Menteri PPPA Puji Program Pemberdayaan Perempuan Pemkot Makassar
Kamis, 28 Mar 2024 10:59
Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati bersama Pj Ketua DWP Makassar Fadliah Firman berkunjung di Home Industry & Social Care Center KWN Fatimah Az-Zahra, kemarin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemkot Makassar menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan perempuan lewat berbagai program pemberdayaan. Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran penting dalam kesuksesan program-program itu.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati membuktikan langsung bagaimana Pemkot Makassar memberdayakan perempuan melalui program-programnya.
Menteri PPPA meninjau langsung aktivitas Home Industry & Social Care Center Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-Zahra di Jalan Barukang III Lorong 3, Kelurahan Pattingaloang, Kecamatan Ujung Tanah, kemarin.
Pj Ketua DWP Kota Makassar Fadliah Firman, bersama sejumlah pengurusnya, mendampingi langsung Menteri PPPA. Dalam kesempatan tersebut, Fadliah Firman menjelaskan terwujudnya PPPA di Kota Makassar, tidak terlepas dari program-program strategis yang dicanangkan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Di sisi lain, keberhasilan Kota Makassar dalam menjadikannya kota layak anak juga berkat sinergitas kelompok atau organisasi perempuan yang terus bergerak melalui program kerja dalam memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
"Begitu banyak kelompok wanita yang telah diberdayakan oleh Pemkot Makassar, seperti Kelompok Wanita Tani, Kelompok Wanita Nelayan, Shelter Warga yang keberadaanya ada di Lorong Wisata, sehingga kelompok tersebut berguna untuk diri mereka, warga sekitar dan masyarakat Kota Makassar," jelasnya.
Sebagai organisasi perempuan, Fadliah mengatakan DWP Kota Makassar juga aktif melakukan upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui berbagai program kerja yang dijalankannya.
"Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan berbagai pelatihan bagi ibu-ibu di lorong-lorong, dengan harapan pelatihan tersebut dapat menjadi mata pencaharian bagi mereka," jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, DWP Kota Makassar juga memberikan bantuan kepada anak-anak stunting untuk memenuhi kebutuhan gizinya, sebagai bagian dari upaya dalam memberikan perlindungan dan hak yang layak bagi anak-anak di Kota Makassar.
Sementara itu, Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya yang dilakukan oleh Pemkot Makassar beserta pihak-pihak yang mendukung termasuk DWP Kota Makassar dalam meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan perempuan dan anak di Kota Makassar.
"Saya melihat ada praktik baik di Kota Makassar. KemenPPPA banget, ada pemberdayaan perempuan, perlindungan anaknya, Kami mengapresiasi yang sudah dilakukan secara konsisten oleh Pemerintah Kota Makassar dan organisasi maupun kelompok wanita," pujinya.
Ia meyakini semangat gotong royong yang telah dilakukan Pemkot Makassar, organisasi perempuan, serta masyarakat dapat terus mewujudkan perempuan berdaya dan anak yang sejahtera di Kota Makassar.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati membuktikan langsung bagaimana Pemkot Makassar memberdayakan perempuan melalui program-programnya.
Menteri PPPA meninjau langsung aktivitas Home Industry & Social Care Center Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-Zahra di Jalan Barukang III Lorong 3, Kelurahan Pattingaloang, Kecamatan Ujung Tanah, kemarin.
Pj Ketua DWP Kota Makassar Fadliah Firman, bersama sejumlah pengurusnya, mendampingi langsung Menteri PPPA. Dalam kesempatan tersebut, Fadliah Firman menjelaskan terwujudnya PPPA di Kota Makassar, tidak terlepas dari program-program strategis yang dicanangkan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Di sisi lain, keberhasilan Kota Makassar dalam menjadikannya kota layak anak juga berkat sinergitas kelompok atau organisasi perempuan yang terus bergerak melalui program kerja dalam memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
"Begitu banyak kelompok wanita yang telah diberdayakan oleh Pemkot Makassar, seperti Kelompok Wanita Tani, Kelompok Wanita Nelayan, Shelter Warga yang keberadaanya ada di Lorong Wisata, sehingga kelompok tersebut berguna untuk diri mereka, warga sekitar dan masyarakat Kota Makassar," jelasnya.
Sebagai organisasi perempuan, Fadliah mengatakan DWP Kota Makassar juga aktif melakukan upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui berbagai program kerja yang dijalankannya.
"Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan berbagai pelatihan bagi ibu-ibu di lorong-lorong, dengan harapan pelatihan tersebut dapat menjadi mata pencaharian bagi mereka," jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, DWP Kota Makassar juga memberikan bantuan kepada anak-anak stunting untuk memenuhi kebutuhan gizinya, sebagai bagian dari upaya dalam memberikan perlindungan dan hak yang layak bagi anak-anak di Kota Makassar.
Sementara itu, Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya yang dilakukan oleh Pemkot Makassar beserta pihak-pihak yang mendukung termasuk DWP Kota Makassar dalam meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan perempuan dan anak di Kota Makassar.
"Saya melihat ada praktik baik di Kota Makassar. KemenPPPA banget, ada pemberdayaan perempuan, perlindungan anaknya, Kami mengapresiasi yang sudah dilakukan secara konsisten oleh Pemerintah Kota Makassar dan organisasi maupun kelompok wanita," pujinya.
Ia meyakini semangat gotong royong yang telah dilakukan Pemkot Makassar, organisasi perempuan, serta masyarakat dapat terus mewujudkan perempuan berdaya dan anak yang sejahtera di Kota Makassar.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Kelurahan Kapasa Wajibkan Bukti Lunas PBB untuk Urus Administrasi
Pemerintah Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, memperketat prosedur layanan administrasi dengan mewajibkan warga menunjukkan bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Rabu, 08 Apr 2026 21:33
Makassar City
Wali Kota Makassar Instruksikan Bongkar Baliho Ilegal di 15 Kecamatan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai menunjukkan komitmen serius dalam melakukan penataan estetika perkotaan.
Rabu, 08 Apr 2026 18:54
Makassar City
Dukcapil Makassar Permudah Pindah Domisili via Online, Siap Fasilitasi Warga Luar Daerah
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar terus bertransformasi, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan, Rabu (8/4/2026).
Rabu, 08 Apr 2026 18:51
Makassar City
Pelindo dan Pemkot Makassar Sepakat Tata Pelabuhan Lebih Baik
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi dalam pengembangan kawasan pelabuhan dan kota, melalui dukungan pembangunan Taman Km 0 Makassar serta penataan parkir truk di area pelabuhan.
Rabu, 08 Apr 2026 16:14
Sulsel
Pilot Project Penanganan Sampah, Tamalanrea Fokus Kurangi Limbah Organik
Pemerintah Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, terus melakukan terobosan dalam penanganan sampah dengan menjalankan program pengolahan sampah terintegrasi. Program ini difokuskan pada pengurangan sampah organik sebagai bagian dari proyek percontohan (pilot project).
Rabu, 08 Apr 2026 10:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Andi Atssam Mappanyukki Raih Suara Senat Terbanyak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM
2
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
3
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
4
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
5
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Andi Atssam Mappanyukki Raih Suara Senat Terbanyak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM
2
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
3
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
4
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
5
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK