Pemkot Makassar Wajibkan Hotel-Pusat Ritel Punya Mitra UMKM
Selasa, 10 Jun 2025 20:24
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham meresmikan Gerai UMKM di Hotel Gammara, Selasa (10/6/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan mewajibkan tiap hotel dan pusat ritel menggandeng pelaku UMKM lokal. Bahkan, ini akan dijadikan syarat bagi pelaku usaha di bidang ini.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin ketika menghadiri launching Gerai UMKM yang digelar di Hotel Gammara, Kota Makassar, Selasa (10/6/2025).
"Nanti harus ada UMKM partner di setiap hotel, supermarket. Kalau mereka mengurus izin mendirikan bangunan, harus disertakan juga komitmen bermitra dengan UMKM lokal. Ini bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat," jelas Munafri.
Nantinya, produk-produk UMKM yang ditampilkan pun harus asli dari Kota Makassar, bukan barang impor atau sekadar titipan dari luar daerah.
"Produk yang masuk harus betul-betul khas Makassar. Kita ingin dorong identitas lokal lewat produk yang berkualitas dan bisa dibanggakan," kata Appi, sapaannya.
Kedepan kata Ketua Golkar Makassar ini, juga akan mulai diterapkan kebijakan belanja barang dan jasa pemerintah dengan melibatkan UMKM lokal, termasuk dalam pelaksanaan event berskala besar yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
"Setiap kegiatan yang melibatkan banyak peserta harus tersupport oleh UMKM. Kami juga akan mengalokasikan belanja pemerintah untuk produk UMKM sebagai wujud nyata pemberdayaan," tambahnya.
Agar mempermudah akses konsumen terhadap produk UMKM dan pemerintah kota juga akan menyediakan gerai-gerai di hotel atau titik strategis lainnya agar tamu bisa langsung membeli tanpa harus keluar jauh dari tempat menginap.
"Tamu hotel bisa langsung order dan pick-up di concierge atau lobby saat check-out. Kita ingin membangun ekosistem baru di mana produksi, pemasaran, hingga pengantaran bisa berjalan terintegrasi," jelasnya.
Adapun Gerai UMKM ini bagi Appi, diharapkan bisa menjadi wadah permanen bagi pelaku usaha untuk berkembang dan terhubung langsung dengan pasar yang lebih luas.
"Salah satunya dengan mendorong sinergi antara UMKM lokal dan sektor bisnis modern seperti hotel, supermarket, dan pusat perbelanjaan," ujarnya, saat menghadiri kegiatan launching Gerai UMKM di Hotel Gammara.
Di sisi lain, alumnus Universitas Hasanuddin ini masih mempersiapkan berbagai event nasional hingga internasional yang akan rutin digelar setiap bulan di Makassar. Kegiatan tersebut akan menjadi panggung besar bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.
"Kami sedang menyusun satu event besar dengan gaung nasional hingga internasional tiap bulannya. Termasuk di bulan Ramadan dan momentum lain seperti Makassar Half Marathon (MHM)," ucap Appi.
Orang nomor satu Kota Makassar ini mengatakan bahwa Pemkot Makassar akan segera meresmikan gerai UMKM dan menyerahkan sertifikat sebagai bentuk pengakuan dan dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal.
"Kita juga akan dorong komunitas-komunitas besar untuk menjadikan Makassar sebagai tuan rumah acara mereka," tambah dia.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin ketika menghadiri launching Gerai UMKM yang digelar di Hotel Gammara, Kota Makassar, Selasa (10/6/2025).
"Nanti harus ada UMKM partner di setiap hotel, supermarket. Kalau mereka mengurus izin mendirikan bangunan, harus disertakan juga komitmen bermitra dengan UMKM lokal. Ini bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat," jelas Munafri.
Nantinya, produk-produk UMKM yang ditampilkan pun harus asli dari Kota Makassar, bukan barang impor atau sekadar titipan dari luar daerah.
"Produk yang masuk harus betul-betul khas Makassar. Kita ingin dorong identitas lokal lewat produk yang berkualitas dan bisa dibanggakan," kata Appi, sapaannya.
Kedepan kata Ketua Golkar Makassar ini, juga akan mulai diterapkan kebijakan belanja barang dan jasa pemerintah dengan melibatkan UMKM lokal, termasuk dalam pelaksanaan event berskala besar yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
"Setiap kegiatan yang melibatkan banyak peserta harus tersupport oleh UMKM. Kami juga akan mengalokasikan belanja pemerintah untuk produk UMKM sebagai wujud nyata pemberdayaan," tambahnya.
Agar mempermudah akses konsumen terhadap produk UMKM dan pemerintah kota juga akan menyediakan gerai-gerai di hotel atau titik strategis lainnya agar tamu bisa langsung membeli tanpa harus keluar jauh dari tempat menginap.
"Tamu hotel bisa langsung order dan pick-up di concierge atau lobby saat check-out. Kita ingin membangun ekosistem baru di mana produksi, pemasaran, hingga pengantaran bisa berjalan terintegrasi," jelasnya.
Adapun Gerai UMKM ini bagi Appi, diharapkan bisa menjadi wadah permanen bagi pelaku usaha untuk berkembang dan terhubung langsung dengan pasar yang lebih luas.
"Salah satunya dengan mendorong sinergi antara UMKM lokal dan sektor bisnis modern seperti hotel, supermarket, dan pusat perbelanjaan," ujarnya, saat menghadiri kegiatan launching Gerai UMKM di Hotel Gammara.
Di sisi lain, alumnus Universitas Hasanuddin ini masih mempersiapkan berbagai event nasional hingga internasional yang akan rutin digelar setiap bulan di Makassar. Kegiatan tersebut akan menjadi panggung besar bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.
"Kami sedang menyusun satu event besar dengan gaung nasional hingga internasional tiap bulannya. Termasuk di bulan Ramadan dan momentum lain seperti Makassar Half Marathon (MHM)," ucap Appi.
Orang nomor satu Kota Makassar ini mengatakan bahwa Pemkot Makassar akan segera meresmikan gerai UMKM dan menyerahkan sertifikat sebagai bentuk pengakuan dan dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal.
"Kita juga akan dorong komunitas-komunitas besar untuk menjadikan Makassar sebagai tuan rumah acara mereka," tambah dia.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Makassar City
Warga Tamalanrea Bersatu Tolak PSEL, Sebut Masa Depan Generasi Dipertaruhkan
Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa oleh PT SUS di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, terus menguat.
Kamis, 14 Mei 2026 06:21
Makassar City
MIWF 2026 Hadirkan Dialog Kritis, Literasi Inklusif, dan Kampanye Lingkungan
Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 akan digelar pada 14–17 Mei 2026 di Benteng Fort Rotterdam. Festival tahun ini mengusung tema “Re-co-ordinate”.
Rabu, 13 Mei 2026 20:14
Sulsel
Viral di Media Sosial, Kandang Babi di Jalan Daeng Tata Makassar Langsung Ditertibkan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate.
Rabu, 13 Mei 2026 05:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar