Pemerintah Tertibkan Lapak PKL di Samping Kampus UMI Makassar
Kamis, 22 Jan 2026 16:58
Suasana penertiban PKL di samping kampus UMI, Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Pampang, Kamis (22/1/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Panakkukang bersama Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kelurahan Pampang dan unsur RT/RW menertibkan sejumlah lapak pedagang kaki lima di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Pampang, Kota Makassar, Kamis (22/1/2026).
Pemanfaatan badan jalan oleh pedagang kaki lima di samping kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) dinilai telah mengganggu kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan, sehingga memicu tindakan penertiban oleh petugas.
Lurah Pampang, Andi Quandy Ayatullah, menegaskan bahwa penertiban tersebut dilakukan sesuai prosedural. Menurutnya, pihak kelurahan telah lebih dulu melayangkan teguran lisan maupun tertulis kepada para pedagang sebelum tindakan tegas diambil.
Kata dia, penertiban PKL di Jalan Inspeksi Kanal dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan sesuai Perda yang berlaku serta menjalankan arahan Wali Kota Makassar.
“Penertiban lapak kaki lima ini kami lakukan secara persuasif dan humanis, dengan mengedepankan dialog serta pendekatan sosial kepada para pedagang. Alhamdulillah, kegiatan penertiban berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Lurah Pampang yang akrab disapa Andi Iyo menegaskan bahwa operasi itu tidak berhenti di Jalan Inspeksi Kanal. Pihaknya juga berencana menyasar titik lain yang melanggar aturan, termasuk di sepanjang Jalan Poros Pampang.
Sebagai tahap awal sebelum penertiban, surat teguran telah dilayangkan kepada para pedagang. Lurah Pampang itu berharap para pemilik lapak dapat kooperatif dan mematuhi aturan demi kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
Untuk lokasi tersebut, pihak kelurahan saat ini telah melayangkan surat teguran sebagai tahap awal sebelum dilakukan penertiban, dengan harapan para pedagang dapat mematuhi aturan demi terciptanya ketertiban, keamanan, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kelurahan Pampang.
"Kami telah melayangkan surat teguran kepada pedagang di lokasi itu. Ini langkah awal kami dan kami berharap mereka patuh pada aturan agar lalu lintas di Pampang tetap tertib, aman, dan lancar," pungkasnya.
Sekadae info, penertiban tersebut dilakukan sebagai langkah penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum, sekaligus menindaklanjuti instruksi Wali Kota Makassar untuk membersihkan bangunan liar di atas fasilitas umum (fasum).
Pemanfaatan badan jalan oleh pedagang kaki lima di samping kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) dinilai telah mengganggu kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan, sehingga memicu tindakan penertiban oleh petugas.
Lurah Pampang, Andi Quandy Ayatullah, menegaskan bahwa penertiban tersebut dilakukan sesuai prosedural. Menurutnya, pihak kelurahan telah lebih dulu melayangkan teguran lisan maupun tertulis kepada para pedagang sebelum tindakan tegas diambil.
Kata dia, penertiban PKL di Jalan Inspeksi Kanal dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan sesuai Perda yang berlaku serta menjalankan arahan Wali Kota Makassar.
“Penertiban lapak kaki lima ini kami lakukan secara persuasif dan humanis, dengan mengedepankan dialog serta pendekatan sosial kepada para pedagang. Alhamdulillah, kegiatan penertiban berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Lurah Pampang yang akrab disapa Andi Iyo menegaskan bahwa operasi itu tidak berhenti di Jalan Inspeksi Kanal. Pihaknya juga berencana menyasar titik lain yang melanggar aturan, termasuk di sepanjang Jalan Poros Pampang.
Sebagai tahap awal sebelum penertiban, surat teguran telah dilayangkan kepada para pedagang. Lurah Pampang itu berharap para pemilik lapak dapat kooperatif dan mematuhi aturan demi kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
Untuk lokasi tersebut, pihak kelurahan saat ini telah melayangkan surat teguran sebagai tahap awal sebelum dilakukan penertiban, dengan harapan para pedagang dapat mematuhi aturan demi terciptanya ketertiban, keamanan, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kelurahan Pampang.
"Kami telah melayangkan surat teguran kepada pedagang di lokasi itu. Ini langkah awal kami dan kami berharap mereka patuh pada aturan agar lalu lintas di Pampang tetap tertib, aman, dan lancar," pungkasnya.
Sekadae info, penertiban tersebut dilakukan sebagai langkah penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum, sekaligus menindaklanjuti instruksi Wali Kota Makassar untuk membersihkan bangunan liar di atas fasilitas umum (fasum).
(MAN)
Berita Terkait
News
Serap Aspirasi PKL Cerekang, Anggota DPRD Makassar Dorong Pemkot Buka Dialog
Anggota DPRD Kota Makassar, dr. Udin Saputra Malik, menyerap aspirasi pedagang kaki lima (PKL) Saraba di Jalan Sungai Cerekang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sabtu (14/2/2026).
Sabtu, 14 Feb 2026 20:46
Sulsel
Pemkot Makassar Rasionalisasi Kewenangan Perbaikan Jalan Akses SMA 22
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait kewenangan perbaikan jalan menuju SMA Negeri 22 Makassar.
Sabtu, 14 Feb 2026 14:41
Makassar City
DLH Makassar Pastikan Gaji PPPK Dibayar, Kendala Administrasi Rampung
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, meluruskan pemberitaan terkait ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang disebut belum menerima gaji selama dua bulan terakhir.
Sabtu, 14 Feb 2026 07:46
Makassar City
Strategi Baru Tangani Banjir Antang, dari Tanggul, Retensi hingga EWS
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung Perumahan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2026).
Jum'at, 13 Feb 2026 20:34
Makassar City
Rp4 Miliar Digelontorkan, Jalan Romang Tangayya Segera Diperlebar
Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar mengalokasikan anggaran Rp4 miliar pada 2026 untuk pembangunan dan perluasan jalan di Romang Tangayya, wilayah perbatasan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa.
Jum'at, 13 Feb 2026 19:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Rasionalisasi Kewenangan Perbaikan Jalan Akses SMA 22
2
Tidak Ada Nama Putri Dakka, Nasdem Sulsel Godok 3 Nama Calon PAW RMS
3
2.000 Orang Ikut Berlari di Ajang HIPMI Run Strong 8 di Makassar
4
GAM Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pilar Perubahan Sosial di Makassar
5
Target 5 Besar di Porprov, KONI Maros Turunkan 476 Atlet
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Rasionalisasi Kewenangan Perbaikan Jalan Akses SMA 22
2
Tidak Ada Nama Putri Dakka, Nasdem Sulsel Godok 3 Nama Calon PAW RMS
3
2.000 Orang Ikut Berlari di Ajang HIPMI Run Strong 8 di Makassar
4
GAM Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pilar Perubahan Sosial di Makassar
5
Target 5 Besar di Porprov, KONI Maros Turunkan 476 Atlet