Dinsos-UPT Losari Siapkan Spot Khusus untuk Pengamen Agar Tak Ganggu Pengunjung
Jum'at, 22 Agu 2025 05:48
Suasana sore di kawasan Pantai Losari, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (21/8/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar bersama Unit Pelaksana Teknik (UPT) Losari akan mengandeng Komunitas Pengamen Jalan (KPJ) untuk menangani pengamen, terkhusus di kawasan Losari pengamen akan diberi ruang agar tak menganggu pengunjung.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kota Makassar, Muhammad Zuhur Daeng Ranca, mengatakan saat ini pihaknya tengah mendata sejumlah pengamen di kawasan Losari daan mengandeng pihak KPJ.
"Iya rencana seperti itu, tapi kita data dulu, sementara kita data dulu para pengamen di kawasan losari," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2025).
Menurutnya, rencana pembinaan anak jalanan akan dilakukan sebagai upaya memberi ruang bagi mereka. Tentu para pengamen di nilai lebih terarah dalam menyalurkan bakatnya.
"Jadi ada beberapa space yang akan di siapkan bersama dengan UPT Losari dan KPJ. Jadi mereka tidak menghampiri lagi pengunjung yang kerap di nilai menganggu," beber Zuhur.
Sementara itu, Kepala UPT Losari, Muliari Rosa Arifin, menuturkan bahwa penanganan para pengamen di kawasan tersebut terus dilakukan. Dari hasil rapat bersama, mereka akan di gandeng untuk tampil menghibur para pengunjung losari.
"Jadi bersama Dinsos Makassar, Satpol PP, UPT Losari kami gandeng mereka (pengeman) untuk tampil di beberapa titik di kawasan losari," kata Muliari Rosa Arifin.
Kata dia, pihaknya bersama dengan KPJ bakal memberi ruang bagi para pengemen. Ruang itu berupa panggung aksi bagi para penyanyi jalanan.
"Seperti itu, ada beberapa spot atau lokasi yang kita siapkan untuk para pengamen, nanti bersama dengan KPJ turun. Jadi tidak lagi datangi para pengunjung yang sementara makan," jelasnya.
Nantinya mereka akan tampil menghibur para pengunjung di sepanjang kawasan Pantai Losari. Mereka akan bernyanyi di beberapa tempat yang di siapkan.
"Tidak ada lagi paksaan ke pengunjung, karena mereka tetap di tempat tersebut, tidak kemana-mana lagi. Nanti mereka menghibur para pengunjung yang hadir," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Makassar, Andi Bukti Djufri, mendukung upayah penanganan pengamen di kawasan losari. Memberi ruang bagi mereka menjadi solusi saat ini.
"Tapi khusus di kawasan losari, saya rasa ide seperti itu cukup bagus dan kita dukung upaya itu," kata Bukti.
Mantan Kepala Kesbangpol Kota Makassar ini menjelaskan rencana tersebut akan terwujud jika kerjasama semua pihak ikut terlibat.
"Tentu sama-sama semua pihak, termasuk Satpol PP juga. Tapi tentu upaya ini sebagai cara juga untuk penanganan pengamen," pungkasnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kota Makassar, Muhammad Zuhur Daeng Ranca, mengatakan saat ini pihaknya tengah mendata sejumlah pengamen di kawasan Losari daan mengandeng pihak KPJ.
"Iya rencana seperti itu, tapi kita data dulu, sementara kita data dulu para pengamen di kawasan losari," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2025).
Menurutnya, rencana pembinaan anak jalanan akan dilakukan sebagai upaya memberi ruang bagi mereka. Tentu para pengamen di nilai lebih terarah dalam menyalurkan bakatnya.
"Jadi ada beberapa space yang akan di siapkan bersama dengan UPT Losari dan KPJ. Jadi mereka tidak menghampiri lagi pengunjung yang kerap di nilai menganggu," beber Zuhur.
Sementara itu, Kepala UPT Losari, Muliari Rosa Arifin, menuturkan bahwa penanganan para pengamen di kawasan tersebut terus dilakukan. Dari hasil rapat bersama, mereka akan di gandeng untuk tampil menghibur para pengunjung losari.
"Jadi bersama Dinsos Makassar, Satpol PP, UPT Losari kami gandeng mereka (pengeman) untuk tampil di beberapa titik di kawasan losari," kata Muliari Rosa Arifin.
Kata dia, pihaknya bersama dengan KPJ bakal memberi ruang bagi para pengemen. Ruang itu berupa panggung aksi bagi para penyanyi jalanan.
"Seperti itu, ada beberapa spot atau lokasi yang kita siapkan untuk para pengamen, nanti bersama dengan KPJ turun. Jadi tidak lagi datangi para pengunjung yang sementara makan," jelasnya.
Nantinya mereka akan tampil menghibur para pengunjung di sepanjang kawasan Pantai Losari. Mereka akan bernyanyi di beberapa tempat yang di siapkan.
"Tidak ada lagi paksaan ke pengunjung, karena mereka tetap di tempat tersebut, tidak kemana-mana lagi. Nanti mereka menghibur para pengunjung yang hadir," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Makassar, Andi Bukti Djufri, mendukung upayah penanganan pengamen di kawasan losari. Memberi ruang bagi mereka menjadi solusi saat ini.
"Tapi khusus di kawasan losari, saya rasa ide seperti itu cukup bagus dan kita dukung upaya itu," kata Bukti.
Mantan Kepala Kesbangpol Kota Makassar ini menjelaskan rencana tersebut akan terwujud jika kerjasama semua pihak ikut terlibat.
"Tentu sama-sama semua pihak, termasuk Satpol PP juga. Tapi tentu upaya ini sebagai cara juga untuk penanganan pengamen," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Viral Sampah di Pantai Losari, Satgas Kecamatan Ujung Pandang Langsung Beraksi
Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang merespons laporan yang beredar di media sosial terkait tumpukan sampah di kawasan Pantai Losari, Selasa (2/6/2026).
Rabu, 03 Jun 2026 16:53
Ekbis
Kallafriends Hadirkan Polaroid Keliling dan Lucky Spin di MHM 2026
Melalui berbagai aktivasi menarik, aplikasi loyalty milik KALLA ini hadir menemani para pelari dan pengunjung selama pelaksanaan MHM pada 28–31 Mei 2026 di Anjungan Pantai Losari.
Jum'at, 29 Mei 2026 19:28
Makassar City
Dinsos Makassar Respons Positif Usulan Program Rumah Singgah Muhammadiyah
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar menyambut positif usulan program kerja sama yang diajukan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Kota Makassar, khususnya terkait penanganan anak jalanan melalui program rumah singgah.
Rabu, 22 Apr 2026 14:39
News
38.760 Warga Makassar Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
Sebanyak 38.760 warga Kota Makassar tidak lagi ditanggung iuran BPJS Kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) yang bersumber dari APBN.
Selasa, 10 Feb 2026 22:32
Sulsel
Maros Godok Bansos Pendidikan untuk Mahasiswa Kurang Mampu Senilai Rp2 M
Dinas Sosial Kabupaten Maros tengah menyiapkan program bantuan sosial (bansos) pendidikan yang menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Minggu, 08 Feb 2026 10:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
2
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
2
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna