Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Sinergikan Program Jaminan Hari Tua untuk Warga

Sabtu, 20 Jun 2026 20:13
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Sinergikan Program Jaminan Hari Tua untuk Warga
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, dan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Tribun Karebosi, Jumat (19/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat sinergi dalam memastikan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, Jumat (19/6/2026).

Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan ekonomi sekaligus mendorong produktivitas masyarakat agar tidak jatuh dalam kemiskinan saat terjadi risiko sosial.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya bertindak sebagai instrumen negara yang menjamin berjalannya fungsi jaring pengaman sosial bagi masyarakat pekerja.

"Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh pekerja itu terlindungi, demikian juga kesejahteraan pekerja dan keluarganya, bahkan para perwakilan penerima manfaat. Nanti kami tidak akan berhenti hanya sekedar menyalurkan manfaat," ujarnya.

Tak hanya menyalurkan santunan, lanjut dia, BPJS Ketenagakerjaan akan bersinergi dengan berbagai mitra strategis untuk membekali penerima manfaat melalui program pelatihan khusus.

"Baik pelatihan literasi keuangan atau pelatihan agar mereka bisa menjadi produktif menggunakan dana manfaat yang diterima, sehingga dana manfaat yang diterima tadi, untuk misalkan jaminan kematian adalah 42 juta, tidak hanya habis untuk konsumtif, tetapi bisa digunakan untuk usaha-usaha yang produktif," lanjutnya.

BPJS Ketenagakerjaan juga telah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai ekosistem usaha guna menyediakan wadah pemasaran bagi produk-produk yang dihasilkan oleh para penerima manfaat.

"Misalkan kalau ada yang menjadi usaha UMKM ataupun di makanan, beberapa kanal saluran misalkan dengan Grabfood, Gofood, segala macam, kita sudah lakukan pembicaraan. Sehingga harapannya nanti bukan hanya sekedar pada saat mengalami accident atau mengalami kematian ada jaminannya, tetapi juga selanjutnya dapat melanjutkan kehidupan, dapat melanjutkan usaha, dan tentunya akan terus menggerakkan ekonomi nasional," jelasnya.

Ia mengungkapkan, BPJS Ketenagakerjaan berencana mengadopsi dan mereplikasi model gerakan Perisai di Kota Makassar agar dapat menjangkau hingga ke tingkat RT dan RW di seluruh wilayah nasional.

"Saya sampaikan terima kasih bahwa Makassar adalah baru kota pertama yang mengikutsertakan JHT buat bekerja. Tentunya ini akan menjadi contoh dan kami akan gaungkan terus secara nasional untuk juga mengajak para pimpinan daerah yang lainnya juga memikirkan hal khas sebagaimana yang sudah disampaikan oleh Pak Wali Kota Makassar," ungkapnya kepada wartawan.

Saiful menuturkan, program Jaminan Hari Tua (JHT) memiliki fungsi yang berbeda dengan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) maupun Jaminan Kematian (JKM), di mana JHT dirancang khusus sebagai tabungan untuk masa depan pekerja.

"Kalau ada kejadian kecelakaan atau kematian, tetapi pada saat hari tua. Pada saat sudah hari tua ada tabungan, ada manfaat yang bisa digunakan, sekaligus nanti akan kita latih, kita kembangkan sehingga bisa menjadi lebih produktif lagi," tutupnya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjanjikan perlindungan sosial bagi warga Makassar untuk menjamin kestabilan ekonomi keluarga jika kepala keluarga meninggal dunia atau kehilangan penghasilan.

"Kita memastikan untuk mulai dari para pekerja rentan, pekerja keagamaan, mengambil data dari data sensus, untuk memastikan bahwa ini harus, nggak bisa tidak, pemerintah harus hadir di dalamnya," kuncinya.

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu akan menambah alokasi dan akses jaminan hari tua sebagai upaya pemerintah dalam menjaga taraf hidup warga Makassar di masa senja.

"Supaya mereka bisa lebih maksimal dalam bekerja, punya pegangan bahwa bila terjadi apa-apa, keluarganya tetap bisa terjamin, baik melalui santunan langsung maupun dengan beasiswa untuk anak-anaknya. Ini kita maksimalkan untuk bisa kita hadirkan ke tengah-tengah masyarakat Kota Makassar," tambahnya.

Menyadari minimnya pemahaman masyarakat terkait urgensi jaminan hari tua, Appi berencana mengoptimalkan sosialisasi dan pendampingan akses bagi warga yang memenuhi syarat.

"Melalui itu, kita membangun agen-agen perisai yang diharapkan hadir untuk memberikan berbagai macam bentuk literasi kepada masyarakat bahwa betapa pentingnya, begitu pentingnya program ini bisa kita jalankan. Dan merekal ah akan mencari untuk melaksanakan kegiatan secara mandiri yang di luar jaminan APBD Pemerintah Kota Makassar," paparnya.

Appi juga memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan, yang dinilai telah menghadirkan manfaat nyata dan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat luas.

"Jaminan sosial ini menjadi dasar dari segalanya. Tidak bisa semua berjalan dengan lancar, tidak bisa berjalan dengan baik kalau jaminan sosialnya tidak terjamin. Maka dari itu, kita hadir sebagai pemerintah untuk memastikan ini semua bisa berjalan," pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Andi Syahrum Pimpin Langsung Normalisasi Saluran Air Baku Abdesir-Manggala
Makassar City
Andi Syahrum Pimpin Langsung Normalisasi Saluran Air Baku Abdesir-Manggala
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, melakukan peninjauan langsung pengerjaan pengerukan saluran air baku di sepanjang Jalan Abdullah Daeng Sirua (Abdesir) menuju Manggala, dengan panjang kurang lebih 7 kilometer, Jumat (19/06/2026).
Jum'at, 19 Jun 2026 22:23
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai
News
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai
Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan Sistem Keagenan Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) di Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026).
Jum'at, 19 Jun 2026 15:42
Perumda Air Minum Makassar Ingatkan Pelanggan Waspadai Pencurian Meter Air
Makassar City
Perumda Air Minum Makassar Ingatkan Pelanggan Waspadai Pencurian Meter Air
Perumda Air Minum Kota Makassar mengimbau pelanggan meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya kasus pencurian meter air di sejumlah wilayah Kota Makassar.
Jum'at, 19 Jun 2026 14:43
Pemkot Makassar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Tamalate
News
Pemkot Makassar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Tamalate
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Sultan Alauddin 3, RT 001/RW 005, Kelurahan Manggasa, Kecamatan Tamalate, Kamis (18/6/2026) sore.
Kamis, 18 Jun 2026 19:38
BPJS Kesehatan & PWRI Perkuat Sinergi JKN untuk Pensiunan
News
BPJS Kesehatan & PWRI Perkuat Sinergi JKN untuk Pensiunan
BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi dengan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) lewat kegiatan Sinergi dan Kolaborasi (SERASI) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Hotel Claro Makassar, Kamis (18/6/2026).
Kamis, 18 Jun 2026 17:33
Berita Terbaru