Legislator Dorong Peninjauan Ulang Kontrak New Makassar Mall

Minggu, 12 Apr 2026 13:38
Legislator Dorong Peninjauan Ulang Kontrak New Makassar Mall
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat mengunjungi New Makassar Mall beberapa waktu lalu. Foto: Dok/SINDO Makassar
Comment
Share
MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar, Basdir, menyoroti kondisi New Makassar Mall (Pasar Sentral) yang dinilai belum representatif bagi pedagang. Ia pun menyatakan dukungan terhadap langkah Wali Kota Makassar untuk meninjau ulang Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pihak pengelola.

Basdir menilai terdapat ketidaksesuaian dalam mekanisme adendum perjanjian terakhir. Salah satu poin yang disorot adalah peralihan pengelolaan area hall yang sebelumnya menjadi kewenangan pemerintah, namun kini berada di bawah kendali pengelola.

"Adendum terakhir itu menurut saya itu tidak sesuai dengan mekanisme, yang dulunya misalnya hall di dalam itu adalah area pengelolaan pemerintah, tiba-tiba diambil alih oleh pengelola," ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendesak Pemerintah Kota Makassar segera melakukan peninjauan ulang terhadap kontrak kerja sama di Pasar Sentral, demi kepentingan para pedagang.

"Jadi kalau saya tinjau ulang, memang saya setuju Pak Wali itu tinjau ulang perjanjian kerja sama itu. Entah nanti ujungnya diadendum atau entah ujungnya nanti diambil alih oleh pemerintah, terserah pemerintah," imbaunya.

Ia menilai sepinya pengunjung di Pasar Sentral tidak lepas dari buruknya penataan pedagang. Saat ini, aktivitas perdagangan dinilai hanya terpusat di area basement dan lantai dasar.

"Pedagang kaki lima disimpan di lantai atas, terus yang grosir disimpan di lantai bawah. Bagaimana ceritanya? Pasti mau orang belanja di bawah. Jadi itu salah satunya. Kemudian fasilitas yang harus diperbaiki, luasannya untuk pedagang yang di basement. Itu kayak WC, lebih luas WC malah," tuturnya kepada wartawan.

Basdir menegaskan pentingnya penataan ulang secara menyeluruh apabila Pemerintah Kota Makassar mengambil alih pengelolaan New Makassar Mall di masa mendatang.

"Kemudian pengaturan lokasi pedagang, jangan grosir yang di bawah pedagang kaki lima yang di atas, terbalik. Seperti itu. Kemudian pemerintah kota harus melakukan upaya untuk menarik minat masyarakat datang ke Sentral, upaya untuk kasih ramai. Bikin event di sana atau apa pun caranya, pokoknya caranya pemerintah kasih ramai kalau itu diambil alih," tegasnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Menurutnya, keberpihakan terhadap pedagang menjadi alasan utama dukungan terhadap peninjauan ulang tersebut. Ia menilai selama ini pedagang di New Makassar Mall belum mendapatkan perhatian yang memadai.

"Kalau saya sudah tepat sekali, bahkan dari dulu saya dorong ini kalau masalah Pasar Sentral. Iya, sudah tepat dan kami saya pribadi mendukung itu untuk kepentingan pedagang. Kan selama ini pedagang terabaikan di sana," paparnya.

Basdir juga menyoroti munculnya kecemburuan sosial di kalangan pedagang. Hal itu terjadi karena pedagang di luar gedung justru lebih ramai dibandingkan yang berada di dalam.

"Tidak diatur dengan baik. Orang masuk karena salah satunya itu tadi karena di dalam sepi pengunjung, luasan tempat kecil, pedagang grosir di bawah, asongan kaki lima disuruh di atas. Jadi kalau saya dukung Pak Wali bagaimana caranya itu kemudian ditinjau ulang kemudian ditata ulang," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru