Makassar Animation Festival, Ruang Bagi Kreator Salurkan Karya Kreatif
Minggu, 02 Nov 2025 17:31
MAKASSAR - Makassar Animation Festival atau yang disingkat Mafest merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar.
Tahun ini, Kegiatan serupa kembali digelar oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar dengan berbagai kegiatan menarik, seperti pelatihan, lomba hingga pameran oleh komunitas kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, dalam hal ini Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Irwin Ramadanis Oharella dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa subsektor animasi saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat baik.
Berdasarkan hal itu, Irwin bersama jajaran Dispar Kota Makassar menghadirkan para animator kota Makassar dalam acara Mafest 2025 untuk mengembangkan sektor animasi di Kota Makassar.
"Melalui kegiatan Mafest tahun ini, harapan kami lahir gagasan atau ide baru yang menghasilkan karya yang paripurna. Ini menjadi komitmen Pemkot Makassar untuk memicu industri kreatif, terkhusus disubsektor video animasi agar menjadi salah satu sektor yang dapat membangkitkan ekosistem ekonomi di Kota Makassar," ujar Irwin yang turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Andi Haris.
Disaat yang sama, momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Kanwil Kemenkum Sulsel untuk mengajak para pelaku industri kreatif melindungi hasil karyanya dengan membuka booth layanan konsultasi Kekayaan Intelektual hasil kolaborasi dengan Dispar Kota Makassar yang digelar Di Tulip Ballroom, Hotel Grand Tulip Essential Makassar.
Selain itu, antusias terlihat dari peserta kegiatan saat melakukan konsultasi dengan petugas layanan Kekayaan Intelektual. Konsultasi oleh peserta dilakukan untuk menghindari risiko penolakan pendaftaran, mencegah potensi sengketa di kemudian hari, memastikan merek tidak memiliki kesamaan dengan yang sudah terdaftar, serta menentukan kelas pendaftaran yang paling sesuai dengan jenis usahanya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyampaikan apresiasi yang tinggi atas langkah kolaboratif yang ditempuh Dispar Kota Makassar. Menurut Kakanwil, upaya yang melibatkan Kanwil Kemenkum Sulsel dalam festival ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Makassar untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap karya terhadap pelaku industri kreatif.
"Apresiasi kami sampaikan kepada Pemkot Makassar atas langkah kolaborasinya melibatkan Kanwil Kemenkum Sulsel dalam upayanya memberikan pemahaman kepada pelaku industri kreatif tentang pentingnya pelindungan hukum terhadap suatu karya," ujar Andi Basmal dalam keterangannya, Minggu (2/11/2025).
Kakanwil Andi Basmal berkomitmen untuk terus memanfaatkan momentum kolaboratif agar pelaku industri di Sulsel dapat memahami tentang pentingnya pendaftaran Kekayaan Intelektual sebagai langkah awal perlindungan hukum suatu karya.
Tahun ini, Kegiatan serupa kembali digelar oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar dengan berbagai kegiatan menarik, seperti pelatihan, lomba hingga pameran oleh komunitas kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, dalam hal ini Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Irwin Ramadanis Oharella dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa subsektor animasi saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat baik.
Berdasarkan hal itu, Irwin bersama jajaran Dispar Kota Makassar menghadirkan para animator kota Makassar dalam acara Mafest 2025 untuk mengembangkan sektor animasi di Kota Makassar.
"Melalui kegiatan Mafest tahun ini, harapan kami lahir gagasan atau ide baru yang menghasilkan karya yang paripurna. Ini menjadi komitmen Pemkot Makassar untuk memicu industri kreatif, terkhusus disubsektor video animasi agar menjadi salah satu sektor yang dapat membangkitkan ekosistem ekonomi di Kota Makassar," ujar Irwin yang turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Andi Haris.
Disaat yang sama, momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Kanwil Kemenkum Sulsel untuk mengajak para pelaku industri kreatif melindungi hasil karyanya dengan membuka booth layanan konsultasi Kekayaan Intelektual hasil kolaborasi dengan Dispar Kota Makassar yang digelar Di Tulip Ballroom, Hotel Grand Tulip Essential Makassar.
Selain itu, antusias terlihat dari peserta kegiatan saat melakukan konsultasi dengan petugas layanan Kekayaan Intelektual. Konsultasi oleh peserta dilakukan untuk menghindari risiko penolakan pendaftaran, mencegah potensi sengketa di kemudian hari, memastikan merek tidak memiliki kesamaan dengan yang sudah terdaftar, serta menentukan kelas pendaftaran yang paling sesuai dengan jenis usahanya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyampaikan apresiasi yang tinggi atas langkah kolaboratif yang ditempuh Dispar Kota Makassar. Menurut Kakanwil, upaya yang melibatkan Kanwil Kemenkum Sulsel dalam festival ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Makassar untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap karya terhadap pelaku industri kreatif.
"Apresiasi kami sampaikan kepada Pemkot Makassar atas langkah kolaborasinya melibatkan Kanwil Kemenkum Sulsel dalam upayanya memberikan pemahaman kepada pelaku industri kreatif tentang pentingnya pelindungan hukum terhadap suatu karya," ujar Andi Basmal dalam keterangannya, Minggu (2/11/2025).
Kakanwil Andi Basmal berkomitmen untuk terus memanfaatkan momentum kolaboratif agar pelaku industri di Sulsel dapat memahami tentang pentingnya pendaftaran Kekayaan Intelektual sebagai langkah awal perlindungan hukum suatu karya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Makassar City
Warga Tamalanrea Bersatu Tolak PSEL, Sebut Masa Depan Generasi Dipertaruhkan
Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa oleh PT SUS di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, terus menguat.
Kamis, 14 Mei 2026 06:21
Makassar City
MIWF 2026 Hadirkan Dialog Kritis, Literasi Inklusif, dan Kampanye Lingkungan
Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 akan digelar pada 14–17 Mei 2026 di Benteng Fort Rotterdam. Festival tahun ini mengusung tema “Re-co-ordinate”.
Rabu, 13 Mei 2026 20:14
Sulsel
Viral di Media Sosial, Kandang Babi di Jalan Daeng Tata Makassar Langsung Ditertibkan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate.
Rabu, 13 Mei 2026 05:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar