan dapur untuk masaknya. Karena kami juga tidak bisa lepas mereka, kalau untuk kebutuhan dapurnya belum banyak tersedia," ujar Ariati.
Ia melanjutkan, kondisi kesehatan para korban selalu dikontrol oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar. Selain itu, bantuan juga sudah banyak diterima dari pemerintah dan swasta, salah satunya Bosowa Peduli.
"Kami sangat berterima kasih terhadap Bosowa Peduli, sudah sangat peduli terhadap korban, mudah-mudahan juga bisa membantu yang lainnya lagi," tutupnya.
Kebakaran yang terjadi pada 19 April 2025 ini menghanguskan sekitar 19 rumah. Adapun di RW 05 dan RW 09 tercatat ada 38 KK dan 131 jiwa yang terdampak.
Kejadian ini diketahui terjadi akibat korsleting listrik. Api menyebar dengan luas sehingga insiden ini memakan belasan pemukiman penduduk yang berdempetan.
Bosowa Peduli menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Balang Baru. Deputy Head Bosowa Peduli, Marini Ambo Wellang mengatakan bantuan ini disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak.
"Bosowa Peduli turut berduka atas musibah ini. Semoga ke depan kita semua dihindarkan dari bencana serupa," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal. Upaya mitigasi harus dilakukan semaksimal mungkin demi keselamatan bersama.
"Semoga kita semua bisa lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah, dengan selalu mengecek dapur, instalasi listrik, dan menghindari pembakaran sampah di sekitar pemukiman," lanjut Marini.
Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban para korban dan mengajak pihak-pihak lain untuk turut serta memberikan kontribusinya.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan warga, dan semoga lebih banyak lagi pihak yang turut memberikan bantuan. Kolaborasi sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini," ujarnya.
Salah satu relawan posko, Ariati menyampaikan kondisi pengungsi sampai hari ini masih sama dengan hari sebelumnya.
"Belum ada perubahan yang signifikan. Kondisinya masih sama, kami masih belum bisa membangun bangunan. Pokoknya belum bisa ada aktivitas di sini," terangnya.
Para korban diketahui masih dievakuasi di posko pengungsian indukan. Sehingga bantuan yang paling dibutuhkan saat ini ialah bahan konstruksi bangunan dan bahan dapur.
"Kalau yang mendesak sekarang mungkin kebutuhan dapurnya, segala macam peralatan dapur untuk masaknya. Karena kami juga tidak bisa lepas mereka, kalau untuk kebutuhan dapurnya belum banyak tersedia," ujar Ariati.
Ia melanjutkan, kondisi kesehatan para korban selalu dikontrol oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar. Selain itu, bantuan juga sudah banyak diterima dari pemerintah dan swasta, salah satunya Bosowa Peduli.
"Kami sangat berterima kasih terhadap Bosowa Peduli, sudah sangat peduli terhadap korban, mudah-mudahan juga bisa membantu yang lainnya lagi," tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Hari Kartini, Anggota DPR RI Meity Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran Jeneponto
Anggota DPR RI, Dr. Hj. Meity Rahmatia, mengunjungi ibu-ibu dan anak-anak korban kebakaran di Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (20/4/2026).
Selasa, 21 Apr 2026 12:11
News
Empat Rumah Warga di Kelara Jeneponto Ludes Terbakar
Kebakaran menghanguskan empat unit rumah warga di Lingkungan Pala-Palasa, Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Minggu (19/4/2026) siang.
Minggu, 19 Apr 2026 18:04
News
PLN Ingatkan Bahaya Pelanggaran Listrik, Ini Tips Aman untuk Pelanggan
Penggunaan listrik yang tepat tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan.
Selasa, 14 Apr 2026 18:40
Sulbar
LAZ Hadji Kalla Salurkan Voucher Belanja untuk Penyintas Kebakaran Polman
LAZ Hadji Kalla menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan penyintas.
Senin, 06 Apr 2026 12:07
News
Konsumen Diduga Sulut Api saat Belanja Emas di Somba Opu Makassar
Suasana tenang di kawasan Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, mendadak berubah mencekam, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.45 WITA.
Kamis, 12 Feb 2026 19:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa