DPRD Makassar Laporkan Hasil Reses: Tinjau PLTSa hingga Penerimaan Siswa Baru
Sabtu, 16 Agu 2025 06:00
Suasana Rapat Paripurna Kelima Belas Masa Persidangan 2024/2025, Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses Ketiga, di Ruang Rapat Paripurna, Jumat (15/8/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Kelima Belas Masa Persidangan 2024/2025 dalam Rangka Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses Ketiga, di Ruang Rapat Paripurna, kemarin.
Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Wakil I Ketua DPRD Makassar, Andi Suharmika serta dihadiri jajaran anggota DPRD, Sekretaris Kota Makassar, jajaran Pemerintah Kota Makassar.
Perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil II, Kecamatan Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarang), Ismail berharap Pemkot Makassar mampu bekerja sama untuk membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong langkah-langkah progresif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program kerja pemerintah kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, semua program direncanakan efektif dalam pembangunan Kota Makassar. Kami berharap kepada Pemkot Makassar lebih fokus memperhatikan terhadap usulan-usulan, karena semakin berkembangnya dengan dinamika dan problematika kehidupan masyarakat," ujarnya fraksi Partai Golkar itu.
Sementara, perwakilan Dapil III (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya), Idris, mengimbau kepada Pemkot Makassar untuk meninjau rencana pembangunan listrik tenaga sampah (PLTSa) atau pengelolaan sampah energi listrik di Kecamatan Tamalanrea, yang dianggap bertentangan dengan prinsip berkelanjutan dan keadilan ekologis. Mengingat wilayah tersebut merupakan kawasan padat penduduk dan berpotensi menimbulkan masalah baru.
"Kami mengimbau kepada pemerintah kota untuk fokus terhadap masalah kebersihan khusus yang ditimbulkan ke warga yang mengeluh atau armada yang sudah tua dan tidak belajar lagi sehingga menghimbau kepada pemiliknya kota Makassar muda masyarakat dalam. Lalu, mengimbau untuk menambah, serta memperbaiki beberapa lampu jalan dan jalan yang berlubang agar dapat mempercepat mobilisasi warga yang beraktivitas," harap legislator fraksi Partai Gerinda tersebut.
Selain itu, perwakilan Dapil IV (Kecamatan Manggala dan Panakkukang), Hartono menekankan kepada pemerintah kota untuk melibatkan masyarakat Kota Makassar dalam hal pembangunan daerah, termasuk pengendalian banjir.
"Permintaan untuk dilakukan pelatihan bagi para pengurus Koperasi Merah Putih termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Termasuk juga penerimaan siswa baru kita yang masih banyak mengalami masalah termasuk penerimaan data penerima bantuan sosial yang sejati ini dianggap belum menjadi seperti yang diharapkan oleh masyarakat kita karena itu menjadi perhatian kami di Dapil IV untuk agar mereka bisa memberikan perhatian besar pada hal-hal yang kami sampaikan tersebut," kata legislator fraksi PKS itu.
Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Wakil I Ketua DPRD Makassar, Andi Suharmika serta dihadiri jajaran anggota DPRD, Sekretaris Kota Makassar, jajaran Pemerintah Kota Makassar.
Perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil II, Kecamatan Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarang), Ismail berharap Pemkot Makassar mampu bekerja sama untuk membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong langkah-langkah progresif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program kerja pemerintah kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, semua program direncanakan efektif dalam pembangunan Kota Makassar. Kami berharap kepada Pemkot Makassar lebih fokus memperhatikan terhadap usulan-usulan, karena semakin berkembangnya dengan dinamika dan problematika kehidupan masyarakat," ujarnya fraksi Partai Golkar itu.
Sementara, perwakilan Dapil III (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya), Idris, mengimbau kepada Pemkot Makassar untuk meninjau rencana pembangunan listrik tenaga sampah (PLTSa) atau pengelolaan sampah energi listrik di Kecamatan Tamalanrea, yang dianggap bertentangan dengan prinsip berkelanjutan dan keadilan ekologis. Mengingat wilayah tersebut merupakan kawasan padat penduduk dan berpotensi menimbulkan masalah baru.
"Kami mengimbau kepada pemerintah kota untuk fokus terhadap masalah kebersihan khusus yang ditimbulkan ke warga yang mengeluh atau armada yang sudah tua dan tidak belajar lagi sehingga menghimbau kepada pemiliknya kota Makassar muda masyarakat dalam. Lalu, mengimbau untuk menambah, serta memperbaiki beberapa lampu jalan dan jalan yang berlubang agar dapat mempercepat mobilisasi warga yang beraktivitas," harap legislator fraksi Partai Gerinda tersebut.
Selain itu, perwakilan Dapil IV (Kecamatan Manggala dan Panakkukang), Hartono menekankan kepada pemerintah kota untuk melibatkan masyarakat Kota Makassar dalam hal pembangunan daerah, termasuk pengendalian banjir.
"Permintaan untuk dilakukan pelatihan bagi para pengurus Koperasi Merah Putih termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Termasuk juga penerimaan siswa baru kita yang masih banyak mengalami masalah termasuk penerimaan data penerima bantuan sosial yang sejati ini dianggap belum menjadi seperti yang diharapkan oleh masyarakat kita karena itu menjadi perhatian kami di Dapil IV untuk agar mereka bisa memberikan perhatian besar pada hal-hal yang kami sampaikan tersebut," kata legislator fraksi PKS itu.
(MAN)
Berita Terkait
News
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
Pemerintah Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, telah menggencarkan kebijakan pemilihan sampah bagi setiap keluarga yang mulai diberlakukan pada 1 Agustus 2026 mendatang.
Senin, 27 Jul 2026 09:41
Makassar City
DP2 Makassar Perkuat Program Urban Farming di 15 Lokasi Terintegrasi
Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar terus memperkuat pelaksanaan program urban farming atau pertanian perkotaan guna meningkatkan ketahanan pangan di tingkat masyarakat.
Minggu, 26 Jul 2026 12:17
Makassar City
Kemendagri Usul Reward dan Punishment untuk Dongkrak Kinerja OPD Makassar
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat realisasi belanja daerah dan meningkatkan akurasi perencanaan anggaran.
Sabtu, 25 Jul 2026 23:12
Makassar City
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya percepatan eksekusi anggaran pada awal tahun untuk menghindari keterlambatan program yang kerap berulang.
Sabtu, 25 Jul 2026 22:14
Sulsel
Reses di Bangkala Barat, Anggota DPRD Sulsel Salmawati Paris Serap Aspirasi Warga
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Nasdem, Salmawati Paris, menggelar Reses dan Temu Konstituen Masa Persidangan Tahun Sidang 2025/2026 di Desa Garassikang.
Sabtu, 25 Jul 2026 22:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Luwu Timur Soroti PT PUL, Diduga Gunakan Jalan Nasional Tanpa Izin
2
Andi Muzakkir Aqil Ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar
3
Reses di Gowa, Andi Tenri Indah Serap Keluhan Warga Soal Zonasi dan Akses Sekolah Negeri
4
DP2 Makassar Perkuat Program Urban Farming di 15 Lokasi Terintegrasi
5
Kalla Property Umumkan Pemenang Program Shop & Greet, Hadiah Utama Mobil BYD
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Luwu Timur Soroti PT PUL, Diduga Gunakan Jalan Nasional Tanpa Izin
2
Andi Muzakkir Aqil Ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar
3
Reses di Gowa, Andi Tenri Indah Serap Keluhan Warga Soal Zonasi dan Akses Sekolah Negeri
4
DP2 Makassar Perkuat Program Urban Farming di 15 Lokasi Terintegrasi
5
Kalla Property Umumkan Pemenang Program Shop & Greet, Hadiah Utama Mobil BYD