Lewat Tax Award 2025, Bapenda Makassar Dorong Kepatuhan Pajak Berkelanjutan
Selasa, 09 Des 2025 23:21
Wali Kota Munafri Arifuddin bersama pimpinan instansi/lembaga terkait yang dianugerahi penghargaan di ajang Tax Award 2025. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar acara Tax Award Anugrah Pajak Daerah Tahun 2025 di Ballroom Phinisi, Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Kecamatan Tamalate, kemarin.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin berharap penghargaan Tax Award bisa menambah motivasi kepada masyarakat atau perusahaan wajib pajak untuk membayarkan pajaknya dengan baik.
"Kita berharap ini bukan hanya seremonial, dibutuhkan kerja sama, kolaborasi yang baik. Baik pemerintah dengan pihak-pihak para pembayar pajak supaya bisa membayarkan pajak tepat waktu," ucapnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya hasil pembayaran pajak untuk menjadi modal dasar pembangunan yang ada di Kota Makassar.
"Artinya kita memberikan apresiasi kepada masyarakat yang melaksanakan kewajibannya dengan baik sehingga apresiasi ini bisa selain ajak para wajib pajak yang telah melaksanakan kegiatan yang baik ini juga bisa memberikan motivasi kepada para wajib pajak yang lain bahwa ini kewajiban yang diberikan oleh negara terhadap kita yang menjadi wajib pajak," tegasnya.
Lewat Tax Award, Munafri berharap masyarakat dan pelaku usaha bisa memaksimalkan pembayaran pajak di masa yang akan datang.
"Ini bagian daripada kita bagaimana kita memberikan daya rangsang kepada para wajib pajak untuk lebih baik lagi dan memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga proses pembayaran pajak ini bukan dianggap pengeluaran yang harus mereka keluarkan, tapi ini adalah kewajiban yang harus mereka bayarkan kepada negara," sebutnya.
Kata Munafri, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus memberikan beberapa stimulus terhadap para wajib pajak untuk bisa melakukan pembayaran secara tepat waktu, dan pembayaran sesuai dengan kewajiban mereka.
"Ini yang kita push supaya mereka bisa melakukan pembayaran pajak. Bukan karena pembayaran pajak ini bertujuan sangat banyak sekali dalam rangka melakukan proses pembanguna daerah," tutur kepada wartawan.
Wali Kota Makassar juga menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan penghasilan pajak pada tahun 2026, salah satunya mempermudah masyarakat melakukan pembayaran pajak secara online.
"Ada beberapa, banyak sekali termasuk yang saya sampaikan tadi bahwa salah satunya adalah kita akan memberikan stimulan-stimulan terhadap para wajib pajak. Yang kedua akan menggunakan metode digitalisasi yang maksimal. Terapan-terapan digital ini yang akan kita pakai untuk mengurangi kebocoran-kebocoran pajak. Sehingga target-target penerimaan kita bisa kita maksimalkan dari sektor pajak kita," pungkasnya.
Sementara, Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, menyebut realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar telah menyentuh angka Rp1,8 triliun. Angka itu menunjukkan peningkatan penerimaan pajak tahun 2024 yang mencapai Rp1,6 triliun.
"Angka ini insyaallah akan terus bertambah hingga akhir tahun 2025. Dari sektor pajak daerah, realisasi penerimaan sebesar Rp1,8 triliun. Pajak merupakan salah satu sumber dana pemerintah untuk menjadi pembangunan strategis," paparnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pengelola pajak daerah yang menunjukkan kinerja yang terbaik dalam meningkatkan pendapatan daerah untuk terus meningkatkan motivasi, kualitas layanan, dan profesionalisme aparatur.
"Kami terus memperkuat hubungan komunikasi antara pemerintah, para pelaku usaha, masyarakat, dan pihak lainnya untuk terus berkotribusi untuk membangun Kota Makassar," tegasnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin berharap penghargaan Tax Award bisa menambah motivasi kepada masyarakat atau perusahaan wajib pajak untuk membayarkan pajaknya dengan baik.
"Kita berharap ini bukan hanya seremonial, dibutuhkan kerja sama, kolaborasi yang baik. Baik pemerintah dengan pihak-pihak para pembayar pajak supaya bisa membayarkan pajak tepat waktu," ucapnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya hasil pembayaran pajak untuk menjadi modal dasar pembangunan yang ada di Kota Makassar.
"Artinya kita memberikan apresiasi kepada masyarakat yang melaksanakan kewajibannya dengan baik sehingga apresiasi ini bisa selain ajak para wajib pajak yang telah melaksanakan kegiatan yang baik ini juga bisa memberikan motivasi kepada para wajib pajak yang lain bahwa ini kewajiban yang diberikan oleh negara terhadap kita yang menjadi wajib pajak," tegasnya.
Lewat Tax Award, Munafri berharap masyarakat dan pelaku usaha bisa memaksimalkan pembayaran pajak di masa yang akan datang.
"Ini bagian daripada kita bagaimana kita memberikan daya rangsang kepada para wajib pajak untuk lebih baik lagi dan memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga proses pembayaran pajak ini bukan dianggap pengeluaran yang harus mereka keluarkan, tapi ini adalah kewajiban yang harus mereka bayarkan kepada negara," sebutnya.
Kata Munafri, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus memberikan beberapa stimulus terhadap para wajib pajak untuk bisa melakukan pembayaran secara tepat waktu, dan pembayaran sesuai dengan kewajiban mereka.
"Ini yang kita push supaya mereka bisa melakukan pembayaran pajak. Bukan karena pembayaran pajak ini bertujuan sangat banyak sekali dalam rangka melakukan proses pembanguna daerah," tutur kepada wartawan.
Wali Kota Makassar juga menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan penghasilan pajak pada tahun 2026, salah satunya mempermudah masyarakat melakukan pembayaran pajak secara online.
"Ada beberapa, banyak sekali termasuk yang saya sampaikan tadi bahwa salah satunya adalah kita akan memberikan stimulan-stimulan terhadap para wajib pajak. Yang kedua akan menggunakan metode digitalisasi yang maksimal. Terapan-terapan digital ini yang akan kita pakai untuk mengurangi kebocoran-kebocoran pajak. Sehingga target-target penerimaan kita bisa kita maksimalkan dari sektor pajak kita," pungkasnya.
Sementara, Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, menyebut realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar telah menyentuh angka Rp1,8 triliun. Angka itu menunjukkan peningkatan penerimaan pajak tahun 2024 yang mencapai Rp1,6 triliun.
"Angka ini insyaallah akan terus bertambah hingga akhir tahun 2025. Dari sektor pajak daerah, realisasi penerimaan sebesar Rp1,8 triliun. Pajak merupakan salah satu sumber dana pemerintah untuk menjadi pembangunan strategis," paparnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pengelola pajak daerah yang menunjukkan kinerja yang terbaik dalam meningkatkan pendapatan daerah untuk terus meningkatkan motivasi, kualitas layanan, dan profesionalisme aparatur.
"Kami terus memperkuat hubungan komunikasi antara pemerintah, para pelaku usaha, masyarakat, dan pihak lainnya untuk terus berkotribusi untuk membangun Kota Makassar," tegasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Relokasi Puluhan PKL di Poros BTP Tamalanrea
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menunjukkan komitmen dalam menata ruang publik agar tetap aman, tertib, dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Sabtu, 31 Jan 2026 17:12
Makassar City
Wamen Kependudukan Puji Kolaborasi Pemkot Makassar di Kampung KB Manggala
Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, meninjau pelaksanaan program Kampung KB di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Jum'at, 30 Jan 2026 20:33
News
Bongkar Lapak, Fungsi Jalur Pedestrian di Jl Sultan Alauddin Kembali
Pemkot Makassar menertibkan bangunan liar berupa lapak PKL yang berdiri di atas trotoar dan saluran drainase di kawasan Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Rabu (28/1/2026).
Rabu, 28 Jan 2026 18:41
Makassar City
Ray Suryadi Desak Pemkot Makassar Segera Lakukan Perbaikan Total Pasar Paotere
Kondisi infrastruktur Pasar Ikan Pelabuhan Paotere saat ini berada pada titik darurat. Kerusakan yang sangat mengkhawatirkan memicu desakan untuk segera dilakukan perbaikan total maupun penataan ulang.
Selasa, 27 Jan 2026 15:23
Makassar City
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
Pemerintah Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, wilayah Kelurahan Kapasa, Kota Makassar, Senin (26/1/2026).
Senin, 26 Jan 2026 20:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
4
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
5
6 Calon Rektor IAIN Bone 2026-2030 Lolos Pertimbangan Senat, Diusul ke Menag
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
4
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
5
6 Calon Rektor IAIN Bone 2026-2030 Lolos Pertimbangan Senat, Diusul ke Menag