Dinas Sosial Makassar Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
Rabu, 15 Jul 2026 16:47
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie beserta jajaran saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar, Selasa (14/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali meraih penghargaan di bidang pelayanan publik. Kali ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar menerima penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia atas hasil penilaian pelayanan publik.
Penghargaan tersebut diserahkan Wali Kota Makassar kepada Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya yang sama-sama memperoleh kategori baik dalam penilaian Ombudsman RI.
Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Kota Makassar, Dr Fadly, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen kedua organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Alhamdulillah hasil penilaian dari pelayanan publik oleh Ombudsman RI. Dua OPD mendapatkan kategori baik yang alhamdulillah sudah diberikan penghargaan oleh Bapak Wali Kota, yaitu Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah Daya," katanya kepada awak media, Selasa (14/7/2026).
Fadly berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi OPD lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Harapan kami tahun berikutnya atau tahun ini ada lagi penghargaan-penghargaan yang didapatkan oleh OPD-OPD di lingkup Pemerintah Kota Makassar," harapnya.
Ia menjelaskan, penilaian Ombudsman RI dilakukan melalui sejumlah indikator, mulai dari wawancara terhadap petugas pelayanan dan masyarakat penerima layanan hingga penilaian terhadap sarana dan prasarana pelayanan publik.
"Ada banyak aspek, dia dilihat mulai dari wawancara sendiri oleh pihak pelayanan, masyarakat. Jadi teman-teman Ombudsman ini mewawancarai langsung secara acak ke teman-teman yang memberi atau masyarakat yang mendapatkan layanan," ungkapnya.
Selain itu, Ombudsman juga menilai kelengkapan fasilitas pendukung pelayanan sebelum menentukan kategori hasil penilaian.
"Terus melihat juga terkait sarana dan prasarana, terkait pelayanan publik yang ada di OPD-nya masing-masing. Itu salah satu penilaian-penilaian yang diberikan oleh teman-teman Ombudsman dan selanjutnya mereka akan mengeluarkan nilai apakah kategorinya itu kategori baik atau sangat baik. Sebelum-sebelumnya belum pernah dapat penghargaan ini. Tetapi saat ini (penghargaan) langsung ke OPD-nya masing-masing," lanjut Fadly.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan tantangan terbesar setelah meraih penghargaan adalah mempertahankan kualitas pelayanan.
"Pasti mempertahankan (penghargaan) jauh lebih susah (menantang) daripada merubah," singkatnya saat ditemui di Media Center Balai Kota Makassar.
Menurut Andi Bukti, penghargaan tersebut diraih berkat komitmen jajarannya dalam memenuhi standar pelayanan publik, termasuk penyediaan fasilitas yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Komitmen yang saya maksud ini, apa yang menjadi perserahan, itu yang dilakukan. Contoh kecil misalnya, parkir harus ada parkir disabilitas. Harus ada parkir disabilitas, harus ada di kantor tempat menyusui. Insyaallah, pasti pelayanan dapat lebih baik dan sangat baik," tutup Andi Bukti.
Penghargaan tersebut diserahkan Wali Kota Makassar kepada Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya yang sama-sama memperoleh kategori baik dalam penilaian Ombudsman RI.
Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Kota Makassar, Dr Fadly, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen kedua organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Alhamdulillah hasil penilaian dari pelayanan publik oleh Ombudsman RI. Dua OPD mendapatkan kategori baik yang alhamdulillah sudah diberikan penghargaan oleh Bapak Wali Kota, yaitu Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah Daya," katanya kepada awak media, Selasa (14/7/2026).
Fadly berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi OPD lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Harapan kami tahun berikutnya atau tahun ini ada lagi penghargaan-penghargaan yang didapatkan oleh OPD-OPD di lingkup Pemerintah Kota Makassar," harapnya.
Ia menjelaskan, penilaian Ombudsman RI dilakukan melalui sejumlah indikator, mulai dari wawancara terhadap petugas pelayanan dan masyarakat penerima layanan hingga penilaian terhadap sarana dan prasarana pelayanan publik.
"Ada banyak aspek, dia dilihat mulai dari wawancara sendiri oleh pihak pelayanan, masyarakat. Jadi teman-teman Ombudsman ini mewawancarai langsung secara acak ke teman-teman yang memberi atau masyarakat yang mendapatkan layanan," ungkapnya.
Selain itu, Ombudsman juga menilai kelengkapan fasilitas pendukung pelayanan sebelum menentukan kategori hasil penilaian.
"Terus melihat juga terkait sarana dan prasarana, terkait pelayanan publik yang ada di OPD-nya masing-masing. Itu salah satu penilaian-penilaian yang diberikan oleh teman-teman Ombudsman dan selanjutnya mereka akan mengeluarkan nilai apakah kategorinya itu kategori baik atau sangat baik. Sebelum-sebelumnya belum pernah dapat penghargaan ini. Tetapi saat ini (penghargaan) langsung ke OPD-nya masing-masing," lanjut Fadly.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan tantangan terbesar setelah meraih penghargaan adalah mempertahankan kualitas pelayanan.
"Pasti mempertahankan (penghargaan) jauh lebih susah (menantang) daripada merubah," singkatnya saat ditemui di Media Center Balai Kota Makassar.
Menurut Andi Bukti, penghargaan tersebut diraih berkat komitmen jajarannya dalam memenuhi standar pelayanan publik, termasuk penyediaan fasilitas yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Komitmen yang saya maksud ini, apa yang menjadi perserahan, itu yang dilakukan. Contoh kecil misalnya, parkir harus ada parkir disabilitas. Harus ada parkir disabilitas, harus ada di kantor tempat menyusui. Insyaallah, pasti pelayanan dapat lebih baik dan sangat baik," tutup Andi Bukti.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
RSUD Daya Makassar Luncurkan Geliat, Percepat Penanganan Pasien Telantar
RSUD Kota Makassar (RSUD Daya) meluncurkan inovasi pelayanan Geliat (Gerakan Empati Layanan Integrasi Aktif Terpadu) untuk mempercepat penanganan pasien telantar.
Rabu, 15 Jul 2026 16:56
Makassar City
Localfest Hadir di Makassar Oktober 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung
Kota Makassar akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Localfest pada awal Oktober 2026. Festival kreatif berskala nasional ini ditargetkan menarik sekitar 15.000 pengunjung.
Selasa, 14 Jul 2026 20:09
Makassar City
Makassar Terapkan Web-GIS Railing Besi untuk Pantau Bangunan di Kawasan Pesisir
Distaru Kota Makassar meluncurkan inovasi Railing Besi (Rekayasa Lingkungan di Bentang Pesisir) untuk memperkuat pengawasan pemanfaatan ruang, khususnya di kawasan pesisir.
Selasa, 14 Jul 2026 19:59
Makassar City
DPRD Makassar Dukung Mitigasi Kekeringan, Dorong Maksimalisasi Air Bersih dan BTT
Anggota DPRD Kota Makassar menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemkot Makassar dalam mengantisipasi potensi kekeringan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah saat musim kemarau.
Selasa, 14 Jul 2026 19:40
Makassar City
Pemkot Makassar Pilot Project Digitalisasi Bansos, Ribuan ASN jadi Agen Perlinsos
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadi salah satu dari 40 daerah di Indonesia yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai lokasi pilot project digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos).
Senin, 13 Jul 2026 17:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Kuota Haji Kabupaten Maros 2027 Berkurang 165 Orang
3
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang
4
PB IPMIL Raya Gandeng DPRD Sulsel Kawal Pembangunan Luwu Raya
5
Pemkab Gowa Perkuat Kualitas Data Statistik Sektoral Lewat Evaluasi EPSS
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Kuota Haji Kabupaten Maros 2027 Berkurang 165 Orang
3
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang
4
PB IPMIL Raya Gandeng DPRD Sulsel Kawal Pembangunan Luwu Raya
5
Pemkab Gowa Perkuat Kualitas Data Statistik Sektoral Lewat Evaluasi EPSS