Groundbreaking Jalur Alternatif Riverside: Bukit Baruga & Pemkot Makassar Perkuat Konektivitas Kawasan
Jum'at, 10 Okt 2025 13:18
Bukit Baruga bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi menggelar Groundbreaking Ceremony Jalur Alternatif Riverside (Baruga–Leimena). Foto/Istimewa
MAKASSAR - Bukit Baruga bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi menggelar Groundbreaking Ceremony Jalur Alternatif Riverside (Baruga–Leimena) sebagai langkah konkret meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga.
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar Azwar Rasmin, jajaran direksi KALLA Group, mitra perbankan, notaris, tokoh masyarakat, serta media.
CEO KALLA Land & Property, Ricky Theodores, menyampaikan bahwa pembangunan Jalur Riverside merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan kawasan hunian yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Akses yang baik adalah fondasi kawasan hunian yang berkembang. Jalur ini akan menjadi infrastruktur utama yang menghubungkan pemukiman, fasilitas publik, serta aktivitas warga secara lebih efisien dan modern,” jelas Ricky.
Dengan filosofi “Harmoni Kehidupan”, Bukit Baruga meyakini bahwa pengembangan kawasan bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga menciptakan ruang hidup yang nyaman, aman, dan terkoneksi. Jalur sepanjang 3,8 km ini akan menghubungkan Bukit Baruga hingga ke wilayah Manggala dan Maros, dengan investasi mencapai Rp100 miliar. Progres pembebasan lahan telah mencapai 70%.
“Pencapaian ini berkat kolaborasi erat antara pemerintah kota, mitra, dan masyarakat. Dukungan semua pihak akan terus menjadi kunci dalam pembangunan infrastruktur ini,” jelas Ricky.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyebut proyek ini sebagai solusi strategis untuk mengatasi kemacetan, terutama di koridor Baruga–Leimena. Ia juga menegaskan komitmen Pemkot untuk mendukung penuh dari sisi perizinan dan pengawasan proyek.
“Kami tengah mengkaji agar jalur ini bisa tersambung hingga BTP, menjadikannya akses alternatif yang menyeluruh. Ini bukan hanya jalan baru, tapi solusi mobilitas bagi warga kota,” ujarnya.
Munafri juga menyinggung persoalan pasar tumpah di sekitar Jalan Leimena yang memicu kemacetan. Sebagai solusinya, Bukit Baruga bersama Pemkot akan membangun pasar tradisional modern di dalam kawasan hunian.
Sementara itu, para pedagang akan direlokasi sementara ke Toddopuli agar pengerjaan jalan dapat segera dilanjutkan.
Dengan dimulainya proyek ini, Bukit Baruga dan Pemkot Makassar berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jalur Riverside diharapkan menjadi pendorong tumbuhnya kawasan hunian yang lebih harmonis, bernilai tinggi, dan berkelanjutan.
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar Azwar Rasmin, jajaran direksi KALLA Group, mitra perbankan, notaris, tokoh masyarakat, serta media.
CEO KALLA Land & Property, Ricky Theodores, menyampaikan bahwa pembangunan Jalur Riverside merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan kawasan hunian yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Akses yang baik adalah fondasi kawasan hunian yang berkembang. Jalur ini akan menjadi infrastruktur utama yang menghubungkan pemukiman, fasilitas publik, serta aktivitas warga secara lebih efisien dan modern,” jelas Ricky.
Dengan filosofi “Harmoni Kehidupan”, Bukit Baruga meyakini bahwa pengembangan kawasan bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga menciptakan ruang hidup yang nyaman, aman, dan terkoneksi. Jalur sepanjang 3,8 km ini akan menghubungkan Bukit Baruga hingga ke wilayah Manggala dan Maros, dengan investasi mencapai Rp100 miliar. Progres pembebasan lahan telah mencapai 70%.
“Pencapaian ini berkat kolaborasi erat antara pemerintah kota, mitra, dan masyarakat. Dukungan semua pihak akan terus menjadi kunci dalam pembangunan infrastruktur ini,” jelas Ricky.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyebut proyek ini sebagai solusi strategis untuk mengatasi kemacetan, terutama di koridor Baruga–Leimena. Ia juga menegaskan komitmen Pemkot untuk mendukung penuh dari sisi perizinan dan pengawasan proyek.
“Kami tengah mengkaji agar jalur ini bisa tersambung hingga BTP, menjadikannya akses alternatif yang menyeluruh. Ini bukan hanya jalan baru, tapi solusi mobilitas bagi warga kota,” ujarnya.
Munafri juga menyinggung persoalan pasar tumpah di sekitar Jalan Leimena yang memicu kemacetan. Sebagai solusinya, Bukit Baruga bersama Pemkot akan membangun pasar tradisional modern di dalam kawasan hunian.
Sementara itu, para pedagang akan direlokasi sementara ke Toddopuli agar pengerjaan jalan dapat segera dilanjutkan.
Dengan dimulainya proyek ini, Bukit Baruga dan Pemkot Makassar berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jalur Riverside diharapkan menjadi pendorong tumbuhnya kawasan hunian yang lebih harmonis, bernilai tinggi, dan berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
Makassar City
Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan Kedua
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi telah mencapai angka Rp2,7 triliun lebih hingga periode triwulan kedua atau semester pertama tahun 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 16:27
Makassar City
Pemkot Makassar Perluas Tracing TBC, Target 339 Titik
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas tracing tuberkulosis (TBC) dengan mengintegrasikannya bersama Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Rabu, 12 Agu 2026 07:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
4
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
5
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
4
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
5
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja