Resmi Dilantik! Asdar Mattiro Bakal Perkuat Kolaborasi LDII Makassar dengan Lintas Sektor
Minggu, 22 Okt 2023 14:01
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto berfoto bersama kepengurusan LDII Makassar di bawah nakhoda Asdar Mattiro seusia dilantik di Ballroom Kampus Unifa. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Sebanyak 81 pengurus DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Makassar di bawah kepemimpinan Asdar Mattiro resmi dilantik di Ballroom Kampus Unifa, Minggu (22/10/2023). Kepengurusan baru periode 2023-2028 ini pun siap tancap gas melaksanakan beragam program kerja.
Pelantikan Asdar dkk dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. Di antaranya yakni Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, Ketua Komisi E DPRD Sulsel Rahman Pina, Rektor Unifa Muliyadi Hamid, Kepala Kantor Kemenag Makassar Irman, Eks Wawali Makassar Syamsu Rizal dan sejumlah guru besar maupun ulama.
Asdar Mattiro menegaskan pihaknya bakal mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya yang dimiliki. LDII Makassar juga dipastikan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah daerah, Kemenag, kepolisian dan lainnya. Tujuannya, untuk berkontribusi dalam pembinaan dan pembangunan umat.
"Kami berjanji akan terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan semua pihak," kata Asdar.
Bersama Pemkot Makassar, LDII dapat mensinkronisi programnya dengan dua program Wali Kota Danny Pomanto yakni Jagai Anakta dan Perkuatan Keimanan Umat. Bersama Polrestabes Makassar, LDII tengah mencanangkan program Dai Kamtibmas. Lalu, bareng Kemenag Makassar, LDII mendukung upaya membangun toleransi antar-umat beragama.
Asdar menyebut khusus untuk program Jagai Anakta, LDII Makassar memiliki program serupa yakni Tri Sukses Generus. LDII berkomitmen membangun generasi muda yang alim faqih, berakhlaqul karimah, dan mandiri menuju generasi penerus yang profesional dan religius.
"Makanya, kami berani jamin tidak ada anak-anak atau generasi muda LDII yang terpengaruh dengan kenakalan remaja, narkotika dan sebagainya," tegasnya.
Pada kesempatan itu, LDII Makassar juga memaparkan 8 klaster kontribusi atau program utama organisasi. Di antaranya yakni kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan alias EBT.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, pada kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap keberadaan LDII yang ikut berkontribusi dalam pembangunan dan pembinaan umat. Juga dipujinya LDII sebagai organisasi yang khidmat dan tertib.
Danny menyebut dua program Pemkot Makassar yakni Jagai Anakta dan Perkuatan Keimanan Umat pun telah diimplementasikan LDII, meski pihaknya belum menyosialisasikan. Ke depannya, diharapkan dirinya agar sinergi dan kolaborasi itu dapat terjalin lebih baik.
Pada kesempatan itu, Danny juga menyinggung pentingnya keberadaan organisasi semacam LDII yang fokus pada pembinaan umat. Musababnya, kerusakan moral terjadi secara global. Salah satu faktor penyebabnya adalah pengunaan gadget yang tidak terkontrol. Untuk itu, perlunya penguatan keimanan untuk menangkal diri dari pengaruh negatif itu.
"Sangat penting untuk menanamkan akhlak dan visi yang kuat, tidak kalah penting juga membangun toleransi yang kuat," pungkasnya.
Pelantikan Asdar dkk dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. Di antaranya yakni Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, Ketua Komisi E DPRD Sulsel Rahman Pina, Rektor Unifa Muliyadi Hamid, Kepala Kantor Kemenag Makassar Irman, Eks Wawali Makassar Syamsu Rizal dan sejumlah guru besar maupun ulama.
Asdar Mattiro menegaskan pihaknya bakal mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya yang dimiliki. LDII Makassar juga dipastikan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah daerah, Kemenag, kepolisian dan lainnya. Tujuannya, untuk berkontribusi dalam pembinaan dan pembangunan umat.
"Kami berjanji akan terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan semua pihak," kata Asdar.
Bersama Pemkot Makassar, LDII dapat mensinkronisi programnya dengan dua program Wali Kota Danny Pomanto yakni Jagai Anakta dan Perkuatan Keimanan Umat. Bersama Polrestabes Makassar, LDII tengah mencanangkan program Dai Kamtibmas. Lalu, bareng Kemenag Makassar, LDII mendukung upaya membangun toleransi antar-umat beragama.
Asdar menyebut khusus untuk program Jagai Anakta, LDII Makassar memiliki program serupa yakni Tri Sukses Generus. LDII berkomitmen membangun generasi muda yang alim faqih, berakhlaqul karimah, dan mandiri menuju generasi penerus yang profesional dan religius.
"Makanya, kami berani jamin tidak ada anak-anak atau generasi muda LDII yang terpengaruh dengan kenakalan remaja, narkotika dan sebagainya," tegasnya.
Pada kesempatan itu, LDII Makassar juga memaparkan 8 klaster kontribusi atau program utama organisasi. Di antaranya yakni kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan alias EBT.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, pada kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap keberadaan LDII yang ikut berkontribusi dalam pembangunan dan pembinaan umat. Juga dipujinya LDII sebagai organisasi yang khidmat dan tertib.
Danny menyebut dua program Pemkot Makassar yakni Jagai Anakta dan Perkuatan Keimanan Umat pun telah diimplementasikan LDII, meski pihaknya belum menyosialisasikan. Ke depannya, diharapkan dirinya agar sinergi dan kolaborasi itu dapat terjalin lebih baik.
Pada kesempatan itu, Danny juga menyinggung pentingnya keberadaan organisasi semacam LDII yang fokus pada pembinaan umat. Musababnya, kerusakan moral terjadi secara global. Salah satu faktor penyebabnya adalah pengunaan gadget yang tidak terkontrol. Untuk itu, perlunya penguatan keimanan untuk menangkal diri dari pengaruh negatif itu.
"Sangat penting untuk menanamkan akhlak dan visi yang kuat, tidak kalah penting juga membangun toleransi yang kuat," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Makassar City
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung perbaikan Jalan Garuda, Kecamatan Mariso, Sabtu (7/2/2026), menyusul keluhan warga terkait kondisi jalan lingkungan yang rusak.
Sabtu, 07 Feb 2026 14:10
Makassar City
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
Pemerintah Kota Makassar menegaskan peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama pembangunan pendidikan.
Sabtu, 07 Feb 2026 14:04
Makassar City
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
Penataan kota yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar, belakangan terakhir bukanlah upaya penggusuran, melainkan langkah strategis untuk mengembalikan fungsi ruang publik agar tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
Sabtu, 07 Feb 2026 11:00
News
Penggusuran? BUKAN. Ini Penertiban
Segalanya bermula dari sesuatu yang terlalu lama kita anggap biasa. Puluhan tahun Makassar hidup berdampingan dengan pemandangan yang pelan-pelan sudah dinormalisasi
Sabtu, 07 Feb 2026 10:42
Makassar City
Mutasi Perdana Makassar 2026: 13 Camat Bergeser, 106 Pejabat Resmi Dilantik
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Jum'at, 06 Feb 2026 16:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026
2
Pendaki Asal Makassar Meninggal di Pos 4 Gunung Bulu Bialo Jeneponto
3
Bocah 12 Tahun Diduga Tenggelam di Embung Sedalam 3 Meter di Jeneponto
4
IKA Smansa Makassar Gelar Raker, Target Bangun Sekretariat & Renovasi Masjid
5
Kemiskinan di Sulsel Turun Enam Tahun Terakhir, Ekonom: Program Pemerintah Tepat Sasaran
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026
2
Pendaki Asal Makassar Meninggal di Pos 4 Gunung Bulu Bialo Jeneponto
3
Bocah 12 Tahun Diduga Tenggelam di Embung Sedalam 3 Meter di Jeneponto
4
IKA Smansa Makassar Gelar Raker, Target Bangun Sekretariat & Renovasi Masjid
5
Kemiskinan di Sulsel Turun Enam Tahun Terakhir, Ekonom: Program Pemerintah Tepat Sasaran