Bapenda Makassar Turunkan Belasan Reklame Ilegal di Sejumlah Titik
Senin, 14 Jul 2025 20:55

Petugas Bapenda Makassar saat menertibkan reklame ilegal di Jalan Pongtiku, siang tadi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mengambil sikap tegas terhadap reklame ilegal di sejumlah titik. Reklame ini dituding melanggar lantaran tidak membayar pajak.
Penindakan ini dilakukan di sejumlah titik, salah satunya di sepanjang Jalan Pongtiku Makassar. Satu persatu reklame ditertibkan dengan diturunkan paksa oleh petugas.
"Melanggar karena tak membayar pajak. Kita sudah surati berulang-ulang kali tapi tak diindahkan," kata Kepala Bapenda Makassar, Andi Asminullah dalam siaran pers yang diterima SINDO Makassar, Senin (14/7/2025).
Asminullah menjelaskan bahwa penurunan paksa reklame ini lantaran tak memiliki izin, termasuk tidak tertib urusan pajak daerah.
"Makanya dari 100 reklame yang ada di kawasan tersebut. Kurang lebih saat ini ada 16 dulu kita turunkan paksa," ucapnya.
Olehnya itu, ia mengingatkan bahwa taat pajak merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang yang melakukan aktivitas usaha. Taat pajak memberi sumbangsih pada pembangunan Kota Makassar.
"Tentunya harus taat pajak. Itu yang harus dilakukan, termasuk tempat-tempat lain kita akan turunkan paksa," bebernya.
Penindakan ini dilakukan di sejumlah titik, salah satunya di sepanjang Jalan Pongtiku Makassar. Satu persatu reklame ditertibkan dengan diturunkan paksa oleh petugas.
"Melanggar karena tak membayar pajak. Kita sudah surati berulang-ulang kali tapi tak diindahkan," kata Kepala Bapenda Makassar, Andi Asminullah dalam siaran pers yang diterima SINDO Makassar, Senin (14/7/2025).
Asminullah menjelaskan bahwa penurunan paksa reklame ini lantaran tak memiliki izin, termasuk tidak tertib urusan pajak daerah.
"Makanya dari 100 reklame yang ada di kawasan tersebut. Kurang lebih saat ini ada 16 dulu kita turunkan paksa," ucapnya.
Olehnya itu, ia mengingatkan bahwa taat pajak merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang yang melakukan aktivitas usaha. Taat pajak memberi sumbangsih pada pembangunan Kota Makassar.
"Tentunya harus taat pajak. Itu yang harus dilakukan, termasuk tempat-tempat lain kita akan turunkan paksa," bebernya.
(MAN)
Berita Terkait

Makassar City
Pemkot Makassar Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif PBB
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan tidak ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Senin, 18 Agu 2025 14:49

Makassar City
Penerapan Opsen PKB dan BBNKB Strategi Baru Bapenda Makassar Genjot PAD
Salah satu opsi itu adalah penerapan opsen, pajak tambahan atau pungutan tambahan pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.
Rabu, 09 Jul 2025 18:54

Sulsel
Apresiasi Wajib Pajak, Bapenda Makassar Gelar Malam Tax Award 2024
Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali menggelar Apresiasi Penghargaan Anugerah Pajak Daerah di Phinisi Ballroom, Hotel Claro Makassar, Jalan A.P Pettarani, Jumat (6/12/2024).
Sabtu, 07 Des 2024 08:33

Makassar City
Bapenda Makassar Tertibkan Reklame Tak Berizin di Ruas Jalan Protokol
Kepala Bapenda Makassar, Firman Pagarra, mengungkapkan alasan penertiban reklame disinyalir karena maraknya reklame tidak berizin di Kota Makassar.
Rabu, 26 Apr 2023 14:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ormas Kiwal Gowa Serukan Stop Demo Anarkis, Minta Jangan Terprovokasi
2

Sekretariat DPRD Makassar Cari Lokasi Alternatif untuk Dijadikan Kantor
3

Pepe-pepeka ri Mangkasara: Api, Rakyat, dan Panggung Kekuasaan
4

Sampaikan Duka Cita, Pesan Resmi Pimpinan DPRD Sulsel Usai Gedungnya Hangus Dibakar
5

Kolaborasi Bersama Wujudkan Pemulihan Berkeadilan & Transparan di Towuti
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ormas Kiwal Gowa Serukan Stop Demo Anarkis, Minta Jangan Terprovokasi
2

Sekretariat DPRD Makassar Cari Lokasi Alternatif untuk Dijadikan Kantor
3

Pepe-pepeka ri Mangkasara: Api, Rakyat, dan Panggung Kekuasaan
4

Sampaikan Duka Cita, Pesan Resmi Pimpinan DPRD Sulsel Usai Gedungnya Hangus Dibakar
5

Kolaborasi Bersama Wujudkan Pemulihan Berkeadilan & Transparan di Towuti