Wali Kota Makassar Kukuhkan 60 Anggota KSB Tamalanrea
Selasa, 14 Apr 2026 11:04
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengukuhkan Tim Kampung Siaga Bencana (KSB). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengukuhkan Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Tamalanrea dalam apel pengukuhan yang dirangkaikan dengan uji simulasi SOP di Anjungan Tugu MNEK, Center Point of Indonesia (CPI).
Sebanyak 60 warga Kecamatan Tamalanrea resmi menjadi anggota KSB setelah sebelumnya mengikuti pembekalan. Materi yang diberikan meliputi pemahaman potensi bencana, penyusunan jalur evakuasi, serta pembagian peran dalam sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas terbentuknya KSB Tamalanrea. Ia menilai tim ini memiliki peran penting dalam menghadapi potensi bencana di Kota Makassar, baik bencana alam maupun sosial.
Ia menegaskan bahwa kehadiran KSB tidak hanya untuk merespons bencana, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi berbasis masyarakat.
“Pengukuhan ini sangat penting, karena Makassar memiliki berbagai potensi persoalan kebencanaan. Namun kita semua berharap tim ini tidak perlu bekerja, karena jika bekerja berarti ada bencana. Yang utama adalah kesiapsiagaan,” ujarnya.
Munafri, yang akrab disapa Appi, menambahkan bahwa anggota KSB memiliki tanggung jawab besar sebagai pihak pertama yang hadir saat bencana terjadi. Mereka diharapkan memahami alur penyelamatan, pembagian peran, serta mampu memberikan rasa tenang kepada masyarakat terdampak.
“Bapak dan Ibu yang dikukuhkan hari ini adalah yang paling memahami kondisi wilayahnya. Ketika bencana terjadi, merekalah yang pertama hadir memberikan penanganan dan memastikan masyarakat tetap tenang,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemangku kepentingan, dan pilar sosial untuk berperan aktif menjadikan KSB sebagai wadah pembelajaran, kolaborasi, serta penguatan solidaritas sosial.
Munafri menjelaskan, program KSB merupakan inisiasi Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk membangun standar mitigasi bencana secara nasional.
“Dengan adanya standar ini, masyarakat tahu bagaimana mengisi pos-pos saat terjadi bencana, memahami alur koordinasi, hingga memaksimalkan bantuan sehingga dapat meminimalisir korban,” jelasnya.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, akan terus memperluas pembentukan KSB di wilayah lain dengan mempertimbangkan tingkat risiko bencana.
“Kita akan melihat wilayah dengan risiko tinggi untuk menjadi prioritas pembentukan kampung siaga berikutnya,” paparnya.
Kecamatan Tamalanrea menjadi wilayah ketiga yang membentuk KSB di Kota Makassar, setelah sebelumnya dibentuk di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya yang rawan banjir.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat ketangguhan masyarakat serta sistem mitigasi dan penanggulangan bencana di tingkat kecamatan.
Sebanyak 60 warga Kecamatan Tamalanrea resmi menjadi anggota KSB setelah sebelumnya mengikuti pembekalan. Materi yang diberikan meliputi pemahaman potensi bencana, penyusunan jalur evakuasi, serta pembagian peran dalam sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas terbentuknya KSB Tamalanrea. Ia menilai tim ini memiliki peran penting dalam menghadapi potensi bencana di Kota Makassar, baik bencana alam maupun sosial.
Ia menegaskan bahwa kehadiran KSB tidak hanya untuk merespons bencana, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi berbasis masyarakat.
“Pengukuhan ini sangat penting, karena Makassar memiliki berbagai potensi persoalan kebencanaan. Namun kita semua berharap tim ini tidak perlu bekerja, karena jika bekerja berarti ada bencana. Yang utama adalah kesiapsiagaan,” ujarnya.
Munafri, yang akrab disapa Appi, menambahkan bahwa anggota KSB memiliki tanggung jawab besar sebagai pihak pertama yang hadir saat bencana terjadi. Mereka diharapkan memahami alur penyelamatan, pembagian peran, serta mampu memberikan rasa tenang kepada masyarakat terdampak.
“Bapak dan Ibu yang dikukuhkan hari ini adalah yang paling memahami kondisi wilayahnya. Ketika bencana terjadi, merekalah yang pertama hadir memberikan penanganan dan memastikan masyarakat tetap tenang,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemangku kepentingan, dan pilar sosial untuk berperan aktif menjadikan KSB sebagai wadah pembelajaran, kolaborasi, serta penguatan solidaritas sosial.
Munafri menjelaskan, program KSB merupakan inisiasi Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk membangun standar mitigasi bencana secara nasional.
“Dengan adanya standar ini, masyarakat tahu bagaimana mengisi pos-pos saat terjadi bencana, memahami alur koordinasi, hingga memaksimalkan bantuan sehingga dapat meminimalisir korban,” jelasnya.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, akan terus memperluas pembentukan KSB di wilayah lain dengan mempertimbangkan tingkat risiko bencana.
“Kita akan melihat wilayah dengan risiko tinggi untuk menjadi prioritas pembentukan kampung siaga berikutnya,” paparnya.
Kecamatan Tamalanrea menjadi wilayah ketiga yang membentuk KSB di Kota Makassar, setelah sebelumnya dibentuk di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya yang rawan banjir.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat ketangguhan masyarakat serta sistem mitigasi dan penanggulangan bencana di tingkat kecamatan.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Makassar City
Pemkot Makassar–Pertamina Matangkan Aturan Klasterisasi SPBU dan Jam Operasional Solar
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga terus mematangkan langkah strategis guna mengurai dan mencegah kemacetan akibat antrean panjang kendaraan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di berbagai SPBU.
Rabu, 23 Sep 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan