Pimnas 38 di Unhas Resmi Bergulir, Ribuan Mahasiswa Adu Gagasan
Senin, 24 Nov 2025 17:25
Suasana pembukaan Pimnas ke-38, di Ballroom Anging Mamiri, Kampus Tamalanrea, Kota Makassar, Senin (24/11/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 di Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi dibuka, Senin (24/11/2025). Ajang ini menghadirkan 420 tim dari 167 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Ajang tahunan ini menjadi ruang adu gagasan dan inovasi mahasiswa, mengusung tema *“Transformasi Mahasiswa Indonesia Menjadi Generasi Unggul yang Inovatif, Kolaboratif, Berkarakter, dan Berdampak.”
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan kesiapan kampus merah menjadi tuan rumah yang ramah dan melayani seluruh peserta.
"Kami menyemangati tim Unhas untuk menjadi contoh yang baik, untuk selalu berprestasi dan memberikan hasil terbaik. Bahwa nanti kita juara satu itu adalah hasil dari upaya yang telah dilakukan secara baik selama ini," ujarnya.
Prof JJ, sapaan akrabnya, menegaskan dukungan penuh kepada tim Pimnas Unhas selama kompetisi berlangsung. Meski demikian, ia menyampaikan bahwa target utama bukan sekadar perolehan medali.
"Target tentu selalu harus yang terbaik ya, tapi sesungguhnya tidak mudah untuk menjadi juara satu. Secara nasional kita tahu bahwa banyak sekali universitas raksasa yang sangat kuat, sangat mumpuni. Kami sebenarnya targetnya hanya untuk menjadi yang terbaik, berapa pun nanti medali kita juara berapapun. Hal itu sudah merupakan bagian dari hasil yang kami syukuri, kami hargai," katanya.
Menurutnya, Pimnas bukan hanya kompetisi, tetapi proses pembentukan kapasitas mahasiswa.
"Serta keinginan untuk membangun kemampuan berkomunikasi dan juga memimpin tim-tim kecil. Ini yang kami sangat harapkan secara nasional, sehingga nanti kalau proses ini baik, Insyaallah juga hasilnya juga akan semakin baik,"* ungkapnya.
Lebih jauh, Prof JJ menepis anggapan bahwa banyaknya tim Unhas yang lolos pendanaan berkaitan dengan status sebagai tuan rumah.
"Artinya Unhas memang bukan hanya kuat, tapi jauh lebih kuat dibandingkan dengan tim untuk yang lolos Pimnas, Unhas 20, urutan berikutnya hanya 16, 13, dan seterusnya," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kekuatan tersebut lahir dari kerja tim yang solid.
"Sehingga jumlah yang lolos itu bukan karena kami tuan rumah. Itu tidak ada hubungannya dengan tuan rumah. Tapi karena upaya tim dipimpin oleh Pak WR I (Prof Ruslin). Saya supervisi langsung, kita turut bersama-sama membangun gairah anak-anak kita di Unhas untuk bisa memberikan yang terbaik," katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Unhas juga menyiapkan berbagai bentuk penghargaan untuk mahasiswa peserta Pimnas.
"Kalau reward bukan hanya skripsi tapi juga SKS-nya ada dalam prosesnya, kemudian juga macam-macam reward-nya. Tentu yang paling tinggi reward-nya itu adalah kebanggaan. Itu dalam CV, dan kita akan abadikan itu juga di dalam lembaran-lembaran sejarah Unhas. Sehingga, mereka Insyaallah betul-betul akan mendapatkan apresiasi yang setimpal," tutupnya.
Ajang tahunan ini menjadi ruang adu gagasan dan inovasi mahasiswa, mengusung tema *“Transformasi Mahasiswa Indonesia Menjadi Generasi Unggul yang Inovatif, Kolaboratif, Berkarakter, dan Berdampak.”
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan kesiapan kampus merah menjadi tuan rumah yang ramah dan melayani seluruh peserta.
"Kami menyemangati tim Unhas untuk menjadi contoh yang baik, untuk selalu berprestasi dan memberikan hasil terbaik. Bahwa nanti kita juara satu itu adalah hasil dari upaya yang telah dilakukan secara baik selama ini," ujarnya.
Prof JJ, sapaan akrabnya, menegaskan dukungan penuh kepada tim Pimnas Unhas selama kompetisi berlangsung. Meski demikian, ia menyampaikan bahwa target utama bukan sekadar perolehan medali.
"Target tentu selalu harus yang terbaik ya, tapi sesungguhnya tidak mudah untuk menjadi juara satu. Secara nasional kita tahu bahwa banyak sekali universitas raksasa yang sangat kuat, sangat mumpuni. Kami sebenarnya targetnya hanya untuk menjadi yang terbaik, berapa pun nanti medali kita juara berapapun. Hal itu sudah merupakan bagian dari hasil yang kami syukuri, kami hargai," katanya.
Menurutnya, Pimnas bukan hanya kompetisi, tetapi proses pembentukan kapasitas mahasiswa.
"Serta keinginan untuk membangun kemampuan berkomunikasi dan juga memimpin tim-tim kecil. Ini yang kami sangat harapkan secara nasional, sehingga nanti kalau proses ini baik, Insyaallah juga hasilnya juga akan semakin baik,"* ungkapnya.
Lebih jauh, Prof JJ menepis anggapan bahwa banyaknya tim Unhas yang lolos pendanaan berkaitan dengan status sebagai tuan rumah.
"Artinya Unhas memang bukan hanya kuat, tapi jauh lebih kuat dibandingkan dengan tim untuk yang lolos Pimnas, Unhas 20, urutan berikutnya hanya 16, 13, dan seterusnya," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kekuatan tersebut lahir dari kerja tim yang solid.
"Sehingga jumlah yang lolos itu bukan karena kami tuan rumah. Itu tidak ada hubungannya dengan tuan rumah. Tapi karena upaya tim dipimpin oleh Pak WR I (Prof Ruslin). Saya supervisi langsung, kita turut bersama-sama membangun gairah anak-anak kita di Unhas untuk bisa memberikan yang terbaik," katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Unhas juga menyiapkan berbagai bentuk penghargaan untuk mahasiswa peserta Pimnas.
"Kalau reward bukan hanya skripsi tapi juga SKS-nya ada dalam prosesnya, kemudian juga macam-macam reward-nya. Tentu yang paling tinggi reward-nya itu adalah kebanggaan. Itu dalam CV, dan kita akan abadikan itu juga di dalam lembaran-lembaran sejarah Unhas. Sehingga, mereka Insyaallah betul-betul akan mendapatkan apresiasi yang setimpal," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Sinergi dengan Unhas, Tingkatkan Kesadaran Hukum
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memperluas jangkauan diseminasi informasi hukum.
Minggu, 12 Apr 2026 20:02
Makassar City
Percepat Hilirisasi Inovasi, Unhas Gandeng Kemenkum Sulsel
Universitas Hasanuddin bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan memperkuat sinergi dalam mendorong hilirisasi inovasi melalui pertemuan strategis HKI.
Sabtu, 11 Apr 2026 09:58
News
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menuntaskan persiapan peluncuran Pusat Studi Kepolisian di Fakultas Hukum (FH) Unhas. Pusat studi tersebut dijadwalkan akan diresmikan oleh Kapolri.
Jum'at, 03 Apr 2026 05:22
News
Unhas Umumkan Hasil SNBP 2026, Ini Jumlah Mahasiswa yang Diterima
Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima 3.489 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hasil seleksi tersebut diumumkan pada 31 Maret 2026.
Selasa, 31 Mar 2026 19:49
Makassar City
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar
Bagi masyarakat Bugis-Makassar, merantau bukan sekadar perjalanan, melainkan bagian dari kehidupan yang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu.
Kamis, 26 Mar 2026 20:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RDP DPRD Lutim Memanas, Mahasiswa Sorot Kejanggalan Proyek Masjid Rp43 M
2
Perputaran Uang di MTQ Sulsel XXXIV di Maros Ditarget Tembus Rp50 Miliar
3
Fun Riding Endurance di Gowa Jadi Momen Deklarasi Serambi
4
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros
5
PSM Makassar vs Borneo FC: Jadwal, Statistik, Klasemen dan Pertaruhan Misi Berbeda
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RDP DPRD Lutim Memanas, Mahasiswa Sorot Kejanggalan Proyek Masjid Rp43 M
2
Perputaran Uang di MTQ Sulsel XXXIV di Maros Ditarget Tembus Rp50 Miliar
3
Fun Riding Endurance di Gowa Jadi Momen Deklarasi Serambi
4
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros
5
PSM Makassar vs Borneo FC: Jadwal, Statistik, Klasemen dan Pertaruhan Misi Berbeda