Indira Tak Ingin Buru-buru Tentukan Pasangan di Pilwalkot Makassar 2024
Rabu, 26 Jun 2024 20:50

Bakal Calon Walikota Makassar, Indira Jusuf Ismail tak ingin buru-buru menentukan pasangan di Pilwalkot 2024. Ia mengaku masih butuh Waktu untuk menimbang figur yang tepat. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Bakal Calon Walikota Makassar, Indira Jusuf Ismail tak ingin buru-buru menentukan pasangan di Pilwalkot 2024. Ia mengaku masih butuh Waktu untuk menimbang figur yang tepat.
"Sampai saat ini belum kita putuskan. Nanti sampai pada batas waktunya, kita akan tentukan," kata Indira saat ngobrol santai dengan awak media di salah satu Cafe di Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar pada Rabu (26/06/2024).
Survei Indira di sejumlah Lembaga survei juga cukup bagus. Ia bahkan berada di posisi kedua di Bawah Munafri Arifuddin yang sudah dua kali maju di Pilwalkot Makassar 2024.
Survei terbaru dari PKS, Indira memiliki 66,7 persen tingkat popularitas sebagai Calon Walikota. Sementara elektabilitasnya meraih 9,8 persen di atas Rusdin Abdullah dan Abdul Rahman Bando.
"Memang sudah ada empat survei yang merilis dan menempatkan saya nomor 2. Tapi ini belum ada batas akhirnya. Nanti akan tiba saatnya kita akan tentukan, tegasnya lagi.
Di sisi lain, Istri Danny Pomanto ini mengajak awak media mencerdaskan masyarakat. Sehingga publik disuguhkan pemberitaan untuk memajukan Kota Makassar.
"Ayo kita sama-sama. Kita merencanakan program-program sesuai kebutuhan dan keinginan masyarakat. Ke depan, pasti bagus Kota Makassar," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy mengungkapkan partainya memang sejak awal mendorong Indira maju di Pilwalkot 2024. Ia menilai Indira ialah figur yang pas melanjutkan tongkat estafet Danny.
"Sejak tiga tahun lalu, saya sampaikan kami ingin mendorong Ibu Indira maju di Pilwalkot. Makanya kami memang tidak membuka penjaringan kepada calon lain, dan langsung memberikan surat tugas kepada beliau," ungkapnya.
RTQ sapaannya menekankan, PPP hanya mengeluarkan satu surat tugas untuk Indira di Pilwalkot Makassar 2024. Kebijakan ini menjadi komitmen dan keseriusan partainya dengan Indira.
"Makanya kami hanya menerbitkan surat tugas kepada Ibu Indira dan langsung diserahkan di DPP. Kami memberikan beliau ruang untuk mencari dan mencukupkan kursi koalisi," kuncinya.
"Sampai saat ini belum kita putuskan. Nanti sampai pada batas waktunya, kita akan tentukan," kata Indira saat ngobrol santai dengan awak media di salah satu Cafe di Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar pada Rabu (26/06/2024).
Survei Indira di sejumlah Lembaga survei juga cukup bagus. Ia bahkan berada di posisi kedua di Bawah Munafri Arifuddin yang sudah dua kali maju di Pilwalkot Makassar 2024.
Survei terbaru dari PKS, Indira memiliki 66,7 persen tingkat popularitas sebagai Calon Walikota. Sementara elektabilitasnya meraih 9,8 persen di atas Rusdin Abdullah dan Abdul Rahman Bando.
"Memang sudah ada empat survei yang merilis dan menempatkan saya nomor 2. Tapi ini belum ada batas akhirnya. Nanti akan tiba saatnya kita akan tentukan, tegasnya lagi.
Di sisi lain, Istri Danny Pomanto ini mengajak awak media mencerdaskan masyarakat. Sehingga publik disuguhkan pemberitaan untuk memajukan Kota Makassar.
"Ayo kita sama-sama. Kita merencanakan program-program sesuai kebutuhan dan keinginan masyarakat. Ke depan, pasti bagus Kota Makassar," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy mengungkapkan partainya memang sejak awal mendorong Indira maju di Pilwalkot 2024. Ia menilai Indira ialah figur yang pas melanjutkan tongkat estafet Danny.
"Sejak tiga tahun lalu, saya sampaikan kami ingin mendorong Ibu Indira maju di Pilwalkot. Makanya kami memang tidak membuka penjaringan kepada calon lain, dan langsung memberikan surat tugas kepada beliau," ungkapnya.
RTQ sapaannya menekankan, PPP hanya mengeluarkan satu surat tugas untuk Indira di Pilwalkot Makassar 2024. Kebijakan ini menjadi komitmen dan keseriusan partainya dengan Indira.
"Makanya kami hanya menerbitkan surat tugas kepada Ibu Indira dan langsung diserahkan di DPP. Kami memberikan beliau ruang untuk mencari dan mencukupkan kursi koalisi," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait

Makassar City
Reses di 7 Kelurahan, Salman Alfariz Serap Berbagai Aspirasi dari Masyarakat
Sekretaris Komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Salman Alfariz Karsa Sukardi menggelar reses Masa Sidang II TA 2024/2025 di 7 kelurahan di Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, Panakkukang, dan Manggala.
Jum'at, 14 Mar 2025 12:16

News
Waketum Amir Uskara Tegaskan Muktamar PPP Digelar di Bali
PPP bakal menggelar muktamar tahun ini. Agenda tersebut merupakan pemilihan ketua umum. Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PPP, Amir Uskara memastikan pelaksanaan Muktamar akan berlangsung di Bali.
Senin, 10 Mar 2025 20:40

Makassar City
KPU Makassar Sahkan Kemenangan Paslon Munafri-Aliyah di Pilwalkot 2024
Setelah melalui tahapan dan perjalanan yang panjang, KPU Makassar akhirnya menetapkan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030.
Kamis, 06 Feb 2025 22:24

Makassar City
Sengketa Pilwalkot Ditolak, Appi Sebut Putusan MK jadi Kemenangan Warga Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024, yang diajukan oleh Paslon Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi AU (INIMI) dengan nomor perkara 218/PHPU.WAKO-XXII/2025.
Selasa, 04 Feb 2025 22:23

Sulsel
MK Tolak Gugatan INIMI, MULIA Segera Ditetapkan Pemenang Pilwalkot Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024.
Selasa, 04 Feb 2025 21:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan