Walkot Munafri Dorong Bukit Baruga Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Mandiri
Minggu, 24 Agu 2025 14:15
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-9 Komunitas Perjaka, di kawasan Bukit Baruga Antang, Kecamatan Manggala, Minggu (24/08/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri perayaan ulang tahun ke-9 Komunitas Perjaka (Persatuan Pejalan Kaki Bukit Baruga) yang digelar di kawasan Bukit Baruga Antang, Kecamatan Manggala, Minggu (24/08/2025).
Munafri hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Mahmud, beserta sejumlah jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Munafri menilai kawasan Bukit Baruga sebagai salah satu wilayah yang berkembang sangat pesat di Kota Makassar. Oleh karena itu, ia berharap keluarga besar Baruga dapat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan kota.
Kata Munafri, pertumbuhan kawasan ini perlu ditopang dengan penataan arus lalu lintas yang lebih baik, termasuk rekayasa jalur di Jalan Dr Leimena serta penambahan traffic light di persimpangan agar mobilitas warga lebih lancar.
"Kita akan benahi dengan baik, arus kendaraan akan kita tata dengan baik. Yang kedua mungkin di perempatan di depan harus memang sudah punya traffic light supaya jalur ini bisa berjalan dengan baik," katanya dalam sambutan.
Ketua IKA FH Universitas Hasanuddin itu menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan. Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak dapat menyelesaikan persoalan kota sendiri tanpa peran aktif seluruh elemen, termasuk warga di perumahan.
Salah satu isu yang mendapat perhatian serius adalah pengelolaan sampah rumah tangga. Munafri menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah mewajibkan sistem pengelolaan sampah mandiri di tingkat RT-RW, dengan target menuju rumah tangga zero waste.
"Saya sangat berharap di Bukit Baruga dengan sudah ribuan rumah tangga yang ada untuk bisa mengelolanya mengelola sampahnya secara mandiri. Harapan kita mudah-mudahan bisa menjadi percontohan rumah tangga zero waste," ujarnya.
Wali Kota juga mendorong agar setiap masyarakat bisa memproduksi dan memiliki biopori, komposter, eco-enzym, hingga budidaya maggot untuk mengurai sampah organik.
Munafri mencontohkan bahwa maggot mampu mengonsumsi sampah dalam jumlah besar, sehingga dapat menjadi solusi konkret dalam mengurangi beban TPA yang saat ini hanya diperkirakan mampu bertahan dua tahun ke depan.
"Hanya dengan lingkungan yang bersih dan pengelolaan sampah yang baik, kehidupan bermasyarakat dapat berjalan harmonis," tutur Wali Kota.
Appi sapaan karibnya itu pun mengajak Komunitas Perjaka dan seluruh warga Bukit Baruga untuk mendukung langkah pemerintah dalam menciptakan kawasan perumahan yang menjadi percontohan zero waste di Makassar.
“Pemerintah kota akan terus membuka jalur komunikasi dengan masyarakat dalam bentuk apa pun. Hanya dengan kolaborasi, kita bisa menghadirkan lingkungan yang sehat dan masa depan kota yang lebih baik,” pungkasnya.
Munafri hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Mahmud, beserta sejumlah jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Munafri menilai kawasan Bukit Baruga sebagai salah satu wilayah yang berkembang sangat pesat di Kota Makassar. Oleh karena itu, ia berharap keluarga besar Baruga dapat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan kota.
Kata Munafri, pertumbuhan kawasan ini perlu ditopang dengan penataan arus lalu lintas yang lebih baik, termasuk rekayasa jalur di Jalan Dr Leimena serta penambahan traffic light di persimpangan agar mobilitas warga lebih lancar.
"Kita akan benahi dengan baik, arus kendaraan akan kita tata dengan baik. Yang kedua mungkin di perempatan di depan harus memang sudah punya traffic light supaya jalur ini bisa berjalan dengan baik," katanya dalam sambutan.
Ketua IKA FH Universitas Hasanuddin itu menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan. Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak dapat menyelesaikan persoalan kota sendiri tanpa peran aktif seluruh elemen, termasuk warga di perumahan.
Salah satu isu yang mendapat perhatian serius adalah pengelolaan sampah rumah tangga. Munafri menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah mewajibkan sistem pengelolaan sampah mandiri di tingkat RT-RW, dengan target menuju rumah tangga zero waste.
"Saya sangat berharap di Bukit Baruga dengan sudah ribuan rumah tangga yang ada untuk bisa mengelolanya mengelola sampahnya secara mandiri. Harapan kita mudah-mudahan bisa menjadi percontohan rumah tangga zero waste," ujarnya.
Wali Kota juga mendorong agar setiap masyarakat bisa memproduksi dan memiliki biopori, komposter, eco-enzym, hingga budidaya maggot untuk mengurai sampah organik.
Munafri mencontohkan bahwa maggot mampu mengonsumsi sampah dalam jumlah besar, sehingga dapat menjadi solusi konkret dalam mengurangi beban TPA yang saat ini hanya diperkirakan mampu bertahan dua tahun ke depan.
"Hanya dengan lingkungan yang bersih dan pengelolaan sampah yang baik, kehidupan bermasyarakat dapat berjalan harmonis," tutur Wali Kota.
Appi sapaan karibnya itu pun mengajak Komunitas Perjaka dan seluruh warga Bukit Baruga untuk mendukung langkah pemerintah dalam menciptakan kawasan perumahan yang menjadi percontohan zero waste di Makassar.
“Pemerintah kota akan terus membuka jalur komunikasi dengan masyarakat dalam bentuk apa pun. Hanya dengan kolaborasi, kita bisa menghadirkan lingkungan yang sehat dan masa depan kota yang lebih baik,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Wali Kota Makassar Appi Selangkah Lagi Gabung Demokrat, Diajak Langsung Dewan Pakar DPP
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Malarangeng datang khusus ke Kota Makassar untuk mengajak Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi bergabung ke partainya.
Sabtu, 03 Okt 2026 19:06
Sulsel
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
DPD I Golkar Sulsel memperpanjang kepengurusan 22 DPD II kabupaten/kota yang telah habis masa kepengurusannya. Sementara dua daerah lainnya yakni Bone dan Maros ditunjuk pelaksana tugas.
Kamis, 01 Okt 2026 18:01
Ekbis
Lewat Baruga Friends, Bukit Baruga Buka Peluang Penghasilan Tambahan dari Referral Hunian
Bukit Baruga menghadirkan Baruga Friends, program referral yang memungkinkan masyarakat mendapatkan komisi dengan merekomendasikan produk hunian kepada calon konsumen.
Kamis, 01 Okt 2026 04:54
News
34 Tahun Bukit Baruga, Ruang Hijau Jadi Bagian dari Kawasan Hunian
Keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan yang tidak sekadar nyaman untuk ditinggali, tetapi juga mendukung aktivitas dan interaksi warga.
Selasa, 29 Sep 2026 17:01
Sulsel
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
Rencana pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) regional mulai mendapat dukungan tujuh pemerintah daerah di Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 09:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Superco Superfest 2026 Hadir di Makassar, Asah Talenta Sepak Bola Muda
3
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
4
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja
5
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Superco Superfest 2026 Hadir di Makassar, Asah Talenta Sepak Bola Muda
3
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
4
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja
5
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka