Makassar Gandeng Korea Selatan, Siapkan PJU Tenaga Surya di Kepulauan
Selasa, 07 Apr 2026 16:27
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ecolant Co, Ltd di Balai Kota Makassar, Selasa (7/4/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan. Salah satu langkah yang didorong adalah pemanfaatan teknologi pintar untuk sistem penerangan jalan umum (PJU) berbasis energi terbarukan.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima paparan program kolaborasi dari Pemerintah Korea yang diwakili Ecolant Co, Ltd, di Balai Kota Makassar, Selasa (7/4/2026). Program tersebut menawarkan solusi smart street lighting untuk Kota Makassar.
Dalam pertemuan itu, Munafri menegaskan agar pengembangan sistem penerangan diprioritaskan di wilayah kepulauan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah kota mendorong kemandirian energi di kawasan tersebut.
“Untuk pulau-pulau, ini juga penting karena kita sedang fokus pada kemandirian energi di wilayah kepulauan. Mereka disana hanya punya 6 jam listrik dalam sehari,” ujarnya.
Munafri yang akrab disapa Appi menilai keterbatasan pasokan listrik di pulau menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui inovasi teknologi. Karena itu, ia meminta rencana program tersebut segera ditindaklanjuti dengan kajian teknis yang komprehensif, terutama terkait daya tahan dan efektivitas panel surya di wilayah kepulauan.
"Untuk skenario kerjanya, saya minta dibuatkan analisis yang lebih mendalam untuk pengalihan lampu konvensional ke LED Smart," pungkasnya.
Sementara itu, General Manager Ecolant Co, Ltd Korea Selatan, Youngho Baik, menjelaskan sistem smart street lighting dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus memudahkan pengelolaan infrastruktur penerangan.
Ia juga menilai aspek estetika pencahayaan penting dalam mendukung citra Kota Makassar sebagai kota modern.
“Makassar adalah kota yang sangat bagus, kami melihat potensi besar untuk menghadirkan pencahayaan kota yang premium seperti di jalan-jalan Eropa. Ini bisa menjadi solusi untuk memperkuat branding kota melalui prototipe smart lighting,” jelasnya.
Sebagai informasi, inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi energi secara signifikan. Dalam uji coba, penggantian lampu konvensional 120 watt yang telah lama digunakan dengan lampu LED pintar 75 watt menghasilkan tingkat pencahayaan setara, namun dengan konsumsi listrik lebih rendah.
Efisiensi energi yang dihasilkan bahkan dapat mencapai sekitar 34 persen. Teknologi ini juga memungkinkan penerapan berbasis tenaga surya, sehingga dinilai cocok untuk wilayah kepulauan dengan keterbatasan pasokan listrik.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima paparan program kolaborasi dari Pemerintah Korea yang diwakili Ecolant Co, Ltd, di Balai Kota Makassar, Selasa (7/4/2026). Program tersebut menawarkan solusi smart street lighting untuk Kota Makassar.
Dalam pertemuan itu, Munafri menegaskan agar pengembangan sistem penerangan diprioritaskan di wilayah kepulauan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah kota mendorong kemandirian energi di kawasan tersebut.
“Untuk pulau-pulau, ini juga penting karena kita sedang fokus pada kemandirian energi di wilayah kepulauan. Mereka disana hanya punya 6 jam listrik dalam sehari,” ujarnya.
Munafri yang akrab disapa Appi menilai keterbatasan pasokan listrik di pulau menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui inovasi teknologi. Karena itu, ia meminta rencana program tersebut segera ditindaklanjuti dengan kajian teknis yang komprehensif, terutama terkait daya tahan dan efektivitas panel surya di wilayah kepulauan.
"Untuk skenario kerjanya, saya minta dibuatkan analisis yang lebih mendalam untuk pengalihan lampu konvensional ke LED Smart," pungkasnya.
Sementara itu, General Manager Ecolant Co, Ltd Korea Selatan, Youngho Baik, menjelaskan sistem smart street lighting dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus memudahkan pengelolaan infrastruktur penerangan.
Ia juga menilai aspek estetika pencahayaan penting dalam mendukung citra Kota Makassar sebagai kota modern.
“Makassar adalah kota yang sangat bagus, kami melihat potensi besar untuk menghadirkan pencahayaan kota yang premium seperti di jalan-jalan Eropa. Ini bisa menjadi solusi untuk memperkuat branding kota melalui prototipe smart lighting,” jelasnya.
Sebagai informasi, inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi energi secara signifikan. Dalam uji coba, penggantian lampu konvensional 120 watt yang telah lama digunakan dengan lampu LED pintar 75 watt menghasilkan tingkat pencahayaan setara, namun dengan konsumsi listrik lebih rendah.
Efisiensi energi yang dihasilkan bahkan dapat mencapai sekitar 34 persen. Teknologi ini juga memungkinkan penerapan berbasis tenaga surya, sehingga dinilai cocok untuk wilayah kepulauan dengan keterbatasan pasokan listrik.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
Selasa, 28 Jul 2026 14:03
Makassar City
BAST Ditandatangani, DPRD Makassar Mulai Tempati Gedung Sementara September 2026
Pemkot Makassar memastikan renovasi sayap kanan Gedung DPRD Kota Makassar telah rampung. Gedung tersebut akan difungsikan sebagai kantor sementara bagi pimpinan dan anggota DPRD.
Selasa, 28 Jul 2026 07:18
Makassar City
Wali Kota Munafri Resmikan Makassar Creative Hub Kedua di Jalan Nusantara
Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam menghadirkan ruang-ruang kreatif sebagai pusat kolaborasi, edukasi, dan akselerasi bagi pemuda serta pelaku ekonomi kreatif.
Senin, 27 Jul 2026 16:39
News
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
Pemerintah Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, telah menggencarkan kebijakan pemilihan sampah bagi setiap keluarga yang mulai diberlakukan pada 1 Agustus 2026 mendatang.
Senin, 27 Jul 2026 09:41
Makassar City
DP2 Makassar Perkuat Program Urban Farming di 15 Lokasi Terintegrasi
Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar terus memperkuat pelaksanaan program urban farming atau pertanian perkotaan guna meningkatkan ketahanan pangan di tingkat masyarakat.
Minggu, 26 Jul 2026 12:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perusahaan Energi Asal Kanada Tertarik Berinvestasi di Gowa
2
Tersangka Kasus Pencurian Kartu ATM yang Rugikan Korban Rp47,6 Juta Ditahan
3
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
4
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
5
Ratusan Peserta Ramaikan Turnamen Domino Daya Motor Palopo di Luwu Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perusahaan Energi Asal Kanada Tertarik Berinvestasi di Gowa
2
Tersangka Kasus Pencurian Kartu ATM yang Rugikan Korban Rp47,6 Juta Ditahan
3
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
4
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
5
Ratusan Peserta Ramaikan Turnamen Domino Daya Motor Palopo di Luwu Timur