Jelang IGS 2026, Pemkot Makassar Sterilkan Kawasan Losari hingga CPI

Minggu, 21 Jun 2026 08:44
Jelang IGS 2026, Pemkot Makassar Sterilkan Kawasan Losari hingga CPI
Suasana kawasan Anjungan Pantai Losari hingga Tugu MNEK di CPI yang ditata dan disterilkan menjelang pelaksanaan IGS Diplomatic Tour 2026 di Makassar, Sabtu (20/6/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 yang akan berlangsung pada 23–25 Juni 2026.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mensterilkan kawasan Anjungan Pantai Losari hingga Tugu MNEK di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) dari berbagai bentuk kesemrawutan guna menyambut delegasi dari berbagai negara.

Kepala UPTD Pengelolaan Pantai Losari, Muliyani Rosa, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipatif untuk memastikan kawasan wisata andalan Kota Makassar dalam kondisi bersih, aman, dan nyaman selama kegiatan berlangsung.

"Pada prinsipnya dari UPT Losari selalu berupaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan Anjungan Pantai Losari hingga kawasan MNEK CPI. Tentu kami sudha lakukan antisipasi, dalam kegiatan IGS nanti akan hadir tamu-tamu dari luar negeri. Karena itu persiapan kami lebih dimaksimalkan agar kawasan Anjungan Losari dan MNEK tampil bersih dan nyaman," ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Muliyani, upaya tersebut dilakukan secara intensif bersama aparat gabungan dari Kecamatan Ujung Pandang, UPTD Pengelolaan Pantai Losari, Satpol PP, kepolisian, serta perangkat kecamatan dan kelurahan terkait.

"Sesuai jadwal, Anjungan Losari dan MNEK CPI, menjadi salah satu lokasi penting dalam rangkaian kegiatan IGS dan dikunjungi delegasi," katanya.

Ia menjelaskan, sejumlah agenda akan dipusatkan di kawasan tersebut, termasuk kegiatan Ladies Program yang menghadirkan pameran di area Tugu MNEK dan diprakarsai Dinas Perdagangan Kota Makassar.

Selain itu, pada 24 Juni 2026 akan digelar jamuan makan malam di atas Kapal Pinisi yang bersandar di kawasan Anjungan Pantai Losari.

"Di Anjungan Pantai Losari nanti ada kegiatan, kemudian ada pameran dalam rangka Ladies Program di Tugu MNEK. Dan pada malam hari akan ada perhelatan makan malam di Kapal Pinisi yang berada di kawasan Anjungan Pantai Losari," jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, UPT Losari memberi perhatian khusus pada aspek kebersihan, terutama fasilitas publik yang akan digunakan para delegasi dan tamu undangan.

"Kebersihan toilet selama ini memang selalu kami jaga. Tetapi menghadapi kegiatan internasional ini tentu kami lebih meningkatkan perhatian terhadap kebersihan toilet dan kebersihan kawasan secara keseluruhan," katanya.

Tak hanya di daratan, kebersihan wilayah pesisir dan perairan sekitar Pantai Losari juga menjadi fokus pembenahan. UPT Losari berkolaborasi dengan Kecamatan Ujung Pandang dan Kecamatan Mariso untuk melakukan aksi bersih-bersih pantai dan laut secara rutin.

"UPT Losari berkolaborasi dengan Kecamatan Ujung Pandang dan Kecamatan Mariso dalam melakukan aksi bersih-bersih kawasan pantai dan laut secara rutin," tegasnya.

Pembersihan dilakukan terhadap sampah yang mengapung maupun berbagai objek yang dinilai mengganggu estetika kawasan wisata.

"Untuk kebersihan laut kami berkolaborasi dengan Kecamatan Mariso dan Kecamatan Ujung Pandang. Secara rutin dilakukan aksi bersih-bersih agar kawasan pesisir dan laut tetap terjaga dan nyaman dipandang," terangnya.

Selain kebersihan, aspek ketertiban sosial juga menjadi perhatian menjelang kedatangan delegasi negara sahabat. Bersama Dinas Sosial dan aparat kecamatan, pengawasan terhadap aktivitas pengamen dan anak jalanan diperketat.

"Bersama Dinas Sosial dan aparat kecamatan, pengawasan terhadap aktivitas pengamen dan anak jalanan diperketat guna memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan tamu negara," paparnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan maupun tamu negara.

"Terkait ketertiban, kami bersama Dinas Sosial dan pihak kecamatan melakukan pengawasan lebih ketat agar tidak ada aktivitas yang mengganggu kenyamanan wisatawan maupun tamu-tamu yang datang," jabarnya.

Dari sisi keamanan, UPT Losari menggandeng berbagai unsur pengamanan, mulai dari BKO Satpol PP, Polsek Ujung Pandang, hingga Koramil setempat.

"Sinergi lintas sektor tersebut dilakukan guna memastikan seluruh agenda internasional berlangsung aman dan lancar. Kami bekerja sama dengan Satpol PP, pihak kepolisian, Kapolsek Ujung Pandang, serta Danramil untuk mendukung keamanan selama pelaksanaan kegiatan," kata Muliyani.

Penataan kawasan parkir juga menjadi fokus pembenahan. Bersama PD Parkir Makassar Raya, pemerintah melakukan penertiban juru parkir liar serta mengatur pemisahan area parkir kendaraan roda dua dan roda empat.

"Penertiban juru parkir liar terus dilakukan. Area parkir motor dan mobil juga diarahkan agar terpisah sehingga lebih tertib dan mengurangi potensi pungutan liar," jelasnya.

Selain itu, UPT Pengelolaan Pantai Losari bersama Dinas Pariwisata Kota Makassar akan melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM dan pedagang yang beraktivitas di kawasan Pantai Losari, khususnya pedagang pisang epe.

"Kami akan menyampaikan kepada seluruh pedagang, khususnya pedagang pisang epe di kawasan Losari, agar lebih memperhatikan kebersihan dan kenyamanan," ungkapnya.

Pembinaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar yang sebelumnya dibahas dalam rapat koordinasi bersama seluruh organisasi perangkat daerah terkait dan perwakilan Kementerian Luar Negeri.

Dengan berbagai langkah penataan, peningkatan kebersihan, penguatan keamanan, serta pembinaan pedagang, UPT Losari berharap pelaksanaan IGS Diplomatic Tour 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi para delegasi mancanegara.

"Apa yang kami lakukan ini, nantinya kolaborasi semua pihak. Ini penting karena menjadi bagian dari wajah Kota Makassar di hadapan tamu-tamu internasional," tutup Muliyani.

Sebagai informasi, Kota Makassar menjadi tuan rumah IGS Diplomatic Tour 2026 yang akan diikuti sekitar 49 delegasi, terdiri atas duta besar, pasangan duta besar, dan perwakilan kedutaan besar dari berbagai negara.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru